Kemunculan berita viral dari Bengkulu baru-baru ini perihal seorang suami bernama Romi Septiawan (30) yang tega membelah perut istrinya, Erni Susanti yang sedang hamil tua (29) memang sungguh miris. Sosok suami yang seharusnya bertindak menjaga dan mengayomi, justru tega menebas leher dan membelah perut sang istri hanya lantaran tak bisa membuka ponsel sang istri yang dipasangi kode rahasia. Mirisnya, bayi dalam perut sang istri diambil paksa dan berhasil hidup sementara sang istri tewas mengenaskan.

Menikah memang perjalanan penuh misteri. Tapi pasti nggak ada kan yang mau, menikahi sosok emosional dan temperamental yang bukannya bikin rumah tangga bahagia tapi justru cekcok melulu? Eits, sebelum kamu terburu-buru melabuhkan hati selamanya pada gebetan kamu sekarang, nggak ada salahnya kamu mengecek 5 tanda ‘bahaya’ gelagat suami yang rentan KDRT di rumah. Simak baik-baik ya!

1. Gelagat berbahaya pertama bisa kamu lihat dari cara calon pasanganmu memperlakukan ibu dan saudara perempuannya. Kalau respek dan penuh kasih sayang, bisa dianggap aman

Sayang keluarga via www.soycarmin.com

Advertisement

Meski nggak menjamin 100%, tapi sikap sopan, respek dan penuh kasih sayang pasangan kepada ibu dan saudara perempuannya di rumah sedikit banyak bisa memberikan bayangan, seperti apa kelak dia akan memperlakukanmu sebagai istri.

2. Sikapnya kepada orang yang melayaninya bisa jadi indikator, kira-kira bakal jadi suami macam apa dia nanti

Sopan dan respek sama semua orang via www.cheatsheet.com

Kalau sama satpam, pelayan kafe atau si mbaknya di rumah saja doi sudah emosional dan mudah naik pitam, nggak menutup kemungkinan doi juga bakalan dengan mudah melakukan tindak kekerasan setelah berumah tangga. Kasar dan diktator pada orang-orang yang dianggapnya ‘di bawah’ bisa jadi tanda bahaya yang patut kamu waspadai!

3. Caranya melampiaskan amarah juga bisa jadi hal yang wajib kamu cermati. Apakah doi kalau marah main tangan? Lempar-lempar barang? Atau justru dipendam diam-diam?

Mudah emosi jiwa dan raga via www.freepik.com

Seperti cowok yang mengamuk dan membongkar motor saat ditilang tempo hari, calon suami yang amarahnya selalu meledak-ledak sangat rawan buat dinikahi. Tandanya, doi belum cukup mampu dan dewasa untuk mengelola amarahnya dengan baik, tanpa melakukan tindakan kasar atau brutal. Nggak cuma secara aksi, tapi melakukan kekerasan verbal tiap marah pun harus diwaspadai lo. Nah, yang hobinya diam-diam menyimpan amarah dan dendam juga patut diwaspadai nih, karena kalau sudah menumpuk bisa meledak tak terkendali. Intinya, cowok yang dewasa pasti akan tetap bisa marah tapi marahnya lebih terkontrol dan nggak cenderung melakukan hal yang berbahaya.

Advertisement

Kalau pas pacaran saja sudah hobi main tangan, suka mengancam dan meneror, mau minta maaf bagaimana pun lebih baik pikir ulang deh! Masa mau habis  nikahnya ditabokin mulu?

4. Cara pandangnya soal pernikahan juga bisa menentukan, bakal jadi suami macam apa dia kelak. Cowok yang merasa cewek itu super lemah, harusnya di rumah saja dan nggak berhak melakukan pekerjaan cowok harusnya sih dicurigai

Cowok superior bakal sulit untuk memanjakanmu via www.pexels.com

Cowok seperti ini punya kecenderungan mengekang istri karena punya pandangan bahwa dirinyalah sosok superior yang wajib didengarkan dan jadi panutan utama dalam keluarga. Kalau selama ini pendapatmu selalu diremehkan atau perkataan dan prinsipmu selalu diremehkan, siap-siap deh pas jadi kepala rumah tangga nanti kamu bakal makin ditekan.

5. Terakhir, cowok posesif bisa jadi tanda bahaya yang perlu diperhatikan saat memutuskan menerima lamaran pacar kamu sekarang

Hati-hati cowok posesif berlebihan! via www.teen.co.id

Sukanya mengekor ke mana pun kamu pergi, mengecek ponselmu dengan atau tanpa izin, mencurigai teman-temanmu sampai melarang kamu memilih jalan hidupmu demi keegoisannya bisa jadi tanda doi cowok posesif. Kalau masih betah sama yang begini hati-hati, setelah menikah doi bisa makin parah dan seramnya sih bisa bertindak anarkis kalau ada hal yang nggak dia sukai. Duh, kalau sudah begini mending mundur saja deh~

Nggak sulit sebenarnya melihat seorang cowok itu punya kualifikasi oke atau nggak, karena dari rekam jejak dengan mantan-mantannya, pergaulannya dengan teman-teman sampai testimoni keluarganya kamu bisa tahu calonmu itu orang seperti apa. Jangan abaikan juga instingmu, yang bisa jadi mendeteksi hal nggak beres bahkan meski orang di sekelilingnya bilang dia oke dan baik-baik saja. Bisa jadi, itu cuma kedok semata. Oleh karena itu, penting banget mengenal calon suami sejak dini biar nggak terjebak di pernikahan yang justru bikin kamu nggak bahagia nanti.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya