Tidak terasa hampir empat tahun aku kuliah di kampus putih. Ya, begitulah kampusku disebut. Entahlah, sampai sekarang aku juga bingung kenapa kampus megah ini dijuluki atau menjuluki dirinya sebagai kampus putih. Mungkin karena kebanyakan gedung di kampus ini berwarna putih, hmmm… ya itulah alasan paling masuk akal sampai penulis menulis artikel ini.

Jujur, penulis merasa senang dan bangga bisa kuliah di kampus ini. Salah satu kampus terbaik yang ada di Indonesia. Mungkin terkesan lebay, tapi aku tidak bisa membohongi jika begitulah adanya. Hehe..

Selama memempuh studi hampir 8 semester tentu penulis hafal betul dengan lingkungan kampus yang terletak di barat Kota Malang ini. Sebenarnya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memilik tiga kampus. Kampus I ada di Jalan Bandung, kampus II ada di Jalan Bendungan Sutami, dan kampus III yang terkenal dengan julukan kampus putih ini beralamat di Jalan Raya Tlogomas Kota Malang.

Walaupun mempunyai tiga kampus, UMM memusatkan kegiatan akademiknya di kampus III, selain karena fasilitas yang lengkap kampus III juga merupakan kampus paling besar diantara kedua kampus lainnya. Sehingga, selain menjadi pusat perkuliahan, kampus III juga menjadi pusat lembaga-lembaga dan biro-biro yang ada di lingkup UMM.

Sebenarnya apa yang mau saya ceritakan? Biar tidak menghabiskan baterai laptop terlalu banyak, maka berikut keunikan-keunikan yang teman-teman harus ketahui jika ingin melanjutkan studi di UMM.

1. Rektor UMM.

Rektor UMM: Muhadjir Efendi via http://www.umm.ac.id

Mungkin teman-teman sudah pernah baca atau dengar tentang keahlian Rektor UMM dalam hal tarik suara. Lagu favorit Rektor UMM adalah Sempurna, karya Andra and The Backbone. Lebih menariknya lagi, Mahasiswa tahun 2000-an sampai sekarang akan tetap bertemu dengan rektor yang sama. Soalnya, Pak Muhadjir sudah 15 tahun loh menjadi Rektor UMM. Lama juga ya..

2. Unmuh Malang atau UMM ?

Saya pernah bicara sama Pak Nasrullah, Humas UMM. Entah beliau mengingat percakapan ini atau tidak yang pasti saya dapat penjelasan mengenai akronim Unmuh Malang yang diganti dengan singkatan UMM.

Advertisement

Alasan utamanya adalah biar mudah dipahami dan mudah dilafalkan, serta yang paling penting, kata Pak Nas, Sebutan UMM lebih keren dibanding Unmuh Malang. “Takutnya salah sebut jadi Kumuh Malang,” kata bapak yang murah senyum ini.

3. Baju Hitam Putih.

Mahasiswa UMM ujian via http://lab-akuntansi.umm.ac.id

Khusus bagi mahasiswa baru yang akan kuliah di kampus putih, pakaian yang wajib kalian punya adalah kemeja putih dan celana hitam untuk cowok atau rok hitam untuk cewek. Loh, kok harus? Setiap kali ujian, baik itu ujian praktikum, ujian tengah semester dan ujian akhir semester pasti akan menggunakan seragam kebesaran ini.

Jika tidak memakai bagaimana? bersiaplah, pengawas ujian yang cantik atau tampan akan mengusir kalian. Percaya atau enggak, pengawas ujian di UMM cakep-cakep loh.. 😀

4. Helipad UMM.

Helipad UMM dipenuhi mahasiswa baru via http://www.umm.ac.id

Selain menjadi tempat pendaratan Heli tamu VVIP, helipad ini juga menjadi salah satu Ikon yang dimiliki UMM. Sempat sekali penulis menyambut tamu kampus di helipad ini. Seru, soalnya sehabis itu dapat jatah makan. Lumayan, menghemat uang saku. Oh ya, biasanya mahasiswa baru paling favorit foto di sini. 😀

5. Angsa di Danau UMM

Memang UMM bukan satu-satunya kampus yang memiliki danau, tapi danau UMM sangatlah cantik dan romantis. Ditambah lagi ada angsa-angsa putih yang dengan bebas berenang di danau buatan tersebut. Sulit digambarkan dengan tulisan, kapan-kapan langsung main ke UMM saja ya…

6. Banyak kesempatan Cinlok di UMM.

Pembukaan Pesmaba UMM via http://i.ytimg.com

Cinlok? Iya, cinta lokasi maksudnya. Kampus sangat sadar jika mahasiswa tidak boleh hanya belajar dalam disiplin ilmunya, maka kampus membuat beberapa program wajib. Uniknya, di UMM sudah menjadi rahasia umum jika program-program kampus ini menjadi ajang Cinlok. Berikut ulasan mendalamanya.

Pesmaba

Pesmaba adalah Pengenalan Studi Mahasiswa Baru, di UMM tidak mengenal Ospek, yang ada ya, Pesmaba. Pesmaba biasanya diisi dengan ceramah dari Dekan dan Ketua Jurusan serta berbagai pandangan mengenai kehidupan kampus. Di sini kamu juga akan diberikan informasi mengenai peluang-peluang beasiswa yang bisa kamu dapatkan. Ditambah lagi, kamu akan berkenalan dengan kakak-kakak BEM yang cantik dan ganteng-ganteng.

Waktunya memang tidak terlalu lama hanya 3-4 hari. Akan tetapi, sebelum hari H Pesmaba, mahasiswa baru dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk mempersiapkan penampilan, membuat atribut dan lain-lain. Pada momen inilah biasanya Cinlok bertebaran.

P2KK

Bagi yang belum dapat gebetan di Pesmaba jangan khawatir, UMM masih menyediakan P2KK, secara sederhana P2KK adalah pondok pesantren kilat selama 1 Minggu. Selama P2KK mahasiswa baru tidak boleh membawa alat komunikasi apalagi meninggalkan tempat pemondokan. Di sini, mahasiswa baru akan belajar mengenai agama, kepemimpinan dan problem solving.

Bayangkan, 7 hari “dikurung” dalam satu tempat untuk belajar, pasti ilmu agama, ilmu kepemimpinan dan soft skill juga semakin terasah. Selain itu, fakta setelah P2KK usai, banyak mahasiswa baru yang jadian, ya walau terkadang sebentar saja sudah putus.

Student Day

Student Day (SD) biasanya dilaksanakan hari sabtu, gak banyak sih yang Cinlok walau ada beberapa. Student Day biasanya diisi perlombaan dan penampilan bakat minat mahasiswa baru. Bukti UMM apresiasi banget sama bakat dan minat mahasiswanya.

KKN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah komitmen UMM untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, program ini dilakukan mahasiswa tingkat akhir, ya selain untuk pengabdian, KKN juga bisa digunakan mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan yang sebenarnya.

Program ini juga bisa digunakan mahasiswa untuk memahami kondisi ril di lapangan sehingga ada sinkronisasi teori dan praktek. KKN dilaksanakan selama satu bulan penuh, biasanya di desa-desa terpencil dan jauh dari pusat kota. Makanya, banyak mahasiwa sepulang KKN membawa pacar atau gebetan baru.

7. Multikultural.

Mahasiswa asing di UMM via http://www.umm.ac.id

Jika ingin melihat keberagaman dan toleransi datanglah ke UMM. Walau UMM adalah kampus Islam, di UMM banyak mahasiswa non muslim yang juga belajar di sini dan UMM tidak pernah membeda-bedakan. Bicara mahasiswa, mahasiswa UMM yang tidak kurang dari 28.000 mahasiwa berasal dari hampir seluruh wilayah nusantara, Sabang sampai Merauke, bahkan di UMM juga banyak mahasiswa asing.

Oleh karena itu, Asisten Rektor UMM, Bidang Kerjasama Luar Negeri, Pak Suprapto berujar, UMM adalah local university with international touch.

8. Beragam Unit Kemahasiwaan.

Salah satu unik kemahasiswaan bidang jurnalistik via http://2.bp.blogspot.com

Mengasah hobi dan bakat adalah keharusan di UMM. UMM menyediakan banyak fasilitas, mulai dari olahraga, seni, sastra, penalaran dan masih banyak yang lainnya. Penulis sendiri aktif di LPM Didaktik, sebuah wadah mahasiswa yang konsen dalam bidang jurnalistik