Sebagian besar mahasiswa akan mencari berbagai perusahaan yang memiliki area perkantoran yang luas, karyawan dalam jumlah besar dan berbagai macam kesibukan yang sangat padat untuk melakukan praktek kerja magang. Perusahaan-perusahaan ini dijadikan sebagai referensi tempat pekerjaan usai kuliah nanti, mengingat namanya yang sudah dikenal dengan reputasinya yang baik.

Berbeda dengan perusahaan besar yang ternama, perusahaan start up belum banyak diminati mahasiswa sebagai tujuan untuk praktek kerja magang. Padahal, menimba pengalaman di perusahaan baru yang sedang dikembangkan ini patut diperhitungkan.

Memangnya iya? ‘Kan nggak terkenal, kantor seadanya, karyawannya juga sedikit. Eits, jangan sepelekan dulu, berikut Hipwee Sukses kasih bocoran kenapa kamu harus mencoba untuk magang di perusahaan start up. Simak, ya!

1. Di perusahaan start up, kamu nggak hanya akan bertemu dengan orang-orang berbakat, tapi juga bekerja bersama mereka, bahkan dengan owner-nya

kerja langsung dengan bosnya via thenextweb.com

Salah satu keuntungan yang didapat dengan magang di perusahaan start up adalah ketika kamu bekerja dengan karyawan kurang dari dua puluh orang, maka kamu akan memiliki kesempatan untuk mengenal banyak orang. Kamu akan berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi dari orang-orang hebat yang ahli di bidangnya.

Advertisement

Perusahaan start up adalah tempat berkumpulnya orang-orang berbakat dan memiliki motivasi yang di atas rata-rata.

Berita bagusnya, bukan nggak mungkin kamu akan berdiskusi dan belajar langsung dengan pendiri perusahaan tersebut. Bayangkan saja, bagaimana rasanya bekerja bersama dengan orang-orang hebat dengan konsep kerja yang unik dan juga menyenangkan?

2. Terutama tentang dunia digital, kamu akan mendapatkan pengetahuan tak ternilai yang nggak didapatkan di perguruan tinggi

belajar banyak hal via millennialsstartup.com

Pada prosesnya, perusahaan start up khususnya yang berbasis digital akan terus menggunakan perangkat teknologi dan juga aplikasi dalam mendukung semua kegiatan kerja yang dilakukan. Nah, kamu di sini kamu akan berkesempatan untuk mempelajari berbagai aplikasi tersebut dengan cepat.

Misalnya, menulis atau membuat iklan di Facebook atau Google untuk kampanye online, memonitor trafik sebuah situs, ataupun mengecek perilaku pengguna lewat Google Analytics.

Ilmu-ilmu seperti ini belum tentu bisa didapatkan ketika duduk di bangku kuliah atau di perusahaan besar sekalipun. Bahkan, mempelajari ilmu ini di tempat lain yang berbayar akan menghabiskan dana yang cukup besar. Sementara di perusahaan start up kamu bisa mendapatkannya secara gratis. Jadi, apakah kamu akan menyia-nyiakannya?

3. Kultur anak muda sangat kental di perusahaan start up, kamu nggak bakal garing karena banyak teman sepantaranmu di sana

anak muda banget via static.businessinsider.com

Adaptasi di lingkungan kerja baru tentu merupakan pe-er tersendiri bagi anak magang. Ketakutan-ketakutan seperti diacuhkan, dianggap anak suruhan, atau ketidaknyamanan di lingkungan yang kaku akan menghantui.

Di perusahaan start up, kamu nggak perlu menguatirkan hal ini, karyawan di sana kebanyakan adalah anak muda. Adaptasi akan lebih mudah karena kultur anak muda nggak akan hilang. So, kamu nggak perlu canggung untuk berinteraksi hanya karena perbedaan usia dengan karyawan yang lain. Hey, mereka sepantaran!

4. Karena lingkup kerjanya yang cenderung sempit, peluangmu untuk terlibat dan bertanggung jawab secara langsung sangat besar

terlibat langsung via s3.amazonaws.com

Berbeda dengan perusahaan berskala besar, pada umumnya start up akan melibatkan secara langsung mahasiswa magang dan memberi mereka kesempatan serta tanggung jawab yang hampir sama dengan pekerja lainnya di sana. Kamu akan diberi kesempatan untuk benar-benar merasakan bagaimana dunia kerja itu berjalan, sehingga semua kemampuanmu bisa diterapkan di lapangan kerja yang sebenarnya.

Bukan hanya memberikan tugas-tugas secara acak yang terkadang nggak penting. Kamu justru belajar untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang luas.

Melalui pekerjaan yang dipercayakan padamu, kamu akan diberikan penilaian, apakah kamu akan berhasil atau gagal dalam waktu cepat.

5. Kamu akan belajar banyak hal termasuk cara kerja perusahaan dan bagaimana membangun bisnis dari awal

belajar membangun bisnis via fiveoclockclub.com

Magang di perusahaan ternama mungkin akan memberikanmu prestise tersendiri. Tapi kamu juga harus ingat bahwa perusahaan tersebut sudah mapan dan kamu hanya belajar bagaimana perusahaan itu berproses.

Di perusahaan start up, kamu diberikan kesempatan untuk mempelajari banyak hal, terutama hal yang terkait dengan kinerja perusahaan. Kamu bisa belajar bagaimana membangun bisnis dari awal dan bagaimana merintis suatu manajemen yang sederhana namun punya tujuan.

Hal ini tentunya merupakan sebuah keuntungan bagi mahasiswa magang yang nggak didapatkan jika dibandingkan dengan magang di perusahaan besar.

6. Nggak ada yang namanya kerja magang sebagai pelengkap, perusahaan start up justru akan melatih dan mengekplorasi kreativitas

penampung ide-ide gilamu via jobspotting.com

Kreatif adalah harga mati di dunia kerja zaman sekarang ini. Jadi, akan lebih baik jika kamu menekuni kegiatan magang di perusahaan yang mendukung kebebasan untuk mengeksplorasi kreativitas.

Perusahaan start up adalah salah satu jawabannya, di samping produktivitas anak muda yang dominan di sana, kreativitas menjadi aspek penting untuk menjalankan roda pekerjaannya. Perusahaan start up memberikan lebih banyak keleluasaan untuk berkreasi dan berinovasi dibandingkan perusahaan besar. Bahkan, karena saking kreatifnya, ide gila sekalipun bisa kamu sampaikan tanpa takut ditertawakan perusahaan.

7. Suasana kerja dan lingkungan yang santai plus fleksibel bakal membuatmu betah berlama-lama, seperti rumah sendiri!

nggak bakal stres via static.businessinsider.com

Memang pada praktiknya, perusahaan start up akan memberikan sebuah kesempatan untuk melakukan pekerjaan dengan tuntas. Namun jangan khawatir, rekan kerjamu di sana dengan senang hati akan membantu, jika memang seseorang mengalami kesulitan dalam pekerjaannya.

Karena kebutuhan akan ide dan kreativitasnya yang tinggi, nggak jarang kamu akan mengalami stres atau tekanan dalam bekerja. Nah, untuk mengadomodir hal ini, perusahaan start up memiliki fasilitas yang belum tentu dimiliki perusahaan besar lainnya.

Kamu bisa minum-minum santai di meja bar, bermain bilyar, mendengarkan musik dengan santai atau bahkan tidur siang. Semua bisa kamu lakukan asal kamu nyaman dan pekerjaanmu selesai.

Jadi, lupakan hubungan yang begitu formal dan juga terbatas pada sekat-sekat jabatan, start up nggak dijalankan dengan aturan yang kaku seperti itu.

Perusahaan start up bisa jadi pilihan tempat magang yang tepat, terutama bagi kamu yang senang dengan hal baru dan lingkungan kerja yang berbeda dari biasanya. Terlebih jika kelak perusahaan tempat kamu magang ini berkembang dan menjadi perusahaan yang mapan, maka kamu akan bangga karena pernah ikut andil dalam proses pengembangannya, bukan?

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!