Selama masih tinggal bareng orangtua, kadang kita merasa nggak bebas. Mau bangun siang misalnya, kebiasaan satu ini pasti sering dikomentari. Maka tak heran saat mau ke luar rumah bukan hal yang mudah. Kebayang nggak gimana kalau mau solo traveling?

Keinginan solo traveling bisa saja gagal lantaran orangtua nggak kasih restu. Mau diam-diam pergi, tapi hati pun cemas karena takut terjadi suatu hal buruk. Kalau bilang dulu, belum tentu diizinkan. Hmm…. Agar solo traveling-mu lancar dan nggak ada rasa waswas, mendingan simak 7 tips minta izin ke orangtua ini deh.

1. Sebelumnya, kamu harus tunjukkan dirimu sudah dewasa dan mandiri di rumah. Ini bisa diperlihatkan dari kebiasaanmu tiap hari

tunjukkan sudah dewasa dan mandiri tiap hari via unsplash.com

Advertisement

Kalau kamu mau solo traveling, hal wajib satu ini jangan sampai terlupa. Karena harus dari sejak lama kamu tunjukkan kalau tiap harinya memang sudah dewasa dan mandiri. Mulailah dari hal kecil, misalnya menyiapkan segala keperluan sendiri, bahkan bisa bantu mengurus rumah juga. Dengan begitu, orangtua jadi yakin kalau dirimu memang siap untuk jalan-jalan sendirian.

2. Asyiknya, solo traveling dilakukan saat sudah kerja. Biar dianggap kamu itu sudah bisa bertanggungjawab

lakukan saat sudah kerja via unsplash.com

Biar gampang dapat izin, baiknya solo traveling kamu lakukan ketika sudah bekerja. Karena bekerja adalah salah satu langkah dalam hidup yang menunjukkan dirimu resmi bertanggungjawab. Kamu sudah bisa bertanggungjawab terhadap pekerjaan maka orangtua akan mudah berikan restu liburan. Apalagi kalau sudah bekerja, berarti kamu juga sudah membiayai perjalananmu sendiri. Nggak minta ortu melulu. Hehehe.

3. Itinerary itu penting. Bikin yang jelas dan rapi agar orangtua tahu perjalananmu nanti terencana dengan baik

bikin itenerary via unsplash.com

Cukup ketika bersama teman-teman saja itenerary-nya dadakan. Tapi kalau niat solo traveling, maka kamu harus sempatkan waktu bikin itenerary yang jelas. Bukan hanya berisi mau ke mana saja, tapi juga waktu dan transportasi yang digunakan. Kalau bisa kamu print biar orangtua yakin kalau perjalananmu memang sudah terencana dengan baik.

4. Baiknya sih pilih tempat yang kondisinya aman. Jadi, kamu lebih mudah menceritakan rencana jalan-jalan ke orangtua

pilih tempat yang kondisinya aman via unsplash.com

Advertisement

Ketika berikan itenerary, orangtua pasti menanyakan kondisi tempat yang kamu tuju. Untuk itu, baiknya pilih yang dekat-dekat dulu saja agar kekhawatiran mereka berkurang. Contohnya Jogja, Bali ataupun Malang. Jangan yang agak jauh seperti Sumba, Maluku atau Papua. Setelahnya, pilih lokasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan. Jangan lupa berikan informasi mengenai makanan dan sarana prasarana lainnya yang memudahkan para wisatawan ya.

5. Berjanjilah kalau kamu akan terus mengabari mereka. Jangan sampai lupa!

berjanjilah kalau bakal mengabari mereka terus via unsplash.com

Yang pasti sih jangan lupa kalau kamu akan terus mengabari mereka. Ini harus kamu perlihatkan dari kebiasaan tiap harinya. Mengabari kalau kamu mau pulang kantor atau akan pulang larut malam misalnya. Dengan begitu, orangtua pun percaya kalau kamu memang akan terus mengabari mereka selama solo traveling.

6. Berikan kontak orang lain yang bisa dihubungi. Semisal pacar atau sahabat terdekat yang pastinya selalu kamu berikan kabar juga

berikan kontak orang terdekat lainnya via unsplash.com

Agar kepercayaan mereka makin besar, kamu bisa berikan kontak orang terdekat yang bisa dihubungi mereka sewaktu-waktu. Misalnya pacar atau sahabat. Sebelumnya, kamu harus beri tahu juga informasi tentang rencana solo traveling-mu ini ke pacar dan sahabat. Jangan lupa bilang minta izin dulu kalau mau berikan kontaknya ya. Hehe.

7. Yang terpenting sih, berikan penjelasan ke orangtua kalau inilah saatnya kamu bisa menjaga diri sendiri

bisa menjaga diri sendiri via www.pexels.com

Intinya sih, kamu harus berikan penjelasan ke orangtua kalau solo traveling itu sebagai momen kamu harus belajar menjaga diri sendiri. Di usia yang makin bertambah, inilah saatnya kamu mengenal jati diri dan bertanggungjawab terhadap diri sendiri. Saatnya harus bisa merencanakan perjalanan hidup sendiri dengan tidak selalu bergantung terhadap orangtua.

Berencana solo traveling itu memang tak semudah dibayangkan. Mau sembunyi-sembunyi dari orangtua, takut kualat juga. Baiknya, kalau kamu minta izin dulu dengan terapkan 7 tips tadi. Semoga, solo traveling-mu lancar dan nggak ada rasa cemas ya.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya