Sepuluh tahun lagi, tentu kamu tak ingin berada di posisi yang persis sama seperti sekarang. Bukannya nggak mensyukuri hal-hal baik yang sudah kamu punya saat ini. Hanya saja, seiring bertambahnya usia, tentu kamu berharap bisa punya lebih banyak hal baik lagi.

Jika sekarang kamu masih ada di bangku kuliah, misalnya, mungkin 10 tahun lagi kamu membayangkan sudah melanglang buana di dunia kerja. Jika kini kamu baru saja meniti karier, 10 tahun lagi mungkin kamu sudah ada di puncak tangganya.

Tapi, semua kebaikan di masa depan hanya akan datang jika kamu menerapkan kebiasaan-kebiasaan positif sejak sekarang. Nah, coba yuk simak 10 hal di bawah ini. Hipwee dan LISTERINE sudah mengumpulkan 10 kebiasaan yang layak kamu terapkan sejak saat ini.

Karena semakin hari, yang bertambah dari kita tak boleh hanya usia!

1. Coba yuk bangun saat kamu pertama membuka mata. Jangan malah pencet snooze sampai siang menyapa

Bangun pagi memang punya tantangannya tersendiri. Kasur yang posesif bikin kamu mau baring-baring terus sepanjang hari. Akhirnya, kamu pun jadi kebiasaan pencet snooze saat alarm berbunyi.

Padahal lebih enak kalau bisa langsung bangun saat kamu pertama kali membuka mata. Soalnya, snooze bikin kamu menyia-nyiakan berjam-jam waktu yang ada. Apa nggak sayang? Lebih baik waktu ini kamu alokasikan untuk mandi, bersih-bersih, atau meditasi sederhana, ‘kan? Kebiasaan positif yang tentunya bakal bikin hati kamu tenang!

2. Mulai sekarang, galakkan juga olahraga pagi. Tak perlu tiap hari, cukup seminggu tiga kali

Rajin-rajin yuk! via instagram.com

Olahraga akan membantu otakmu merilis hormon endorfin. Nah, akibatnya, mood kamu bakal ceria sepanjang hari, dan kamu pun bisa menuntaskan tugas-tugas di kantor atau kampus dengan lebih efektif.

Selain itu, siapa sih yang nggak mau punya tubuh yang fit dan nggak gampang jatuh sakit? Apalagi seiring bertambahnya usia, bertambah juga ancaman penyakit berbahaya. Jangan sampai dirimu 10 tahun lagi punya tubuh yang gampang keok staminanya. Makanya, mulai sekarang rutin olahraga, ya 😉

3.Coba juga untuk makan lebih teratur. Karena 10 tahun lagi, mungkin kamu tak hanya harus mengurus dirimu sendiri

10 tahun lagi, gimana kalau kamu punya dia? 🙂 via qz.com

10 tahun lagi, kamu tidak lagi hanya harus mengurus diri sendiri seperti sekarang. Kamu sudah berkeluarga, bahkan memiliki anak — mungkin satu, mungkin dua. Kalau tak terbiasa mengurus keperluan diri sendiri, kamu pasti akan kewalahan jika sudah harus memikirkan orang lain lagi.

Makanya, coba deh mula membiasakan diri makan lebih teratur. Kedengarannya sepele, namun ini merupakan langkah kecil untuk bisa disiplin mengatur aspek lain dalam hidupmu. Nggak mungkin dong, kamu bisa mengurus hidup orang lain dengan benar, kalau hidupmu sendiri saja berantakan?

4. Jangan lupa untuk menabung demi masa depan. Selain demi kebaikan diri, kamu juga jadi bisa lebih banyak berbagi

Gaji gak boleh cuma permisi-numpang-lewat saja. Saat upah hasil kerja keras masuk rekening, segeralah menabung minimal 20% dari pendapatan yang kamu terima. Biar aman dan tidak tergoda untuk menggunakan uang tabungan, ada baiknya bikin rekening tersendiri.

Nggak berarti kamu harus jadi orang pelit lho ya. Sebaliknya, menabung juga bikin kamu lebih mampu untuk berbagi untuk orang lain. Membagi sebagian uangmu ke mereka yang membutuhkannya toh nggak akan membuatmu miskin.

Telah terbukti secara ilmiah bahwa dengan berbuat baik dengan membantu orang lain juga mampu meningkatkan kebahagiaan kita. Siapa tahu juga, orang yang kita bantu hari ini justru ganti menyelamatkan kita 10 tahun lagi?

Dan bersedekah tidak harus selalu memberi uang kok. Baca terus ke bawah deh, supaya tahu apa yang bisa kamu lakukan untuk membantu saudara kita yang kurang beruntung.

5. Berhenti update status saat hatimu sedang gusar. Biasakan menutup gadget sampai luapan emosimu pudar

Stop, berhenti dulu <3

“Iiiiiiiih, Si Kuda Nil hari ini kenapa sih? Disenyumin malah nyolot!!!”

*Si Kuda Nil di sini adalah bos kamu sendiri, dan dia sadar kamu ngomongin dia di status kamu*

Nggak hanya eneg dibacanya, update status penuh emosi juga nggak akan membantumu menjadi dewasa. Lagipula, dirimu 10 tahun lagi pasti bakal malu deh kalau membaca ulang status marah-marahmu hari ini.

Jadi, mau dong kamu berjanji? Jangan pegang gadget saat kamu sedang emosian. Mending beralih sebentar dari HP atau laptopmu, mungkin jalan-jalan atau bermeditasi sampai luapan emosimu pudar!

6. Luangkan satu hari dalam seminggu untuk membaca. Supaya otak dan hati jadi makin kaya

10 tahun lagi, kamu mesti lebih cerdas dari hari ini. Mesti lebih banyak tahu, karena itu menentukan bijak-tidaknya kamu.

Coba deh luangkan waktu satu hari dalam seminggu untuk membaca. Kamu boleh membaca apa saja: dari koran, situs berita, sampai komik favoritmu. Yang penting adalah kamu mendapat informasi berharga dari itu.

Gimana? Sudah siap menerima tantangan ini? 😉

7. Berdoa nggak hanya saat kesulitan datang. Tapi juga saat kamu diberi kemudahan

Di usia muda ini, kita sering merasa tak butuh Tuhan. Maklum, ujian hidup belum “seberapa” — sebaliknya, kemudahan demi kemudahan kita terima. Kita baru mengingat-Nya saat mengalami kesulitan besar.

Mulai sekarang, kenapa nggak mencoba berdoa pada-Nya saat kamu merasa bahagia juga? Toh bukankah dengan bersyukur, Dia justru akan memberikanmu lebih banyak kemudahan di dunia? 😉

8. Coba deh mulai berani mengajak orang lain ngopi-ngopi. “Jaringan” ini akan bermanfaat untukmu 10 tahun lagi

ngopi-ngopi

“Bro, lagi sibuk apa? Ngopi-ngopi lah kita…”

Gestur sederhana ini bisa mengakrabkanmu dengan banyak orang yang sebelumnya tak begitu kamu kenal. Jangan malu atau gengsi; asal kamu dan dia sudah berhubungan baik, dia pasti terbuka kok saat kamu mengajaknya untuk sharing santai sambil ngopi.

10 tahun lagi, ilmu yang kamu ambil dari sesi-sesi sharing sederhana ini pasti berguna. Jaringan yang kamu bangun pun akan sama bermanfaatnya!

9. Sebaliknya, mulai pilih-pilih dengan siapa kamu berteman. Jangan mau dekat dengan mereka yang hanya suka beberapa hal darimu saja

Pilih-pilih dengan siapa kamu mau berteman! via shutterstock.com

Masih banyak orang di dunia yang tulus berlaku dan berbicara. Kenapa kamu harus berteman dengan mereka yang hanya menyukai hal-hal tertentu darimu saja?

Ada yang mau berteman denganmu karena tahu kamu orang yang ringan membantu. Ada juga yang ingin berteman karena penampilan atau latar belakang keluargamu. Padahal, yang namanya teman layaknya menerima pribadimu seutuhnya. Tak cuma kelebihanmu, kekurangan dan kegalauan kamu juga!

10. Lebih seringlah tersenyum pula. Usia boleh nambah, kamu harus tetap bahagia :))

Lebih sering tersenyum, yuk! via shutterstock.com

Senyum adalah hal paling sederhana yang bisa kita beri dari diri. Namun, senyum juga bisa jadi hal yang paling bermakna. Apalagi, semakin hari semakin berkembang pula tantangan hidup yang kita terima. Kalau kita tak punya senyum, apa lagi yang kita punya? 😉

Nah, biar selalu bisa memberi senyuman yang sempurna, selain sikat gigi kamu harus rajin menggunakan LISTERINE . Zat ion zinc yang terdapat pada LISTERINE bantu menghambat pembentukan plak gigi sehingga tidak perlu takut senyum lebar-lebar saat bergaul. Jangan lupa, gunakan dua kali sehari setelah kamu menyikat gigi! Dijamin besok, bulan depan, atau bahkan 10 tahun lagi, kamu bisa punya senyum yang memorable di hati!

Pssst… selain 10 hal di atas, apa lagi sih menurut kamu hal-hal yang akan kamu syukuri 10 tahun lagi? Kalau ada ide lainnya, sampaikan (dengan senyuman) ke Hipwee dan LISTERINE , ya!