Apa yang terbersit dipikiran kalian ketika mendengar kata Thailand? Mungkin ada yang berfikir Kota Bangkok, Pattaya, Budha tidur, Grand Palace, Bath, gajah putih, Khaosan Road atau yang sering muncul dipikiran kalian adalah LadyBoy? Hahaha.

Ya, memang dari beberapa yang saya sebutkan ini pasti ada yang tertebak salah satunya. Negara Thailand merupakan salah satu negara Asia yang sering dijadikan tempat destinasi wisata untuk para pelancong dari berbagai negera. Biaya hidup di Thailand memang bisa dibilang cukup murah untuk beberapa bagian kota seperti di Bangkok, Chiang Mai, dan Chiang Rai.

Kota Bangkok merupakan kota yang bisa dikatakan paling ramai dan menjadi tujuan destinasi utama wisata karena Bangkok merupakan ibukota dari negara Thailand. Di samping sebagai ibukota negara Thailand, Bangkok juga mempunyai daya tarik tersendiri ketika dilihat dari segi gedung-gedung yang megah, kuliner yang khas, tempat perbelanjaan dari yang tradisional sampai masa kini, budaya yang masih kental, tempat wisata, dan masih banyak lagi.

Kota Bangkok memang memiliki segalanya, tetapi jangan salah untuk kota lain disekitar Bangkok juga mempunyai potensi yang tidak kalah menariknya, lho. Ada beberapa kota di Thailand yang mempunyai potensi wisata yang sangat disayangkan untuk dilewatkan ketika berada di negara Thailand. Berikut beberapa tempat wisata yang potensial untuk dikunjungi:

 

 

1. Bangkok dengan bangunan yang megah di Grand Palace

Ketika wisatawan berkunjung ke Bangkok pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata Grand Palace. Grand Palace adalah sebuah kawasan yang mempunyai area sangat luas. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan dengan bentuk dan ukiran yang sangat arsitektur ditambah warna yang khas di setiap bangunan bewarna emas menyala yang membuat silau mata kita.

Grand Palace juga bisa dikatakan sebagai ikon wisata di Bangkok, karena tempatnya yang selalu ramai dibanjiri oleh wisatawan asing maupun lokal. Waktu yang tepat untuk mengunjungi Grand Palace yaitu pagi hari sekitar pukul 08:00 karena jika sudah mulai siang, suhu udara di Thailand menjadi panas dan semakin silau karena cahaya matahari dipantulkan langsung oleh warna emas yang ada di bangunan Grand Palace.

Jadi bersiap-siaplah untuk para wisatawan selalu membawa payung, lotion, kacamata, dan air putih karena ketika berkunjung di Grand Palace membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat luas area Grand Palace.

Hati-hati juga buat wisatawan yang ingin berkunjung ke Grand Palace atau tempat wisata di sekitarnya, banyak sekali modus penipuan yang dilakukan oleh orang lokal yang tidak bertanggung jawab. Jangan mudah percaya dulu ketika mengobrol dengan orang yang belum anda kenal sebelumnya.

2. Chiang Mai dengan spot tertinggi di Thailand; cantik banget pemandangannya!

Chiang Mai merupakan daerah yang letaknya cukup jauh dari Bangkok. Letaknya yang cukup jauh dari pusat kota membuat Chiang Mai mempunyai suasana lebih nyaman dan tenang. Chiang Mai merupakan daerah tertinggi yang menarik untuk dikunjungi bagi para wisatawan yang suka dengan pemandangan gunung. Nama lokasinya yaitu Doi Inthanon National Park.

Doi Inthanon merupakan kawasan tertinggi di Thailand. Jadi untuk para wisatawan yang ingin menikmati suasana sejuk, dingin, tenang, dengan view pemandangan bukit-bukit dan hijaunya pepohonan dilhat dari ketinggian maka tempat ini sangat cocok untuk disinggahi!

Untuk akses menuju Doi Inthanon dibutuhkan waktu tempuh sekitar 3-4 jam dari old town, baik menggunakan transportasi motor atau mobil dengan medan jalanan yang semakin menanjak karena mengingat daerahnya berada di pegunungan.

Doi Inthanon juga memiliki 2 pagoda besar yang ditujukan kepada Raja dan Ratu Thailand; oleh sebab itu, pagoda tersebut dinamakan King and Queen Tample. Terkadang juga orang setempat melakukan sembahyang di dalam pagoda tersebut.

3. Chiang Mai dengan Dragon Stair di Wat Phra That Doi Suthep

Wat Phra That Doi Suthep

Wat Phra That Doi Suthep via http://one.vinjabond.netdna-cdn.com

Masih di tempat wisata Chiang Mai yang berada di ketinggian yaitu Wat Phra That Doi Suthep, apa itu Wat Phra That Doi Suthep? Tempat ini merupakan salah satu tempat wisata Chiang Mai yang terkenal dengan sebutan Dragon Stair atau tangga naga.

Ketika melewati jalur naga wisatawan nanti tidak menutup kemungkinan bertemu dengan anak-anak kecil menggemaskan memakai kostum tradisional dan mereka berasal dari Suku Lahu; yaitu imigran China yang datang ke Thailand. Mereka di sana bekerja untuk mencari nafkah dengan menggunakan jasa foto bersama mereka. Apabila ada wisatawan ingin berfoto bersama anak-anak kecil Suku Lahu, maka akan dikenakan tarif. 

Setelah melewati jalur naga hingga sampai puncak, nanti di sana terdapat beberapa tempat ibadah untuk umat Budha dan warga lokal yang ingin bersembahyang. Jika wisatawan ingin melihat view Chiang Mai dari atas ketinggian, maka tempat ini sangat direkomendasikan untuk itu. Di sini wisatawan bisa melihat hamparan luas gedung-gedung sampai bandara Chiang Mai juga bisa terlihat.

Di sekitar area parkir Wat Phra That Doi Suthep juga banyak orang lokal yang menjual cinderamata dan juga makanan yang biasa sampai yang unik seperti sate-sate serangga. Untuk wisatawan yang ingin mencoba mencicipi sate serangga disini juga tersedia, lho! Tunggu apa lagi? Mulai dari jangkrik, belalang, ulat, dll yang bikin geli ada semua.

 

4. Chiang Rai; kota terujung yang berbatasan langsung dengan Laos dan Myanmar

Golden Triangle

Golden Triangle via http://www.apsaratours.co.th

Chiang Rai adalah nama kota paling ujung utara dari negara Thaialnd dan berbatasan langsung dengan negara Laos dan Myanmar. Kota Chiang Rai tidak jauh berbeda dengan Chiang mai yang mempunyai suasana lebih nyaman, tenang, dan yang pasti jauh dari hiruk pikuk.

Chiang Rai mempunyai iklim suhu tropis, jadi untuk wisatawan yang ingin mengunjungi kota Chiang Rai harus beradaptasi dengan iklim tropis ala Chiang Rai, ya.

Chiang Rai juga mempunyai tempat wisata manarik yang harus dikunjungi juga karena mengingat Chiang Rai adalah kota paling ujung di Thailand maka tempat wisata tersebut dinamakan golden triangle atau disebut dengan kawasan segitiga emas.

Ketika wisatawan sudah berkunjung di golden triangle tidak ada salahnya untuk mencoba jasa yang ditawarkan pihak wisata yaitu mengunjungi negara Laos untuk beberapa menit saja menggunakan kapal dan menyebrangi sungai yang memisahkan 3 negara yaitu Thailand, Laos, dan Myanmar. Ketika sudah sampai di negara Laos atau nama lokasinya Donsan Island kita diberikan waktu sekitar 30 menit untuk berbelanja di Donsan Island yang sudah resmi memasuki negara Laos. Mungkin ini adalah kerjasama antara 2 negara Thailand dan Laos yang sangat baik dalam bidang pariwisatanya karena mengizinkan wisatawan dari negara Thailand berkunjung ke negara Laos meskipun untuk membeli cindera mata dengan waktu yang cukup singkat. Tetapi wisata ini sudah sangat menarik mengingat wisata yang ditawarkan adalah berpindah ke negara lain.

Hati-hati untuk wisatawan yang segera menaiki kapal dan akan berangkat menuju Laos, karena sebelum menaiki kapal nanti ada orang yang menunggu membawa foto di jembatan dan orang tersebut langsung memfoto para wisatawan yang akan menyebrang ke Laos dengan sangat cepat tanpa kita sadari. Ketika perjalanan tur ke Laos sudah selesai, orang tersebut akan menjual foto secara paksa kepada para wisatawan dengan harga yang cukup mahal. Apabila tidak membeli, orang tersebut akan memaki-maki kita. Sarannya, jika tidak ingin ada yang ingin tersakiti maka wisatawan harus sigap ketika orang tersebut akan memfoto agar hasil foto yang dibeli tidak terlalu mengecewakan nantinya

5. Chiang Rai dengan landmark khasnya; Wat Rong Khun atau White Tample

Wat Rong Khun

Wat Rong Khun via http://www.remotelands.com

Sapa yang tidak kenal Wat Rong Khun atau White Tample ketika di Chiang Rai? Wat Rong Khun merupakan landmark dari kota Chiang Rai yang sangat terkenal akan keunikan gaya arsitektur kuil bewarna putih bersih ditambah dengan ukiran-ukiran kecil sampai patung-patung yang sangat detail ditambah juga deorama seakan-akan kita berada di neraka. Wisatawan bisa melihat tangan-tangan yang muncul dari bawah ketika menyebrangi jembatang untuk menuju bangunan utama yang seolah meminta pertolongan.Tak heran jika hampir setiap hari Wat Rong Khun selalu dibanjiri wisatawan lokal maupun luar negeri.

Saat mengunjungi Wat Rong Khun wisatawan bukan cuma melihat kemegahan kuil yang artistik ini saja, tetapi wisatawan juga bisa mencoba keberuntungan dengan melempar koin ke dalam sumur berisi air yang di mana terdapat seperti bangunan menjulang didalamnya. Apabila wisatawan berhasil melempar koin dan tepat dipuncak bangunan tersebut diyakini apa yang diinginkan dapat terkabul.

Selain itu juga terdapat tempat keberuntungan lain di Wat Rong Khun yaitu pertama wisatawan harus membeli semacam gantungan yang nanti di mana gantungan tersebut berisi kertas dan diisi apa yang kita inginkan, kemudian gantungan itu akan digantungkan ke sebuah tempat yang telah disediakan dengan harapan keinginan atau harapan yang ada didalam kertas bisa terwujud.