Di era digital ini, rezeki bisa datang dari mana saja. Blog atau website pribadi bisa menjadi ladang penghasilan bila kamu tangani dengan serius. Dengan pengunjung berjuta-juta, kamu bisa memperoleh uang dari iklan, endorse, dan lain sebagainya. Namun untuk mengundang jutaan orang agar singgah ke website-mu, bukan hanya konten yang bagus yang harus kamu sediakan. Pintu masuk yang mudah diakses. Pintu masuk inilah yang disebut dengan SEO.

Apa tuh SEO? Bedanya dengan CEO apa?

Advertisement

Jelas beda! Dalam dunia internet, kamu pasti kenal dengan search engine, seperti Google? Mulai dari tips mendapatkan pacar, sampai bahan-bahan mengerjakan skripsi bisa kamu googling saja (googling: sebuah istilah baru dalam bahasa anak muda untuk menggantikan kata ‘cari saja’). Nah, Google sudah mengembangkan sebuah sistem algoritma yang bisa memberikan peringkat untuk website dan konten yang kamu punya. Ini dia yang disebut dengan SEO (Search Engine Optimization). Semakin atas peringkatmu, semakin memungkinkan website-mu muncul di halaman pencarian ketika seseorang mengetikkan kata kunci.

Kita semua tahu entah ada berapa banyak website yang ada dalam dunia internet. Mungkin jutaan, mungkin juga milyaran. Persaingan terjadi sangat ketat, karena ketika kamu sedang googling, pasti kamu akan membuka website yang muncul di halaman awal bukan? Bila di halaman awal sudah oke, kamu pasti merasa nggak perlu lanjut ke halaman 2,3, sampai 10 Google. Padahal bisa jadi, di halaman-halaman belakang itu, kamu bisa menemukan sesuatu yang lebih baik.

Karena itu, meski kontenmu luar biasa hebat, tanpa teknik SEO yang cakap, website-mu akan sulit berkembang. Nah untuk kamu yang berniat menseriusi website-mu, kali ini Hipwee akan berbagi tips-tips SEO sederhana untuk pemula seperti kamu.

1. Jangan pernah lupa memberikan nama dan caption pada setiap gambar yang kamu cantumkan sesuai dengan isi konten. Ini akan membuat ranking SEOmu terdongkrak

beri nama gambar yang sesuai

beri nama gambar yang sesuai via www.fastcompany.com

Advertisement

Gambar di perlukan untuk mengilustrasikan atau memperjelas isi tulisan. Selain untuk mengkomunikasikan konten kepada pembaca, gambar juga bisa menjadi rujukan Google ketika menyeleksi informasi. Namun bila kamu mengupload gambarmu dengan nama img_23hkkjf_9218.jpeg atau 14792038236239.png tentu gambarmu nggak bisa dibaca oleh search engine. Karena itu, jangan sampai lupa untuk memberikan caption pada gambar yang relevan dengan isi konten yang ingin kamu ilustrasikan. Misalnya, alih-alih angka kamu bisa membuat blogger_seo.jpeg. Selain memudahkan search engine membaca, juga lebih sedap dipandang mata.

2. ‘Kata kunci’ adalah kata kunci untuk peringkat SEO. Judul dan tags yang ramah SEO haruslah memperhatikan apa yang orang ketikkan saat di halaman Google

Temukan keyword yang tepat

Temukan keyword yang tepat via www.contentfac.com

Judul dan tags adalah hal terpenting dalam sebuah website. Untuk membuat Google mengenali website-mu, kamu harus memperhatikan betul judul postingan yang kamu pakai dan tags yang kamu sematkan. Untuk membuat judul yang menarik, kamu harus tahu dulu kata kunci apa sih yang sering dituliskan orang saat berada di mesin pencarian. Misalnya “Astrologi”, “Hidup sehat”, “Sukses” dan lain sebagainya. Dengan mengetahu apa yang dicari orang, kamu bisa membuat judul yang atraktif, sehingga Google akan segera merujuk padamu saat seseorang melakukan pencarian. Selain di judul, kata kunci juga harus kamu taruh pada tags yang biasanya berada di bagian bawah teks. Semakin kreatif kamu menemukan kata kunci, semakin website-mu ramah dicari.

3. URL juga berpengaruh pada ranking SEO. Semakin pendek URL, semakin mungkin traffic-mu tinggi. Asal kamu tidak lupa memasukkan keyword penting di sana

Pilih mana?

Pilih mana? via blog.twmg.com.au

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya adalah URL, yaitu alamat yang akan merujuk ke website dan postinganmu. URL ini nggak bisa kamu ganti di lain waktu, karena penggantian URL otomatis akan membentuk alamat baru. Sehingga komentar, backlink, dan page views alamat yang lama akan menghilang. Karena itu, URL harus kamu pertimbangkan masak-masak di awal. URL otomatis bisa berbentuk kalimat panjang tak tertaba seperti misalnya hipwee.com/pradnya/ddegfrfkrfjrj_26345434890.html. URL seperti ini nggak sedap dipandang mata dan nggak ramah SEO. Agar website-mu banyak pembacanya, ganti URL dengan memasukkan kata kunci, misalnya: hipwee.com/writer/pradnya/seo_friendly. Semakin pendek URL yang kamu punya, semakin artikelmu mudah ditemukan. Untuk mengubah URL bisa kamu lakukan secara otomatis melalui settingan website, ataupun manual, sebelum kamu mempublish konten.

4. Punya domain dan hosting sendiri juga lebih menguntungkan. Karena blog gratisan seringnya kurang diperhatikan oleh SEO

Punya domain sendiri

Punya domain sendiri via www.businessnamechecker.co.uk

Terutama untuk kamu yang memang serius ingin mengelola website-mu, dalam artian kamu ingin memberikan sesuatu bukan sekadar menjadi diaru digital tentang yang kamu alami sehari-hari, kamu perlu tahu bahwa untuk meraih peringkat tinggi di SEO Google kamu harus punya domain dan hosting sendiri. Tentu saja ini nggak gratis. Harga satu domain premium di WordPress sebesar $9.99/bulan, sementara di Tumblr domain khusus harganya $10-$40/tahun. Dengan memiliki domain serta nama sendiri dalam website, orang akan mempertimbangkanmu sebagai situs yang serius dan terpercaya. Begitu juga dengan Google, yang akan lebih melirik ke domain premium daripada yang gratisan.

5. Konten yang menarik selamanya bisa membantu. Semakin banyak pembaca puas dengan kontenmu dan meng-share-nya di medias sosial, banyak backlink yang kamu dapatkan, semakin meningkat ranking SEOmu

konten yang menarik

konten yang menarik via printandmail.byu.edu

Namun bagian terpenting sebuah website tetaplah konten yang baik dan menarik. Sebagai Search Engine, Google berusaha memberikan apa yang dibutuhkan oleh pencari, yaitu situs yang bisa memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi si pencari. Dengan memastikan kualitas konten dalam website, kamu juga akan mendapat semakin banyak pembaca. Bila pembaca menyukai apa konten yang kamu berikan, mereka akan meng-share website-mu di berbagai media sosial. Dengan begini, semakin banyak pula backlink yang kamu punya. Backlink adalah pintu masuk, inbound link yang bisa membawa pembaca ke website-mu. Backlink bisa berasal dari media sosial, maupun tautan dari web lain yang merujuk pada website-mu. Semakin tinggi backlink-mu, semakin tinggi pula rankingmu dalam SEO.

6. Backlink adalah hal yang penting untuk peringkat SEO. Semakin kamu sering meninggalkan komentar di website lain, semakin banyak backlink yang kamu punya

Cara lain untuk meningkatkan backlink selain dari aktivitas sosial media adalah dengan meninggalkan komentar di website lain. Dengan berkomentar di sana, dengan sendirinya kamu sudah meninggalkan backlink yang bisa diakses oleh orang lain. Semakin kamu aktif, semakin banyak backlink yang kamu punya. Sebaliknya, kamu juga bisa mencantumkan website lain dalam website-mu sebagai sumber dan referensi lebih lanjut. Ini bukan berarti kamu mengiklankan website lain. Namun bila kamu melakukannya dengan benar, mempertimbangkan kredibilitas website yang kamu beri backlink, Google juga akan menaikkan peringkatmu. Selain backlink terhadap website lain, kamu juga bisa mencantumkan backlink untuk artikelmu sendiri, misalnya untuk konten-konten lama yang sudah hilang dari halaman pertama.

7. Jangan lupa menautkan website-mu ke ke akun media sosialmu. Karena Google pun menjadikan media sosial sebagai salah satu pertimbangan

media sosial itu wajib

media sosial itu wajib via physiotalk.co.uk

Saat ini adalah eranya media sosial. Karena Google pun menjadikan media sosial sebagai referensi apakah sebuah situs terpercaya atau tidak, maka kamu wajib menautkan website ke akun media sosial, dan membangun branding yang baik akun media sosialmu. Semakin banyak orang meng-share website-mu, semakin tinggi pula trafik yang akan kamu dapatkan, karena Google juga akan semakin ‘percaya’ padamu. Nah, untuk mendapatkan share itu, kamu harus memposting setiap konten baru yang kamu publish ke akun media sosial. Follower yang loyal akan berperan besar, karena inilah branding perlu dilakukan.

Bila kamu pengguna platform WordPress, kamu bisa juga memanfaatkan SEO plugin seperti: Yoast WP SEO, All In One SEO Pack, Google XML Sitemap, dan SEO Friendly Images. Namun meskipun sudah menggunakan SEO plugin, hal-hal di atas harus tetap kamu perhatikan. Karena SEO adalah sebuah proses terus-terusan di setiap konten dalam website. Nggak bisa hanya diatur di awal ketika kamu membuat website saja.

Selain untuk memaksimalkan website-mu sendiri, pengetahuan tentang SEO ini juga menjadi salah satu keahlian yang dipertimbangkan dalam dunia kerja. Banyak job position yang berkaitan dengan dunia content (misalnya content writer, copy writer ataupun pengelola kanal), yang mensyaratkan kamu tahu konten-konten yang ramah SEO.

Dengan konten yang bagus, teknik SEO yang super, kamu bisa mengeruk kekayaan seperti blogger-blogger terkenal itu. Enak kan, nggak harus datang ke kantor tiap hari dan liburan kapanpun juga, tapi penghasilan tetap mengalir bagai air di sungai?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya