Keinginan Kim Kardashian dan Kanye West buat punya anak keempat sepertinya sih akan segera terwujud. Padahal, mereka baru saja punya anak ketiga lo. Sebenarnya sudah lama Kim Kardashian sudah divonis beresiko untuk punya anak lagi, tepatnya setelah melahirkan anak pertamanya. Tapi mereka punya cara lain buat punya anak yaitu dengan metode sewa rahim ibu pengganti alias surrogate mother.

Ternyata, sewa rahim sudah banyak dilegalkan di beberapa negara. Salah satu negara Asia yang memperbolehkan praktik sewa rahim adalah India. Bahkan, sewa rahim di India ini jadi salah satu industri yang nilainya sangat besar lo. Seperti apa sih sewa rahim itu dan gimana prosesnya?

Sejak anak ketiga, pasangan Kim Kardashian dan Kanye West sudah menggunakan jasa sewa rahim. Ini karena kondisi Kim yang nggak memungkinkan buat hamil lagi

Potret keluarga Kim Kardashian dan Kanye West beserta tiga anak-anaknya. via www.eonline.com

Advertisement

Saat ini, pasangan Kim Kardashian dan Kanye West sudah memiliki tiga anak. Saat mengandung anak pertama dan kedua, dikutip dari Huffington Post, Kim mengalami preeclamsia alias komplikasi kehamilan karena tekanan darah dan placenta accreta atau pertumbuhan plasenta yang nggak normal. Kondisinya membuat Kim nggak mungkin hamil lagi padahal mereka ingin punya anak lagi. Akhirnya demi mendapat anak ketiga, Kim melakukan sewa rahim. Kesuksesan sewa rahim anak ketiga membuat pasangan itu akan melakukan prosedur serupa buat mendapatkan anak keempatnya.

Sewa rahim dilakukan secara profesional. Yang dipinjam hanya rahimnya. Nggak ada DNA ibu pengganti yang ada di bayi sehingga bayi murni keturunan orangtua biologisnya

Meski yang hamil ibu pengganti, namun sel telur tetap diambil dari ibu yang menyewa rahimnya. via southernsurrogacy.com

Jangan dikira sewa rahim melibatkan hubungan seksual antara ayah dengan ibu pengganti. Nggak sama sekali. Dilansir dari BBC, pembuahan dilakukan di luar rahim kok. Bahkan, bisa menggunakan sel telur dan sel sperma dari ayah serta ibu yang menyewa rahim. Rahim cuma jadi alat penitipan untuk membesarkan janin hasil pembuahan tersebut. Jadi, meski pakai rahim orang lain, anak itu tetap murni anak kedua orangtua yang menyewa rahim. Nggak ada DNA ibu pengganti yang masuk ke tubuh sang anak.

Meski masih tabu di Indonesia, sewa rahim ternyata legal di beberapa negara seperti Amerika, Rusia, Ukraina, dan juga India

Beberapa negara menyewakan rahim dengan legal. via www.voicesinbioethics.net

Memang sih praktik sewa rahim dilarang di Indonesia karena nilai agama, moral, dan kemanusiaan. Tapi banyak negara lain yang memperbolehkannya. Nggak semua negara memperbolehkan untuk komersial sih. Menurut BBC, negara di mana sewa rahim komersial dilegalkan adalah Amerika, Rusia, Ukraina, dan India. Kalau di beberapa negara Eropa seperti Inggris, Denmark, dan Belgia, ibu pengganti yang menyewakan rahim hanya boleh dibayar dengan biaya yang rasional serta dilarang dibayar secara komersial.

Bahkan di India, industri sewa rahim punya nilai yang besar lo. Kebanyakan ibu pengganti berasal dari keluarga nggak mampu yang sangat memerlukan uang

India sempat jadi populer karena bisa menyewa rahim. via www.pri.org

Advertisement

Salah satu negara di Asia yang melegalkan sewa rahim secara komersial adalah India. Tapi, saat ini sih menurut Telegraph, memang peraturannya jadi lebih ketat, salah satunya sudah nggak bisa dilakukan oleh pasangan dari luar negeri. Dulunya, di sekitar tahun 2002 sampai 2015, India jadi banyak dikunjungi karena layanan sewa rahim. Sampai-sampai diperkirakan setiap tahun sebanyak $400 juta dikeluarkan orang untuk sewa rahim di India lo. Kebanyakan, menurut situs Surrogacy, memang ibu pengganti tersebut menyewakan rahimnya karena alasan ekonomi.

Meski metode ini berhasil jadi solusi buat pasangan yang mengalami masalah serupa Kim Kardashian dan Kanye West, tapi tetap jadi kontroversi. Apalagi kalau misalnya jadi komersil.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya