6 Kalimat Bijaksana yang Bantu Mendorong Rasa Empati Anak Sejak Dini. Yuk, Praktikkan!

mengajar anak berempati

“Mama akan berusaha memahami perasaanmu, Nak.”

Advertisement

Empati adalah salah satu perasaan yang kerap diabaikan para orang tua pada anak. Kerap kali, orang tua ingin anaknya bisa mengerti, bisa paham kondisi orang tua tapi jarang memberi contoh atau berempati juga kepada anak. Padahal teladan yang baik adalah hal yang paling mudah diterima anak-anak.

Ada beberapa kalimat empati sederhana yang bisa ibu ucapkan ke anak sejak dini. Sejak bayi, mama bisa mengucapkan kata-kata ini dengan konsisten agar anak juga bisa belajar tumbuh dengan rasa empati serta bisa memiliki respek terhadap sesama. Simak yuk apa saja~

1. Sebuah pelukan dan kalimat yang menenangkan begini akan memberikan rasa nyaman pada siapapun yang mendengarnya. Tidak menghakimi dan mau berusaha memahami bahwa perasaan tidak selalu bisa bahagia setiap saat

Pelukan | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

2. Alih-alih marah saat si kecil jatuh, menenangkan dan mengingatkannya dengan sabar serta penuh kasih sayang akan lebih dahsyat efeknya. Bayangin kalau kita lagi terluka di dapur dan malah dimarahi suami. Nggak enak banget kan rasanya 🙁

Empati | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

Advertisement

3. Memberikan kesempatan anak untuk berusaha memahami kondisi orang lain juga akan membantu anak lebih punya rasa empati. Ingat, hidup nggak berputar di sekeliling kita saja dan bukan kita seorang yang butuh diperhatikan

Memberi penjelasan | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

4. Memvalidasi perasaan sedihnya dan berterima kasih atas kesediaannya membagi perasaannya ke orang tuanya juga perlu diapresiasi. Supaya mereka tahu, perasaan itu penting mendapat perhatian yang cukup

Menghargai perasaan | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

5. Nggak semua emosi itu positif. Tapi semua perasaan layak dipahami dan mendapat validasi. Bantu anak memahami perasaannya, entah itu marah, kesal atau kecewa. Berterima kasihlah karena sudah mau terbuka kepadamu

Berterima kasih | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

6. Menghargai kesabarannya itu juga penting, Moms. Supaya si kecil belajar, bahwa hidup nggak cuma tentang menuruti keinginannya saja

Menunggu | Credit: Photo by Yan from Pexels via www.pexels.com

Berusaha memahami perasaan orang dan menempatkan posisi kita di posisi orang lain akan membantu kita memahami kisah dan perspektif orang lain. Supaya kita nggak selalu mikirin soal diri kita sendiri doang. Nggak mudah untuk bisa berempati, tapi hal ini bisa dilatih terus. Satu-satunya cara adalah anak diberikan teladan dari orang terdekatnya sejak dini. Semangat ya, Mama dan Papa!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE