Kuliah sungguh sangat di inginkan oleh remaja-remaja untuk dapat mengejar cita-cita mereka masing-masing lalu menjadi seorang anak kuliah tanpa adanya pengalaman-pengalaman lapangan sama aja bohong.

Saya akan membagikan pengalaman ketika saya mengajar di salah satu SD di Dusun Tawang Kec.Getasan Kab. Semarang. Kebetulan acara ini merupakan acara dari Bem Fisip Undip yang memiliki tema acara Fisip Mengabdi 2016.

Fisip mengabdi merupakan suatu rangkain acara yang di miliki oleh Bem Fisip Undip, acara yang mengajarkan dan turun langsung dengan warga sekitar Dusun Tawang. Dan ada salah satu acaranya merupakan mengajar SD di Dusun tersebut

Ketika mendengar ada namanya mengajar saya berfikir apakah saya bisa mengajar? Lalu bagaimana saya mengajar anak SD? Mungkin akan basi ketika saya mendengar kalimat mengajar. Namun setelah saya sampai di SD tersebut saya langsung bahagia dan ilang rasa-rasa yang memikirkan bahwa mengajar itu basi. Kenapa begitu? Karena ketika saya masuk kelas 1 SD tersebut, anak-anak tersebut sangat lucu-lucu dan menggemaskan. Disitulah mindset saya tentang mengajar mulai berubah.

Awal saya mengajar memang anak kelas 1 SD tersebut masih kaget karena kedatangan saya, setelah saya berkenalan hampir semua anak tersebut diem dan hanya melihat satu dengan yang lain. Seketika saya langsung berfikir apa saya salah cara menyampaikannya? Kemudian Wali Kelasnya pun membisikan saya "mas maaf ya, mereka takut karena mereka fikir masnya ini dokter. Minggu lalu mereka habis di suntik jadi masih pada takut" setelah mendengar ucapan wali kelas tersebut saya pun ketawa.

Advertisement

Kemudian setelah sekian lama saya mengajak bermain, bernyanyi akhirnya anak-anak dari sekolah tersebut sudah mulai welcome sama saya dan temen-temen saya. Saya sangat ingat ketika ada salah satu siswa yang di tanya tentang cita-cita dia menjawab cita-citanya ingin menjadi Tentara. Lalu saya menanyakan kenapa ingin menajadi Tentara? dia pun menjawab dengan lantang "Supaya bisa tembak-tembakan dan bisa menembak masnya" waduhh saya pun langsung tertawa mendengar kata dari anak tersebut.

Jadi memang menjadi guru itu sangat mengasikan di masa Kuliah, karena kita bisa mencari pengalaman dan juga mendapat cerita-cerita yang unik. Jadi jangan anggap menjadi seorang guru itu tidak asik dan membosankan