Hipwee Travel akan memberikan liputan khusus destinasi wisata populer di Indonesia maupun mancanegara. Kami menamainya Reportase Wisata. Tiap bulannya kami akan mengupas satu destinasi yang sering jadi impian para traveler. Tak cuma destinasinya saja, kami juga akan membahas sudut pandang dan cerita-cerita lain seputar destinasi tersebut yang tak pernah ternarasikan sebelumnya.

Masih sama seperti bulan lalu, Hipwee Travel masih mengulas tentang Jepang. Nah kali ini kamu bakal kita ajak jalan-jalan malam di ikon wisata Osaka, Dotonbori. Kawasan ini adalah kawasan turis yang tidak pernah tertidur. Ada apa di sana? Yuk simak ulasannya bareng Hipwee Travel.

Artikel 1 : Begini Serunya Naik Shinkansen di Jepang. Udah Keretanya Nyaman, Cepet Banget Lagi
Artikel 2 : 7 Tips Traveling Bareng Bayi di Jepang. Asik Sih, Meski Susah-susah Gampang!
Artikel 3 : Panduan Muslim untuk Traveling Halal di Jepang. Meski Nggak Gampang, Tapi Seru dan Menantang!
Artikel 4 : Panduan Wisata Kyoto dalam Sehari. Sisi Lain Jepang yang Nuansanya Syahdu dan Romantis
Artikel 5 : 7 Aktivitas Wisata Seru di Dotonbori, Malioboro-nya Osaka. Cicip Street Food dan Naik Kapal Romantis

Bicara tentang liburan ke Osaka, kurang lengkap jika tidak membahas destinasi bernama Dotonbori. Bisa dibilang Dotonbori adalah ikon wisata kota Osaka yang selalu jadi jujugan traveler. Betapa tidak, Dotonbori ini senantiasa hidup dan gemerlap setiap malamnya. Aneka pertokoan dengan papan reklame besar berpadu dengan riuhnya penjaja street food menjadikan Dotonbori jadi destinasi yang wajib dikunjungi traveler bila sedang berkunjung ke Osaka.

Advertisement

Kali ini Hipwee Travel berkesempatan menikmati malam di Dotonbori yang terletak di distrik Namba, Osaka. Turun di stasiun Shinsaibasi, kami mencoba untuk mencari tahu apa saja aktivitas yang bisa dilakukan saat berada di Dotonbori. Yuk simak ulasannya. Buat yang mau ke Osaka catet nih ya.

Hal pertama yang bisa kamu nikmati adalah suasana pertokoan yang seru dan semarak. Nggak belanja nggak masalah kok

suasana malam di dotonbori via www.hipwee.coms

Berdiri sejak tahun 1612, kawasan pertokoan Dotonbori ini memang jadi surga belanja buat kamu yang doyan shopping. Dotonbori bagaikan Malioboro-nya Osaka. Nama Dotonbori digunakan untuk menyebut kawasan yang membentang sepanjang Kanal Dotonbori, dari Jembatan Dotonboribashi hingga ke Jembatan Nipponbashi di Distrik Namba, Osaka. Di sepanjang kanal ini, kamu bisa menyaksikan aneka pertokoan yang bikin ngiler. Ya bagusnya sih sekalian belanja. Tapi kalau sobat misqueen budgetnya mepet nggak masalah sih foto-foto doang. Hehehe.

Kedua, kamu bisa jajan kuliner street food yang bikin laper perut dan mata. Takoyaki bisa dengan mudah kamu temukan di sana

banyak jajanan di sini via kosublog.com

Selain belanja, kamu bisa memanjakan perutmu dengan aneka jajanan street food yang menggoda selera. Mau makan apa? Di sana lengkap tersedia mulai dari takoyaki, udon, ramen, hingga Kani Doraku yang menyajikan sajian kepiting. Pokoknya gampang banget deh cari makan atau jajanan di Dotonbori.

Ketiga, jangan pernah lewatkan Dotonbori Glico Sign yang sangat legendaris itu. Sejarahnya ternyata panjang ya

dotonbori glico sign via www.hipwee.com

Advertisement

Kalau sedang ke Osaka, nggak sah sih kalau nggak ke Dotonbori Glico Sign. Sebuah papan reklame perusahaan Glico dengan gambar ikonik seorang pelari dengan lingkaran merah bendera Jepang di belakangnya. Kenapa sih papan reklame begini doang bisa jadi ikon kota Osaka. Sejarahnya ternyata cukup panjang. Pada tahun 1935, perusahaan Ezaki Glico mempromosikan produk permennya dengan tagline “300 Meters on a Single Piece”, yang memiliki arti satu permen Glico memiliki kandungan energi setara dengan orang yang berlari sepanjang 300 meter. Tanpa disangka, kampanye sukses besar. Ikon itu juga melambangkan semangat sportivitas dan kompetisi. Maka tak heran, ikon ini selalu menyesuaikan event olahraga yang sedang berlangsung.

Keempat, menyusuri sungai atau kanal dengan naik kapal bisa jadi ide menarik menghabiskan malam di Osaka

naik kapal susuri sungai via tripjepang.co.id

Menyusuri kanal Dotonbori dengan kapal juga bisa jadi pilihan. Nikmati pemandangan toko-toko dan reklame raksasa di kanan kiri kanal. Untuk naik kapal wisata menyusuri Dotonbori, kamu mesti membeli tiketnya terlebih dulu di salah satu kios penyedia jasa kapal wisata. Harganya lumayan sih per orang 900 Yen atau sekitar Rp 110 ribuan. Romantis banget sih ya.

Kelima, cicipi ramen halal tak jauh dari stasiun Shinsaibasi, tak jauh dari kawasan Dotonbori

ramen halal via www.hipwee.com

Tak jauh dari pusat perbelanjaan Shinsaibasi, atau sekitar 10 menit berjalan kaki dari Dotonbori, kamu bisa menemukan Halal Ramen Naritaya. Cocok banget nih buat kamu yang Muslim. Meski banyak kuliner khas Jepang di Dotonbori, harus diakui mencari makanan halal nggak gampang di sana. Termasuk olahan ikan sekalipun. Untuk itu kamu perlu sedikit ‘melipir’ ke arah stasiun Shinsaibasi. Tak jauh dari pintu keluar stasiun, sekitar 3 gang dari situ kamu bisa temukan Halal Ramen Naritaya Osaka. Saat itu bahkan pegawainya dari Indonesia berhijab. Harganya mulai dari 800 sampai 1500 Yen atau sekitar 100-200 ribuan per porsi.

Keenam, mampir Starbucks buat ngopi atau beli jastip-an bisa banget

starbucks di sebelah kanan via kosublog.com

Tak jauh dari Dotonbori Glico Sign, ada tongkrongan kelas menengah hits, Starbucks Tsutaya Ebisubashi Nah buat kamu yang suka ngopi atau sekedar beliin jastip Tumblr Starbucks edisi Osaka, bisa banget beli di sini. Tumblr cukup mahal, harganya 500 ribuan. Hadeh, semuanya emang mahal sih di Jepang.

Terakhir, terdapat kuil Hozenji di Osaka. Kamu bisa berkunjung ke sana saat mampir ke Dotonbori

hozenji temple via www.genkimobile.com

Kalau liburan ke Jepang nggak sah dong kalau nggak ke kuil gitu. Di dekat Dotonbori ada kuil Hozenji. Kuil ini adalah kuil umat Buddha yang lokasinya bisa ditempuh jalan kaki dari Dotonbori. Mampir pas sore-sore gitu bisa sih sebelum belanja di Dotonbori.

Dari 7 pilihan aktivitas wisata di Dotonbori, mana nih yang bikin pengen ke Osaka segera? Jajanan, belanjaan, atau cewek Jepang yang kawaii? Hehehe.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya