Permasalahan kadang membuat seseorang berbuah 180 derajat daripada karakter sesungguhnya. Merasa bodoh, bersalah, kecewa, marah, benci, takut, kesal dan jatuh adalah efek samping menghadapi beberapa masalah.

Jangan biarkan dirimu dibutakan oleh sebuah masalah dan jangan biarkan itu menghancurkanmu!

Cara mencegah kerugian-kerugian tersebut adalah dengan mengetahui dirimu sendiri lalu mengetahui cara terbaik untuk menenangkan hatimu.

Berikut ini adalah sebuah quiz yang akan menunjukkan bagaimana dirimu menghadapi sebuah masalah. Serta solusinya!

1. Ketika Anda menyebrang jalan raya dengan 1 arah dari kiri ke kanan, arah manakah yang akan Anda cek sebelum menyeberang?

Dengan pertanyaan diatas, kita mampu melihat bagaimana orang menghadapi masalah. Dengan benar, rumit atau perlahan.
Mengecek arah Kanan
Pikirkan alasan Anda memilih mengecek arah kanan.
Mengecek arah kiri
Pikirkan mengapa melihat arah kiri
Mengecek arah kanan dan kiri
Pikirkan mengapa perlu keduanya yang diamati

2. Sikap saat berjalan

Cepat, tegas, lamban atau sempoyongan?
Menoleh kanan kiri
Untuk apa menoleh kanan kiri?
Mata berada dalam satu tatapan kedepan
Benar-benar fokus dan membuang fokus dengan disekitar ya?
Mata menatap kebawah
Ada apa dibawah?

3. Cara belajar

It's a problem too
Belajar sebentar lalu istirahat dan belajar lagi lalu istirahat lagi dan begitu seterusnya.
Selesaikan deadline atau mengulur waktu?
Tuntas, selesai dan akhiri tanpa istirahat.
Selesai hingga melewatkan dan melalaikan tugas lain?
Bersama Smartphone dan membaca sedikit demi sedikit.
Multitasking, yakin bisa fokus?

4. Cara menghabiskan waktu

Kata mereka waktu itu uang?
Biarkan mengalir seperti Air, hari itu akan indah pada waktunya.
Kata mereka, Only dead fish go with the flow. So?
Struktural. Terorganisir dan tepat waktu.
Punya daftar To Do List?
Rencanaku menyamankan diriku di kasur dengan WiFi, Smartphone, Musik dsb
Ada di zona nyaman and it feels enough?

5. Cara membaca buku favorit sekitar 500 halaman

Tuntaskan atau beri jeda?
Terkadang berhenti, sehingga sekitar 3 atau 5 minggu dan 2 bulan baru selesai.
Mengapa tidak satu waktu dan selesai?
Selesai dalam 1 atau 2 hari. Terhenti hanya karena ada sesuatu yang sangat mendesak.
Haruskah ditunda dan tidak bisa multitasking?
Hanya dibaca ketika bosan atau mendesak.
Bisa jadi buku sebuah tempat lari bagimu, namun apakah bisa benar-benar fokus dengan isi buku tersebut?