Beberapa tahun belakangan ini muncul kalangan anak muda dari seluruh Indonesia dengan kostum kebesaran hitam bertuliskan My Trip My Adventure. Kalau kamu jomblo dan nggak punya TV wajar sih heran dengan fenomena ini. Kaos yang begitu laku di pasaran baik asli maupun KW ini sebenarnya adalah pengejawantahan dari boomingnya trend di dunia traveling yang diilhami dari acara TV yang ratingnya tinggi, My Trip My Adventure.

Acara yang selalu menyapa penonton layar kaca di tiap pagi kala weekend ini begitu digandrungi banyak anak muda. Sampai-sampai pemuda yang mengenakan kaos macam ini tak jarang kita temui, baik pas lagi traveling, ke mall maupun cuma di rumah saja. Nah, tapi ada beberapa alasan untuk kamu jangan sering-sering nonton My Trip My Adventure. Kenapa, hayo? Penasaran kan? Bacanya nggak usah tegang ya, have fun aja kok.

Simple sih, biar kamu nggak pengen pake kaos seperti ini. Toh udah banyak yang pakai, takutnya malah ketuker

Kalau kamu suka nonton MTMA pasti deh pengen beli kaos yang bertema serupa. Nah, padahal yang punya kaos itu udah banyak banget lho. Ntar kamu beli malah ketuker sama punya tetanggamu, Gaes. Hahaha. Dan apa serunya sih pake kaos yang semua orang pake. Lebih-lebih yang suka make kaos ini bukanlah traveler yang sebenernya melainkan ABG yang pengen eksis aja. Kamu bahkan bisa menemuinya di Mall atau di jalan-jalan. Bukan di tempat wisata atau puncak-puncak tertinggi. Trend seperti ini bisa melahirkan generasi alay traveler yang merasa jadi traveler hanya dengan mengenakan kaos. Duh.

Kamu jangan mudah terbuai angan dan mimpi. Traveling macam itu bisa bikin kamu mupeng nggak terkendali kalau emang nggak punya duit

Advertisement

Sederhananya sih, mereka yang jadi Host dan Crew MTMA dibayarin stasiun TV yang duitnya emang banyak. Ya wajar mereka mampu melakukan traveling mewah macam itu. Nah, kamu gimana? Kalau bokap nyokap tajir aja nggak masalah sih ya. Kalau nggak punya duit? Nggak bisa dipungkiri deh, abis nonton MTMA kamu pasti berangan-angan pengen ke destinasi impian yang tayang pada hari itu. Begitu terus tiap pekan sampai dirimu penuh angan yang nggak kesampaian.

Traveling sederhana dan wajar lah yang seharusnya kamu lakukan. Sesuai kemampuan kamu, nggak harus semewah itu

Angon kebo aja… via www.hipwee.com

Bukannya nggak boleh kamu pengen traveling seperti itu. Tenang, ada waktunya kok. Kebanyakan kamu yang suka nonton kan anak sekolah sampe kuliahan kan? Mungkin yang kuliahan bisa sesekali melakukannya. Lha kamu yang sekolah? Makanya kalau mau traveling, bikinlah yang sederhana dan ada dalam jangkauanmu. Nggak usah ribet dan jauh-jauh. Kan, esensi traveling seru itu bukan di mana destinasinya, tapi dengan siapa. Eeeaa. Kamu bisa ajak deh sahabat atau kekasih kamu buat jalan-jalan yang sederhana. Bahagia juga sederhana kan ya?

Indonesia Itu Indah, Kapan Kamu Ke Sini? Kata-kata ini kadang nggak sinkron sama attitude kamu yang kadang belum tahu aturan traveling yang benar

Indonesia Itu Indah via 3.bp.blogspot.com

Indonesia Itu Indah, Kapan Kamu Ke Sini?

Jujur aja kata-kata ini bisa jadi racun sih kalau didapatkan sama anak muda yang belum matang pikirannya. Dengan kalimat inilah orang mendaki tanpa persiapan. Dengan kalimat ini pulalah orang jalan-jalan dan menuliskannya di kertas yang ujungnya jadi sampah berserakan. Banyak yang pengen snorkeling tapi akhirnya menginjak-injak terumbu karang. Naik gunung buang sampah sembarangan dan doyan selfie nggak ketulungan. Trend ini bukan trend positif loh, malah justru jadi negative dikarenakan traveler pemula terlalu prematur buat jalan-jalan. Butuh edukasi dan tata perilaku yang baik juga kan?

Lalu hasilnya seperti ini…

sampah berserakan via 3.bp.blogspot.com

Terakhir, kalau kamu suka nonton MTMA tiap weekend trus kamu travelingnya kapan? Mau cuma nontonin traveler yang dibayar mahal aja?

MTMA via acara.co.id

Ya, kalau weekend kamu di rumah aja nonton MTMA, kamu mau jalan-jalannya kapan? Yaudah lah agendakan liburan yang disertai persiapan matang. Jangan sering-sering nonton MTMA, biar waktu weekend-mu bisa dihabiskan di desa lain, kota lain, pulau lain mungkin negara lain. Tontonlah MTMA via Youtube aja sih, ya. Hehehe.

Itu dia 5 alasan kenapa kamu jangan sering-sering nonton MTMA. Khawatirnya sih kamu cuman bisa angan-angan aja tapi justru nggak traveling dengan gaya kamu sendiri. Satu lagi, trend traveling yang tiba-tiba booming seperti ini kadang tidak terlalu bagus dikarenakan muncul pendaki atau traveler alay yang belum teredukasi dengan baik.

Hipwee nggak berniat negatif kok ke MTMA. Sebagai hiburan aja sih buat kamu semua. Semoga ke depan populasi traveler dan pendaki alay berkurang ya, Kawan!

Selamat berlibur, travelers!