Ada banyak hal tabu yang berada di sekitar kita. Bukan hanya soal seks, ternyata. Tapi juga soal kentut di tempat umum. Buktinya gak banyak media yang membahas soal fenomena satu ini. Padahal kentut adalah hal yang manusiawi dan gak jauh dari kita.

Kentut adalah hal yang bisa menghantui di mana pun kita berada. Mungkin banyak orang yang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sepele, makanya gak banyak orang yang mau ngebahas soal kentut.

Ada kesan gengsi buat ngomongin satu ini. Nah, kali ini Hipwee mau ngasih kamu tips-tips melepaskan gas-gas tersebut di tempat umum. Simak yuk!

Cara paling aman. Kalau ada kesempatan, mending pergi ke kamar mandi sejenak buat melepaskan gas-gas tersebut.

Ke kamar mandi dulu. via r.hswstatic.com

Datangnya keinginan buat kentut gak bakal pilih-pilih waktu dan tempat. Kadang pas lagi di kondangan, di majelis pengajian, sampe lagi di tengah-tengah seminar. Tapi ketika kamu punya kesempatan buat pergi ke kamar mandi, pergilah. Perjuangkan mereka di sana. Izinkan mereka merdeka dari penjara yang bernama perut itu.

Kalau mepet banget dan gak ada kesempatan buat ke belakang, pastikan keluar perlahan dan cari tahu apakah itu berbunyi atau tidak.

Advertisement

Hehehehe.. via wallset.in

Kalau kamu benar-benar di keadaan yang memaksa kamu gak bisa pergi ke kamar mandi atau ke ruangan yang lebih terbuka seperti lapang, cobalah ambil tindakan alternatif. Kamu bisa menyendiri ke tempat yang tak banyak orang di sana, tentunya. Sok sibuk sama gadget – seperti nelpon – bisa membuat kamu terlihat mengasingkan diri dan membuat orang lain enggan mendekati kamu. Keluarkan gas tersebut secara perlahan untuk memastikan gas tersembut tak membuat dua belahan dagingmu saling bergesekan. Kalau bergesekan kan ribet, bisa menimbulkan bunyi.

Pura-pura batuk yang keras bak orang yang lagi sakit bengek. Iringkan suara batuk dan suara buang anginmu.

Kamuflase suara… via i.huffpost.com

Inilah salah satu bentuk kamuflase. Lebih tepatnya kamuflase suara!

Untuk melakukan dua kegiatan ini, pastikan keadaan sedang cukup ramai. Orang-orang sedang sibuk dan berbicara. Satu lagi yang penting adalah kamu kudu cek dulu jenis buang anginmu tersebut. Sama seperti cara yang sebelumnya.

Ketika kamu rasa suara anginnya tak nyaring, kamu bisa iringkan dengan suara batuk yang gak perlu keras banget. Tapi kalau kira-kira suara anginnya nyaring, kamu bisa imbangi sama batuk yang keras.

“Uhuk!” dan “Pret!” harus terjadi bersamaan.

Suara harus saling bergandengan. Pastikan kamu menjaga akurasi waktu dua suara tersebut.

Jadilah overaktif dari biasanya. Alihkan perhatian orang lain pada benda yang kamu gerakan.

Jadi lebih ceria dan overaktif. via i.ytimg.com

Ketika kamu lebih banyak gerak dan menggerakan banyak benda, entah itu dengan kaki atau tanganmu, maka benda-benda tersebut akan membuat suara. Kalau tips sebelumnya kamuflase datang dari diri kamu sendiri, maka sekarang suara berasal dari benda-benda sekitar kamu.

 

Kamuflasekan bau yang ditimbulkannya dengan wewangian dari parfummu.

Biar wangiii,,, via static2.businessinsider.com

Ini tips buat kamu yang ada di suatu ruangan dan gak bisa menghindari tragedi keluarnya angin. Dan beberapa detik kemudian kamu merasakan bau tak sedap muncul. Sebaiknya kamu membuat kamuflase untuk menutup bau yang ditimbulkan dengan wewangian yang kamu kantongi, seperti parfum. Akan lebih aman dibanding kamu gak sama sekali melakukan kamuflase tersebut.

Kalau lagi di kolam renang, coba mojok atau pura-pura gerak biar air di sekitar gak keliatan bergelembung.

Jangan diem kaya gini. Entar ketauan. via il4.picdn.net

Untuk sekali lagi, keinginan untuk membuang angin yang terjebak di dalam perut, bisa datang kapan pun dan di mana pun. Salah satunya ketika di dalam air, seperti kolam renang.

Kamu bisa menuju pojokan kolam, pura-pura istirahat dan ketika kamu rasa angin tersebut hendak keluar, buatlah air di sekitarmu bergerak. Entah menggunakan tangan, atau kaki, usahakan kamu jangan mengeluarkan angin tersebut sambil berdiam diri dan mematung.

Apabila kamu beridam diri, kemungkinan kamu ketauan lagi nyoba mengeluarkan sesuatu akan lebih besar daripada kamu melakukan gerakan yang aktif di dalam kolam air.

 

Di Indonesia, buang air di tempat umum secara terang-terangan memang dinilai gak sopan. Cukup norma sosial yang menghukumnya. Berbeda dengan sebuah negara di Afrika, Malawi. Di sana buang air sembarangan bisa berakhir dengan menginap di hotel prodeo. Ngeri, kan?

Makanya itu, kita perlu cara-cara yang lebih sopan dan banyak kamuflase supaya kentut kita gak diketahui banyak orang. Kamu punya cara sendiri dalam mengatasi keinginan buang air di tempat dan waktu yang gak tepar? Boleh banget berbagi dengan kita di kolom komentar.