Bicara soal masa-masa hamil pasti nggak akan ada habisnya. Belum lagi bicara soal masa pasca lahiran atau persalinan, wah pasti duduk 1-2 jam bareng ibu-ibu yang senasib sepenanggungan juga nggak bakalan kelar, hehe. Nah, salah satu topik yang kerap jadi bahasan tapi banyakan ragu-ragu buat dicoba adalah jamu-jamuan selepas bersalin. Jujur saja deh, kamu pun sering bertanya-tanya kan apa saja sih sebenarnya isi paketan jamu bersalin itu?

Untuk menjawab rasa penasaran kamu, kali ini Hipwee akan mengajak kamu mengulik apa saja sih sebenarnya isi paketan jamu bersalin yang beredar di pasaran itu dan apa saja sebenarnya masing-masing fungsinya. Ulasan Hipwee kali ini akan mengandalkan beberapa sumber, seperti Alodokter, blog Syunamom (go check her blog now!) dan blog Shintadaniel/Rawcktober’s story (please check hers too!) yang semoga bisa memberikan pencerahan bagi yang masih kebingungan. Yuk mari kita simak bareng-bareng ulasannya.

Pertama-tama, kamu perlu tahu bahwa ada begitu banyak pilihan merek jamu bersalin yang beredar di luar sana dan tentu masing-masing punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi rata-rata punya benang merah produk yang serupa

Pic: Blog hmzwan.com dan shintadaniel.wordpress.com via www.hmzwan.com

Advertisement

Karena ada cukup banyak pilihan, wajar saja kalau kamu merasa bingung kelak akan menggunakan yang mana jadi pastikan kamu pilih mana yang paling sesuai dengan bujet dan kebutuhan. Soal boleh atau nggak ini pun sangat bergantung pada keyakinan (biasanya sih karena anjuran orangtua) dan atas izin dari dokter yang menanganimu. Tentu pada kasus tertentu, seperti misalnya melahirkan secara caesar, kamu tentu harus mengikuti anjuran ketat dari dokter ya.

Nah, jika tertarik mengonsumsi jamu bersalin, kamu pun sebaiknya memilih jamu yang sudah tersertifikasi dan mendapatkan izin resmi dari BPOM. Biasanya masing-masing paket jamu bersalin telah dikemas untuk dikonsumsi selama kurang lebih 40 hari, yaitu selama masa nifas.

Masing-masing paket mengusung isi yang berbeda tapi rata-rata kurang lebih menawarkan produk yang sama jadi mari kita bahas secara garis besar saja ya! Pertama, biasanya paket bersalin akan mengandung pilis

Pilis di dahi via parenting.dream.co.id

Dilansir dari laman blog Shintadaniel/Rawcktober’s story, pilis adalah bubuk padat yang mengandung ganthi, kencur, kunyit, mint dan kenanga. Fungsinya antara lain untuk melancarkan peredaran darah di kepala, menghilangkan rasa pusing, mencegah naiknya darah putih ke kepala, menjaga kesehatan mata dan supaya pikiran bisa segar kembali.

Advertisement

Cara penggunaannya relatif simpel, yaitu ambil 1 butir pilis, campurkan air hangat secukupnya lalu digerus dan dilarutkan sampai mengental lalu oles di kening. Pilis ini dipakai setiap habis mandi pagi dan sore sampai mengering lalu dibersihkan dengan air.

Produk berikutnya adalah tapal. Nah, ini adalah racikan yang biasanya dioleskan di perut ya!

Katanya bisa mengencangkan perut kembali via www.alodokter.com

Apa itu tapal? Nah, ternyata racikan yang biasa dibalurkan di atas perut itu disebut tapal. Tapal merupakan bubuk padat kering, mengandung tepung beras, kencur, adas, pulosari, bangle, klabet jahe, dan kayu manis.
Fungsinya antara lain untuk mengecilkan, mengencangkan dan menghangatkan perut, menghilangkan selulit dan menyehatkan rahim. Sesudahnya bisa dibebat atau dibengkung.

Selanjutnya mungkin kamu nggak akan begitu asing, yaitu parem. Fungsinya?

Macam-macam tapel dan parem via www.youtube.com

Parem konon berfungsi untuk melancarkan peredaran dara, menguatkan ginjal, membersihkan darah, melancarkan ASI dan menyegarkan bdang. Ini bisa digunakan di tangan, kaki dan betis. Kalau kata penulis blog Syunamom sih ini rasanya hangat-hangat, berasa sedang dipijat.

Yang tak kalah penting tentu pil jamunya. Nah, biasanya pil jamu minum ini sudah dibagi-bagi dalam bungkus takar untuk beberapa durasi hari

Aneka pil jamu via sharinakamar.blogspot.com

Untuk pil jamu ini sangat bervariasi tergantung mereknya, ada yang terbagi atas 3 durasi ada pula yang terbagi atas durasi, ada yang berupa bubuk ada pula yang berupa pil seperti obat telan. Nah, rata-rata sih durasinya adalah sebagai berikut:

  • jamu 1 (hari ke-4 sampai ke-8) yang bermanfaat untuk membersihkan rahim, mengobati rasa mulas, menyehatkan rahim dan menjaga agar tak masuk angin
  • lalu jamu kedua (hari ke-9 sampai ke-28) bermanfaat untuk memelihara kesehatan rahim, mengobati luka-luka pasca persalinan dan mengobati rasa mulas
  • dan terakhir jamu ketiga (hari ke-29 sampai hari ke-38) bermanfaat untuk melancarkan dan memperbanyak ASI

Penting diingat, efek samping di masing-masing orang berbeda. Kalau memberikan rasa sakit atau tak nyaman setelah meminum jamu tersebut ada baiknya dikonsultasikan dengan dokter dan dihentikan jika memang dianjurkan.

Terakhir, biasanya paketan jamu bersalin juga akan menyertakan minyak telon dan produk bedak dingin untuk wajah. Ya katanya biar wajah lebih segar dan sehat gitu

Jamu dan bedak dingin pasca bersalin via www.syunamom.com

Untuk minyak bisa ibu gunakan untuk pijat atau dibalurkan sehabis mandi. Sedangkan untuk produk masker wajah berupa bedak dingin bisa dibalurkan di wajah seperti pakai masker biasa.

Untuk fungsinya karena jamu masih termasuk golongan obat-obatan herbal yang manfaat dan efek samping pastinya masih terus diteliti dan belum benar-benar ada bukti medis yang pasti dan akurat, ada baiknya kamu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter tentang penggunaan jamu-jamuan pasca melahirkan, baik yang paketan maupun yang diracik sendiri. Kalau kamu kira-kira tertarik mencoba nggak nanti pasca lahiran?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya