8 Spot Wisata di Bandung yang Jarang Terdengar tapi Menakjubkan, Alamnya Bikin Kamu Enggan Pulang!

Wisata Bandung anti-mainstream

Kamu setuju nggak sih kalau kota Bandung jadi salah satu destinasi yang ngangenin. Maklum, selain kulinernya yang lezat dan variatif banget, suasana alam dan objek wisatanya itu loh yang buat kota kembang ini jadi magnet bagi pelancong.

Advertisement

Akan tetapi, meskipun memiliki daya tarik yang seolah nggak pernah habis, ternyata masih banyak dari kamu yang merasa bosan jika berkunjung ke tempat yang itu-itu aja atau sudah mainstream. Padahal nih kalau kamu mau, masih banyak banget loh wisata di kota Bandung yang menyimpan beribu pesona. Apa aja, yuk simak rekomendasinya!

Kamu bisa berkunjung ke Sudut Pandang Bandung untuk menikmati panorama Bandung Utara secara 360 derajat

Menikmati keindahan alam di Bandung dari ketinggian selalu jadi pilihan yang menarik, nah untuk kamu yang mau mendapat momen ini bisa memilih Kafe Sudut Pandang Bandung di Jalan Pagermaneuh, RT.05/RW.07, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Advertisement

Walau mereka baru melakukan trial opening pada pertengahan Agustus 2020 dan soft opening di tanggal 5 September, nyatanya semakin hari antusias pengunjung semakin meningkat dilihat dari jumlah pelancong yang meng-tag akun Instagram kafe Sudut Pandang Bandung ini.

Di sini kamu akan dimanjakan dengan keasrian serta beberapa arsitektur bangunan yang pastinya  aesthetic banget, cocok untuk kamu yang mencari spot foto keren untuk tampilan Instagram.

Advertisement

Selain itu jika kamu sudah puas menikmati arena luar kafe ini, kamu bisa banget meng-explore spot foto lainnya di area ‘sudut cerita’ yang masih satu lokasi. Di sana disediakan wahana multimedia interaktif yang mengusung berbagai tema, salah satunya tema alam dan global warming. Menariknya, tema tersebut akan diganti 2-3 bulan sekali dan ada biaya tambahan masuk untuk bisa menikmati wahana ini.

Oh iya harga makanan di kafe modern ini juga bervariasi dan masih cocok di kantong anak muda mulai dari Rp15 ribu hingga Rp 98 ribu.

Seperti namanya, temukan romantisme tiada henti di Curug Penganten Cisarua Bandung

Selain dikenal sebagai spot destinasi yang modern, Bandung juga diketahui sebagai kota wisata yang memiliki banyak tempat romantis untuk pasangan. Nah, salah satu wisata yang bisa kamu kunjungi di kota kembang ini, yakni Curug Penganten.

Curug ini sendiri berada di Bandung Barat dan memiliki air terjun dengan ketinggian 50 m. Yang unik, seperti namanya di sini kamu bisa menikmati dua pemandangan air terjun yang berdampingan,  air terjun utama memiliki ukuran lebih besar dan deras, satu lagi yang berada di sebelahnya memiliki ukuran yang lebih kecil.

Nah, untuk kamu tertarik objek wisata ini menurut beberapa pelancong waktu yang tepat ialah saat musim penghujan, karena debit air yang mengalir dari kedua aliran cukup deras namun risikonya kamu harus lebih waspada. Sedangkan jika kamu memilih datang pada musim kemarau bisa banget karena alirannya dipastikan jernih, walau nggak panorama air terjun yang kamu dapat tidak terlalu besar.

Tenda di Bawah Bintang jadi wisata yang cocok untuk kamu dan keluarga menikmati kesejukan Bandung di malam hari

Wisata yang satu ini cocok banget jadi pilihan keluarga atau pun kumpul teman yang wajib kamu coba. Di sini kamu bisa menikmati pemandangan kota Bandung dari ketinggian serta momen menonton film secara outdoor langsung di bawah bintang.

Oh iya harga yang ditawarkan juga cukup menggiurkan, hanya dengan Rp98 ribu kamu sudah dapat fasilitas seperti popcorn, minuman, tenda dan selimut, dengan rincian satu tenda minimal 2 orang  dan maksimal 4 orang. Dijamin bikin kamu betah deh serasa menonton di halaman rumah sendiri.

Tenda di Bawah Bintang ini lokasinya ada di Sky Garden, The Green Forest Resort, Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Yuk segera booking!

Pilih referensi anti-mainstream kamu bisa kunjungi Stone Garden Geopark Padalarang. Hamparan batu yang cocok untuk masuk ke feed Instagram

Nggak Cuma di Inggris, Bandung juga punya spot destinasi menarik dengan hamparan taman batu purba ala Stonehenge yang menakjubkan.

Lokasinya ada di Citatah, Padalarang, Gunung Masigit, Cipatat, Bandung Barat. Di sini kamu akan menemukan taman bebatuan purba yang ada di kawasan perbukitan seluas 2 hektare. Formasi bebatuan unik ini diperkirakan terbentuk secara alami jutaan tahun yang lalu. Mengutip laman Pesona Indonesia, Taman batu purba atau yang biasa disebut Karst Citatah ini terbentuk pada Zaman Miosen antara 20-30 juta tahun yang lampau.

Buat kamu yang berniat untuk mengunjungi destinasi satu ini, jangan lupa siapkan fisik karena kamu harus mendaki sekitar 1,5 kilometer. Namun, hal itu terbayar kok begitu kamu sampai dan melihat pemandangannya, apalagi jika kamu berhasil menikmati matahari terbenam di sore hari. Tertarik? Kalau begitu siapkan uang  sekitar Rp10 ribu per orang ya!

Menapaki keindahan alam Bandung di Batu Kuda Manglayang, pilihan piknik cantik dengan pohon pinus di sekitar

Kalau di Yogyakarta terkenal memiliki kawasan hutan pinus di daerah Imogiri, Bandung pun memiliki hutan serupa yang nggak kalah cantiknya. Ya! Wisata ini ada di wilayah Gunung Manglayang, Cibiru Wetan, Cileunyi.

Ada banyak kegiatan loh yang bisa kamu lakukan di sini, mulai dari trekking, camping, bersepeda, pre- wedding atau piknik cantik seperti di atas untuk diabadikan sebagai kenang-kenangan.

Suasana yang asri dan menyejukkan ini membuat banyak pengunjung merasa betah untuk berlama-lama. Harga yang ditawarkan untuk bisa masuk  juga sangat terjangkau, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp3.000 sampai Rp5.000. Wah menariknya, tertarik coba?

Berenang di air biru dengan panorama bebatuan, Sanghyang Heuleut Jawabannya!

Terletak di Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Sanghyang Heuleut merupakan danau hijau memesona dikelilingi batu-batu kali yang eksotis. Saking cantiknya, tempat ini sampai disebut kolam bidadari.

Sanghyang Heuleut merupakan tempat wisata di Bandung yang cocok untuk kamu mandi dan berfoto. Buat kamu yang suka tantangan, juga bisa banget untuk lompat dari salah satu batu yang tingginya lebih dari 5 meter, eits namun harus dipastikan kamu bisa berenang ya. Tarif masuknya juga pas di kantong nggak bikin bocor, hanya dengan Rp10 ribu kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang satu ini.

Mengejar terbitnya matahari di Sunrise Point Cukul, Dijamin nggak akan terlupakan

Bagi warga Bandung tentunya sudah nggak asing dengan wisata Sunrise Point Cukul, biasanya ratusan pengunjung sudah menunggu berdiri menghadap ke matahari terbit untuk mengabadikan momen melalui jepretan kamera.

Wisata ini cocok banget untuk kamu yang ingin merasakan liburan penuh makna. Menariknya, bukan hanya menikmati sunrise di sini kamu juga bisa melakukan kegiatan lain seperti camping yang alatnya dibawa dari rumah atau menyewa dari warga sekitar yang tarifnya sudah ditentukan.

Kamu pun cukup membayar Rp10 ribu per orang untuk biaya masuk, parkir mobil Rp10 ribu dan sepeda motor Rp5 ribu. Menarik yaa?

Destinasi Bukit Jamur di Ciwidey yang unik banget, cocok untuk kamu yang suka selfie

Di daerah Rancabolang ada sebuah bukit dengan pemandangan yang cukup unik. Dikelilingi deretan pohon cemara yang dipangkas menyerupai jamur payung. Spot destinasi ini bisa jadi pilihan kamu saat berkunjung ke Bandung terutama jika ingin merasakan situasi baru dengan pemandangan asri dan spot foto unik yang anti-mainstream.

tempat ini juga kerap dijadikan lokasi foto kekinian dan  pre-wedding karena pemandangannya yang instagenik. Nggak hanya menikmati pemandangan alam saja, kamu  yang datang ke sini juga bisa mengunjungi tempat wisata bersejarah di Bandung. Salah satunya yaitu peninggalan zaman kolonial belanda yang berupa bangunan pabrik teh di lokasi wisata.

Itu dia rekomendasi dari Hipwee untuk wisata alam anti-mainstream di Bandung yang layak kamu kunjungi saat merasa bosan mengunjungi wisata yang itu-itu saja. Selamat mencoba! 

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE