Aku sadari begitu teramat banyaknya tipe dan gaya-gaya wanita di dunia ini. Namun, hatiku justru sangat tertarik padamu. Banyak hal yang membuatku merasa dirimulah yang sangat pantas untuk aku perjuangkan untuk kujadikan pendamping hidupku. Inilah tujuh alasanya:

1. Dengan hijab, kau terlihat lebih anggun dan terlindungi.

Dirimu memang tak pernah menunjukan lekuk tubuhmu. Semuanya tersembunyi dengan begitu rapi dibalik kain panjang yang selalu membalutmu. Bahkan serasa kau tak ingin memperlihatkan lembut dan mulusnya kulit kaum hawa yang kau miliki. Tak seperti yang lain, kau mampu merahasiakannya dari mata-mata lelaki sepertiku. Namun dengan itu semua, justru dirimu terlihat anggun dan membuatku penasaran.

Disisi lain, dengan itulah aku merasa kau adalah seperti barang antik yang begitu terlindungi di zaman ini.

2. Hijabmu membuat dirimu menarik dan berkelas di hati, tak hanya dimata.

Sebagai lelaki tak aku pungkiri bahwa aku sangat tertarik dengan kecantikan atau keseksian tubuh seorang wanita. Mata dan fikiranku tak bisa berbohong untuk menyukai keindahan yang bisa aku pandang dengan kedua bola mataku. Namun dengan hijabmu, kau justru nampak begitu indah. Tak hanya dimata, justru sampai terasa nyaman di hati. Bahkan aku tak tahu, kenapa nampak begitu indah padahal hanya kain-kain panjang itu yang aku lihat.

Mungkin dengan hijabmu, kau pancarkan inerbeauty yang membuatmu semakin berkelas di hati ini.

3. Walau tak ada jaminan kau sempurna, tetapi dengan berhijab itu adalah bukti bahwa engkau berusaha menjadi orang baik.

Advertisement

Aku tak berfikir dengan berhijab itu, wanita itu akan dikatakan sempurna. Bukan berarti pula wanita yang berhijab itu selalu aku anggap lebih baik dibanding dengan wanita lainnya. Aku beranggapan, setidaknya jika dirimu berkomitmen berhijab. Maka sebenarnya kau berusaha untuk menjadi gadis yang baik. Disisi lain aku juga tak mencari sosok wanita yang sempurna, karena pasti tak akan aku temui satu pun di dunia ini. Cukup sosok seperti dirimu yang baik, yang peduli terhadap kebaikan dirimu sendiri terbukti lewat hijab yang kau pakai. Terhadap dirimu saja kau peduli, mungkin padaku nanti kau pun akan senantiasa peduli.

4. Sama Tuhanmu saja kau setia, tentulah aku tak meragukan kesetianmu.

Salah satu sifat yang sangat aku inginkan dalam sebuah jalinan cinta adalah kesetiaan. Gadis yang cantik, pintar ataupun menawan itu sangatlah banyak, namun yang tak bisa menjaga kesetiaanya juga banyak. Hal itu lah yang sering kulihat mampu membuat teman-temanku menangis karena patah hati diselingkuhi. Aku hanya meyakini, hijabmu itu akan menahan dirimu berbuat sesuatu yang buruk.

Kau senantiasa memakai hijabmu karena Tuhanmu, mungkin kau juga akan bersedia membingkai hatimu untukku. Bukan untuk laki-laki lain di belakangku.

5. Dengan perintah Tuhanmu saja kau patuh, niscaya patuh denganku bukan suatu yang sulit bagimu.

Hijabmu menunjukan kau mematuhi perintah Tuhanmu. Walau aku tak bisa memastikan, kau telah mematuhi semua perintah-Nya dan juga menjauhi semua larangan-Nya. Namun setidaknya kau telah mematuhi satu perintah yang teramat besar dan fundamental dalam hidup seorang wanita. Kurasa berhijab itu bukanlah suatu yang mudah bagi seorang wanita, tak mudah tentunya untuk bisa bertahan selalu memakainya dibalik zaman mode fashion para wanita yang semakin ingin mengekspos kecantikannya. Namun faktanya kau mampu bertahan. Dengan Tuhanmu saja kau begitu patuh, tentulah patuh padaku di suatu saat nanti bukan suatu yang memberatkanmu.

Dengan patuh denganku, niscaya aku akan menjadi lelaki yang sangat bahagia di dunia ini.

6. Tubuhmu saja kau jaga sebaik-baiknya, apalagi cintamu untukku.

Aku begitu berharap ada sosok wanita yang bisa aku yakini tuk tetap bersedia memberikan cintanya padaku. Hingga aku berusaha meyakini bahwa sosok wanita berhijab sepertimu layak tuk aku harapkan. Tubuhmu saja begitu sangat kau jaga dari pandangan dan jamahan laki-laki, aku rasa cintamu tentu lebih kau jaga lagi daripada itu. Walau aku tak punya jaminan dibalik hijabmu itu kau lakukan apa. Entah hanya sampul belaka, hanya pencitraan semata atau apa. Namun aku rasa dengan hijab, kau lebih punya alasan untuk dikatakan sebagai wanita yang terjaga. Daripada wanita lain yang mengumbar pakaiannya serba minim atau ketat menunjukan lekuk tubuhnya. Karena tubuh mereka yang terbuka mungkin lebih rentan membuat laki-laki sepertiku terbuai untuk melakukan hal yang tak semestinya.

7. Gaya berbusana dirimu saja kau jaga, tentu anak-anak kita kelak juga akan selalu kau perhatikan dengan sepenuh hati.

Aku berharap akan sosok yang nantinya akan peduli dengan anak-anakku. Sosok wanita yang peduli dan mau memperhatikan anak-anaknya tumbuh menjadi anak yang baik. Tak bisa kita pungkiri, banyak anak yang berpergaulan bebas karena kurangnya perhatian dari sosok orang tuanya. Mungkin aku bisa sangat berasalan tuk berharap padamu, kau begitu peduli dengan gaya berbusana dan berpenampilan.

Tentulah aku bisa mempercayakan anak-anakku kelak untuk kau didik menjadi anak-anak yang baik.