Singapura seringkali jadi tujuan orang-orang Indonesia yang baru pertama kali ke luar negeri. Singapura memang dekat, bebas visa, budayanya pun masih familiar di kepala. Banyak juga kegiatan seru dan tempat-tempat bagus yang bisa kita kunjungi di sana.

Anggaran mungkin jadi satu-satunya hal yang masih jadi kendala. Memang sih, Singapura selalu masuk jajaran kota paling mahal di dunia. Tapi jangan khawatir! Kalau kamu tahu strategi yang tepat, liburan murah ke Singapura itu mungkin banget.

Nah, kali ini, Hipwee akan berbagi-bagi siasat bagaimana kamu bisa liburan murah ke Singapura. Dengan Rp. 1.500.000 saja, kamu sudah bisa menikmati 3 hari di Negeri Singa. Asal ingat: kalau mau murah, ya nggak bakal mudah.

1. Berhubung anggaranmu terbatas, pastikan kamu mendapat tiket berharga miring

Pastikan kamu mempersiapkan tiket pesawat dengan baik via www.hdwallpapersin.com

Pasar penerbangan yang kompetitif membuat maskapai-maskapai sering berlomba mengadakan promosi. Dengan sedikit perencanaan, kamu bisa kok mendapat tiket pesawat pulang-pergi di kisaran Rp. 500.000.

Advertisement

Pesanlah tiketmu dari jauh-jauh hari, kalau perlu 6-12 bulan sebelumnya. Harga tiket pesawat bisa berubah tiap menitnya. Memesan tiket secara mendadak adalah cara efektif untuk menghambur-hamburkan uang.

Kenalilah siklus promosi. Masa promosi akan berulang dari tahun ke tahun, biasanya mengikuti musim libur sekolah, tahun baru, atau hari-hari spesial seperti ulang tahun maskapai. Nah, disini lah pentingnya memesan tiket dari jauh-jauh hari.

Pesanlah tiket yang berangkat dan pulang di hari kerja. Hindari hari keberangkatan atau kepulangan di akhir pekan, karena harga tiket pada umumnya akan lebih mahal. Nggak apa-apa kok untuk pergi saat weekday. Toh kamu nggak perlu berminggu-minggu untuk menjelajahi seluruh Singapura. Penerbangan ke sana pun cuma makan waktu kurang lebih 2 jam.

Jangan senang dulu kalau sudah ketemu harga yang menggiurkan. Itu baru setengah jalan. Kamu harus cepat-cepat menyelesaikan proses pembayaran online. Ini nih yang biasanya justru buat deg-degan, karena waktumu sangat terbatas.

Agar proses pembayaranmu lancar, siapkanlah barang-barang yang pasti dibutuhkan — seperti paspor dan kartu kredit. Kalau perlu, bikin dulu profile di situs maskapai penerbangan yang ingin kamu gunakan supaya kamu nggak perlu lagi memasukkan datamu lagi untuk keperluan pembayaran. Pastikan kamu juga punya koneksi internet yang mumpuni untuk menghadapi perang online ini.

Jangan malas mencari tiket di situs maskapai ‘mahal’. Justru seringkali promosi dari maskapai-maskapai ini tidak diketahui banyak orang. Selain itu, jangan juga terbiasa mencari tiket PP. Kamu mungkin bisa dapat harga terendah untuk tiket keberangkatanmu, tapi seringkali harga tiket untuk tanggal-tanggal kepulanganmu akan tinggi. Coba deh cari tiket pulang dalam pencarian terpisah. Atau sekalian saja, pulang dengan maskapai lain?

2. Perjuanganmu Selanjutnya: Cari Penginapan Murah atau Gratis

Mungkin kamu mau mencoba couchsurfing? via 41.media.tumblr.com

Setelah dapat tiket murah, prioritasmu selanjutnya adalah mendapatkan penginapan. Kamar hotel yang super nyaman tidak akan bisa terjangkau dalam anggaran kita kali ini — kecuali kalau kamu tidak keberatan bermalam di daerah red district Geylang. Sebagai alternatifnya, ada 2 jenis penginapan yang bisa kamu coba:

Couchsurfing. Kamu bisa lho menginap gratis di Singapura walaupun gak punya teman atau saudara di sana. Bergabunglah dengan komunitas CouchSurfing, kamu bisa bertemu orang-orang dari seluruh dunia yang membuka rumahnya untuk pelancong secara cuma-cuma. Satu yang perlu kamu ingat: inti dari komunitas ini bukan gratisannya, melainkan jaringan pertemanannya. Jadi jangan lupa bawa buah tangan sebagai kenang-kenangan dari Indonesia untuk teman barumu.

Couchsurfing lebih sesuai untuk kamu yang bertualang sendiri. ‘Kan gak enak kalau harus numpang di rumah orang rame-rame?

Hostel. Kalau gak mau bermalam di rumah orang yang belum pernah kamu temui sebelumnya, pilihlah hostel. Dengan harga yang jauh di bawah tarif hotel di Singapura, kamu bisa bermalam hemat dan dapat sarapan gratis di pagi hari. Tapi memang konsep penginapan ini adalah sharing. Jadi kamu bakal berbagi kamar, kamar mandi, dan fasilitas lainnya dengan tamu-tamu lain. Kamu bisa menemukan hostel di hampir semua area di Singapura, dengan kisaran harga Rp. 100-300.000 per malamnya.

3. Mau Keliling-Keliling Ala Turis atau Penduduk Lokal?

Mau keliling ala turis atau penduduk lokal? via mothership.sg

Singapura adalah salah satu negara dengan sistem transportasi terbaik di dunia. Sistem mereka sudah terpadu, jadi kamu gak perlu khawatir kesasar! Yang perlu kamu pertimbangkan adalah kartu transportasi apa yang perlu kamu beli demi lebih menghemat uang. Silakan pilih: mau jalan-jalan ala turis, atau penduduk lokal?

A. Ala Turis

Mahal sih, tapi biaya depositonya bisa diambil lagi via www.thesingaporetouristpass.com.sg

Pemerintah Singapura punya Singapore Tourist Pass (STP) yang secara khusus diperuntukkan bagi turis mancanegara. Dengan kartu transportasi ini, kamu bisa naik bus dan kereta seenak jidat tiap harinya. Sayangnya, harga yang dipatok untuk kartu ini cukup tinggi. Apalagi kemungkinan besar biaya perjalanan kita tidak akan semahal harga kartu tersebut. Tapi jika kamu tertarik dengan kupon diskon dan penawaran yang ada di kartu tersebut, pilihan ini layak diperhitungkan.

B. Ala Penduduk Lokal

12 SGD= 115ribu Rupiah, kalau kurang tinggal top-up via mothership.sg

EZ-Link adalah kartu transportasi yang biasanya digunakan oleh penduduk lokal. Uang deposito kartu ini tidak dapat dikembalikan. Tapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dari STP, kartu ini akan lebih bersahabat dengan anggaranmu. Walaupun tidak ‘sementereng’ STP, kartu ini masih dapat digunakan untuk kereta khusus menuju Pulau Sentosa. Kartu ini juga memiliki masa berlaku selama 5 tahun. Jadi jika kamu ada rejeki, untuk kunjunganmu selanjutnya kamu tidak perlu membeli kartu transportasi lagi. Isi ulang saja kredit kartumu sesuai kebutuhan!

4. Walau Anggaranmu Terbatas, Ini Caranya Supaya Bisa Tetap Makan Enak!

Singapura adalah surga makanan. Pastikan kamu tetap bisa menikmati kelezatan dan keunikan kuliner Singapura walaupun dalam anggaran terbatas. Berikut adalah rekomendasi tempat-tempat makan yang patut kamu coba:

A. Hawker Center

Nasi Ayam khas Singapura yang bahkan direkomendasikan Anthony Bourdain di Maxwell Hawker Center. Harganya sekitar 6 SGD=50 Ribu via 1.bp.blogspot.com

Jika kamu ingin mencari makanan di Singapura, kata pertama yang harus muncul di pikiranmu adalah Hawker Center. Food court ala Singapura ini bisa menjadi ‘one stop food experience’. Harga makanannya juga lebih murah dibanding restoran.

Bagi orang Muslim, jangan takut mencoba makan di Hawker Center. Jika ada label sertifikasi halal di depan kios, berarti makanan di kios tersebut aman untuk kamu.

Ada satu hal penting yang perlu kamu ketahui jika ingin makan disini. Jangan pernah duduk di meja yang ada tisunya. Tisu digunakan sebagai penanda bahwa meja tersebut telah ada yang punya.

Itu bukan sampah atau tisu ketinggalan lho. Itu tandanya orang yang ‘punya’ kursi itu lagi ngantri makanan via www.thesmartlocal.com

B. ‘Little Indonesia’ di Singapura

Banyak orang Indonesia punya apartemen di bangunan yang terletak di jantung Orchard Road ini via i0.wp.com

Jika kamu tiba-tiba kangen sama ayam penyet, pergi saja ke Lucky Plaza. Di lantai basement-nya terdapat food court dengan pilihan makanan yang cukup bervariasi, dan paling penting harga miring! Kamu juga pasti bakal merasa seperti di rumah karena tempat ini adalah ‘markas’ orang Indonesia di Singapura.

5. Bisa kemana aja ya di Singapura tanpa harus keluar uang?

Jika dengan anggaran Rp. 1.500.000 Universal Studio dan Singapore Flyer masih menjadi tujuan utamamu, kamu harus puasa sepanjang perjalananmu di Singapura. Namun untungnya, masih banyak tempat dan atraksi menarik lain yang bisa kamu kunjungi di negeri ini tanpa harus mengencangkan ikat pinggangmu.

A. Berjalanlah dengan kameramu

Gak usah malu-malu, kapan lagi coba! via DokumentasiPribadi

Kamu harus mencoba menjadi pejalan kaki di Singapura. Nikmati udara yang bersih dan jalanan khusus pejalan kakinya yang lebar. Ini jarang lho kita temui lho, di Indonesia.

Terlebih lagi, terdapat banyak tujuan wisata yang saling berdekatan satu sama lain. Sempatkanlah waktu untuk berjalan-jalan sepanjang sungai di dekat taman Merlion. Selain patung Merlion, di wilayah tersebut kamu juga dapat menemui Esplanade, Jembatan Cavenagh, patung pendiri Singapura Sir Thomas Raffles, berbagai museum, dan taman kota. Jangan lupa juga untuk berfoto ala-ala turis — lha emang kamu turis? Memori adalah suvenir terpenting yang bisa kamu dapat dari sebuah perjalanan. Gratis, lagi!

B. Cari Acara Gratisan

Sering ada konser gratis juga lho di Singapore Botanical Garden via upload.wikimedia.org

Jika kamu berkunjung ke sebuah negara, carilah tempat atau pertunjukan yang dapat kamu kunjungi dengan gratis. Pertama, kamu bisa masuk dan menikmati keindahan alam di Singapore Botanical Garden secara cuma-cuma. Kamu bisa juga melihat pertunjukan ‘Song of the Sea’ di Marina Bay, gratis:

Song of the Sea di Marina Bay, gratis! via fenellasamano.wordpress.com

Kunjungilah situs pariwisata pemerintah Singapura untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai program, festival, atau penawaran khusus untuk turis mancanegara. Program seperti tur gratis atau festival seringkali diadakan untuk mendorong perkembangan pariwisata. Jadilah turis yang pintar, dan jangan sia-siakan kesempatan tersebut.

C. Berlama-lamalah di Bandara Changi

Bukan tanpa alasan Changi Airport terpilih sebagai bandara terbaik dunia DI tahun 2014. Kamu akan kaget dengan hal-hal yang dapat kamu lakukan di bandara tersebut tanpa harus mengeluarkan uang sedikit pun. Jadi, pastikan kamu memiliki waktu lebih sebelum penerbanganmu kembali ke Indonesia.

Tonton film-film baru secara cuma-cuma kapan aja via jetsetters.co.in

Atau kalau kamu punya 10 SGD lagi untuk dibelanjakan di bandara, jangan buang struknya! Pakai struk itu sehingga kamu bisa main ini secara cuma-cuma…

Kamu bisa berseluncur di arena seluncuran paling tinggi yang dimiliki sebuah bandara. Yah…mungkin gara-gara gak ada bandara lain di dunia yang kepikiran membangun arena seluncuran, sih.

6. Jangan lupakan orang-orang di rumah!

Walaupun Singapura terkenal sebagai surga belanjanya ibu-ibu pejabat, petualang kere seperti kita ini juga masih bisa bawa pulang oleh-oleh kok. Syaratnya, belanja saja di:

A. Bugis Street

Walaupun tulisannya udah diskon, jangan lupa nawar! via www.airticketonsale.com

Di Bugis Street, kamu bisa memaksimalkan 10 SGD terakhir yang kamu miliki. Mau oleh-oleh klasik seperti gantungan kunci dan T-Shirt atau mainan ‘nakal’ dari sex shop yang tersebar di sana, kamu pasti bisa menemukan buah tangan yang berkesan.

B. Mustafa Center

Buka 24 Jam!! via upload.wikimedia.org

Pusat perbelanjaan yang buka 24 jam di daerah Little India ini jadi serbuan baik warga lokal maupun turis mancanegara karena harganya yang grosiran. Di sana kamu bisa menemukan semua barang, dari jam Rolex palsu sampai bumbu dapur.

Mungkin yang bisa jadi pilihanmu adalah cokelat. Mustafa Center memiliki pilihan coklat yang sangat bervariasi, dari yang bermerek sampai yang bentuknya aneh-aneh. Semua dijual dengan harga murah!

Berlorong-lorong coklat dan snack-snack lain di Mustafa Center via 1.bp.blogspot.com

Nah, kalau kamu bakal melancong ke Singapura selama 3 hari, rincian pengeluaranmu kira-kira :

Tiket pesawat : Rp. 500.000

Penginapan : Rp. 300.000

Ez-Link : Rp. 120.000

Makan 4 kali (sarapan gratis) : Rp. 200.000

Total : Rp. 1.120.000, sisanya bisa untuk oleh-oleh.

Dengan strategi yang Hipwee bagi-bagi di atas, siapa saja bisa bertualang ke Singapura dengan Rp. 1.500.000. Jadi, gimana? Sudah siapkan paspormu?