Tak hanya sekadar sehat, setiap orangtua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang cerdas. Mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi sewaktu hamil jadi salah satu upaya untuk mewujudkannya. Memang sih, gen memainkan peran penting dalam menentukan kecerdasan dan kepribadian si anak, tapi, menurut Dr. Ahmad Suryawan, Sp.A (K), pembentukan otak dimulai sejak dalam kandungan hingga dewasa lo! Ini berarti periode prenatal adalah waktu kritis yang harus dipersiapkan untuk membentuk setiap bagian otak dan membangun fondasi untuk potensi masa depan bayimu kelak.

Nah, selain menerapkan pola makan dan melakukan aktivitas yang menunjang, ada beberapa cara menstimulasi bayi untuk meningkatkan inteligensinya sejak dalam kandungan. Yuk bumil, terapkan!

1. Mengelus-elus perut dan memijatnya dengan lembut dan penuh kasih sayang setiap hari

Dielus-elus terus ya buk! via www.romper.com

Advertisement

Meraba, mengelus, atau memijat perut dengan lembut merupakan salah satu cara untuk menjangkau bayi dalam kandungan secara fisik. Sentuhan ini akan menciptakan ikatan batin, mengirim pesan menenangkan bagi sistem saraf bayi, juga merangsang perkembangan otaknya. Bayi sangat sensitif terhadap sentuhan dan akan bergerak-gerak di dalam perut untuk meresponnya. Seiring dengan perkembangannya, bayi akan merespon sentuhan dengan menendang atau mendorong kembali. Stimulasi sentuhan ini bisa dilakukan kapan saja, terutama menjelang usia kandungan mencapai 8 minggu.

2. Lakukan percakapan ringan dengan mengajaknya bercerita untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan bahasa bayi kelak

ajak ngobrol via o4uxrk33.com

Selain sentuhan, bayi juga bisa mendengar dan merespon suara sebagai dasar untuk kemampuan bahasanya nanti. Kamu bisa melatihnya dengan mengajaknya bercerita. Bicarakan apa pun mulai dari aktivitas sehari-hari, tentang perasaanmu, dan jangan lupa untuk mengatakan bahwa kamu menyayanginya dengan menyebut namanya jika memang sudah disiapkan. Kamu pun bisa membacakan dongeng atau bersenandung agar si bayi familiar dengan pola suara dan mengenali formasi bahasa. Saat lahir nanti, bayi akan menanggapi dan menunjukkan aksen atau bahasa yang mereka dengar selama masih di dalam perut.

3. Memperdengarkan musik-musik tertentu sejak dalam kandungan juga terbukti penting untuk proses perkembangan otak bayi lo!

mendengarkan musik klasik via www.pretapregnant.com

Musik sangat berperan dalam perkembangan kognitif anak. Memperdengarkan musik sejak bayi dalam kandungan akan menunjang perkembangan bahasa bayi, membantu tumbuh kembangnya, serta membantu perkembangan kemampuan berkomunikasinya. Selain itu, musik juga punya efek menenangkan dan mengatur pola neuron seluruh otak bayi, terutama yang berkaitan dengan penalaran kreatif. Beberapa studi menunjukkan bahwa alunan musik klasik adalah pilihan yang tepat untuk membantu bayi membedakan jenis suara dan membantu memori auditorinya.

4. Mengambil gambar atau menikmati pemandangan juga bisa dilakukan untuk merangsang kerja otak kanan bayi

melihat pemandangan via www.pinterest.co.uk

Advertisement

Kamu bisa melatih otak si kecil dengan melihat gambar yang akan merangsang kerja otak kanannya. Jika ibu biasa memacu kerja otak kanan, maka secara otomatis akan memberi pengaruh positif pada perkembangan janin di dalam kandungan. Coba lakukan dengan mengambil gambar, memotret perkembangan tubuh selama kehamilan, atau menikmati pemandangan akan membantu bayi merasakan apa yang kamu rasakan. Semakin sering kamu melatih daya ingat lewat berbagai gambar, daya ingat bayimu juga akan semakin baik.

5. Membiasakan diri untuk melakukan aktivitas yang mengasah otak juga bakal merangsang perkembangan otak si bayi juga

baca buku via thebumpwa.org.au

Rangsanglah perkembangan otak bayi dalam kandungan dengan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan otak. Misalnya berpikir, membaca, atau melakukan permainan asah otak akan memberi pengaruh juga terhadap kecerdasan si kecil dalam rahim. Makanya, kalau ingin memberikan pengaruh pada calon bayi soal kecerdasannya, maka kamu pun harus membiasakan diri untuk melatih otak selama masa kehamilan.

6. Libatkan si bayi dalam perut untuk berdoa bersama dalam kesempatan apa pun

sertakan dalam doa via jantaserishta.com

Cara yang satu ini memang nggak ada perhitungan dari segi ilmiahnya. Tapi, nggak ada salahnya mengajak calon bayi untuk ikut serta dalam komunikasimu dengan Tuhan lewat berdoa. Selain mengharapkan campur tangan Tuhan dalam segala proses yang dilewati selama kehamilan, berdoa bersama juga bisa menguatkan sugesti antara kamu dan bayimu dalam upaya mencapai kesehatan, keselamatan, juga kecerdasannya.

Jadi bumil, bukan cuma ditunjang dari asupan dan kondisi fisik yang terjaga saja, kecerdasan bayi juga bisa banget lo dikembangkan sejak dirinya masih dalam kandungan. Upaya stimulasi di atas nggak cuma bisa kamu lakukan sendiri lo, ajak suami dan keluarga tercinta untuk ikut memberi rangsangan yang positif juga ke calon bayi. Yuk, lakukan segala hal yang baik saat masa kehamilan!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya