Ini Dia 3 Konten Kreator Terbaik Hipwee Bulan Desember 2021. Selamat!

Siapa saja ya kontributor terbaik bulan Desember 2021?

“Kita tidak akan pernah tahu sebelum mencobanya”

Percaya dengan kalimat tersebut?
Ya! Segala sesuatu memang terasa bingung, memusingkan dan susah rasanya jika kita belum mencobanya. Bayang-bayang akan gagal di tengah jalan, merasa bosan dan jenuh terus membayangi.
Tapi kalau kita tidak pernah mencobanya bagaimana akan tahu hasilnya, bukan?

Seperti 3 kreator terbaik kita kali ini, mereka tak henti mencoba dan terus mengembangkan dirinya.
Setiap bulan, Hipwee akan memilih konten kreator terbaik yang berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee. Nah, berikut ini adalah ketiga orang beruntung yang berhasil menyandang gelar sebagai Konten Kreator Terbaik Hipwee Bulan Desember 2021. Siapa aja mereka?

Ivan Rifky Hendrawan, menulis bagaikan terapi. Selalu ada cerita dan makna dibaliknya~

Ada cerita di balik sebuah nama. Bagi laki-laki kelahiran bulan Mei silam, namanya ternyata memiliki penuh arti yang mendalam. Nama Ivan sendiri berasal bahasa Latin yang kemungkinan besar merujuk kepada Dewi Maia, Dewi Mala Majesta sendiri adalah seorang Dewa Musim Semi. Sementara dalam bahasa Indonesia, Ivan memiliki arti spiritual, mistik, kepercayaan pada roh, akan tetapi dalam bahasa karakteristik artinya penuh inspirasi dan mandiri.

Saat ini Ivan sedang meneruskan pendidikan Pasca Sarjana di salah satu Universitas di Yogyakarta, disamping kuliah Ivan juga bekerja di bagian marketing di salah satu perusahaan konveksi di Yogyakarta. Bagi Ivan, Yogyakarta adalah ternyaman kedua setelah Temanggung. Menulis adalah sebuah karya atau isi hati tentang apa yang dirasakan, dimana isi hati itu tersampaikan di kalangan public dengan bahasa yang menarik dan kekinian. Baginya menulis adalah terapi alami dikala penat menghadapi bahasa pemrograman PHP dan Python. Selalu ada cerita dibalik tulisan, selalu ada makna dibalik sebuah baris kata.

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Riza Dwi Febrianti, Menulis menciptakan keabadian

Riza Dwi Febrianti atau kerap disapa Riza. Merupakan mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selama di perkuliahan Riza pernah menjuarai beberapa lomba, diantaranya Juara 2 lomba video pembelajaran tingkat nasional yang diadakan oleh UNESA pada 2020, dan Juara 2 lomba memasak tingkat nasional yang diadakan oleh Unit Kegiatan Kerohanian Agama Islam (UKKI) UNESA pada 2021.

Selain mengikuti lomba, Riza juga mencoba untuk aktif menulis. Baginya dunia menulis ini merupakan suatu hal yang baru, karena dulu ia beranggapan bahwa menulis adalah sesuatu yang sulit dan membosankan. Tapi karena tugas kuliah, membuatnya harus terpaksa melakukannya.

Paksaan tersebut ternyata dapat merubah prasangka buruk dalam pikirannya tentang menulis. Dunia menulis bukanlah dunia seram seperti yang Riza bayangkan. Pada kenyataannya menulis merupakan hal menyenangkan yang dapat memberikan kebahagiaan tersendiri sekaligus kecanduan pada saat melakukannya.

Dengan menulis kita dapat menuangkan segala hal yang ingin kita ceritakan atau ungkapkan dan berbagi hal-hal yang dapat bermanfaat. Selain karena memberikan kebahagiaan, dapat menuangkan dan mengungkapkan perasaan, serta dapat membuat diri saya menjadi lebih produktif dan bermanfaat bagi orang lain, tujuan lain saya menulis adalah untuk menciptakan keabadian. Saya percaya di dunia ini manusia tidak ada yang abadi, tapi tidak dengan tulisan. Karena tulisan akan selalu abadi meskipun penulisnya sudah tidak dapat memegang pena lagi.

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Andina, Tulisan bisa menjadi ‘penyelamat’ bagi diri sendiri dan orang lain

Dina adalah seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi di salah satu Universitas di Jawa Barat. Banyak yang penasaran kenapa nama pena yang ia gunakan adalah DINASAURUS. Menurutnya, nggak ada yang spesial, hanya karena Dinosaurus lucu dan panggilan Namanya adalah Dina, jadilah Dinasaurus.

Menulis, awalnya bukan salah satu hal yang Dina sukai. Bahkan ketika masih sekolah, Dina selalu mendapat nilai jelek untuk pelajaran yang mengharuskannya untuk menulis bebas. Dina pernah mengatakan bahwa sampai kapanpun ia tidak akan menjadi seorang penulis. Intinya, menulis bukanlah suatu hal yang bisa ia lakukan.

Beranjak dewasa, Dina memasuki fase “pencarian jati diri”. Fase dimana ia mencari tujuan hidup dan mencari apa yang sebenarnya aku sukai. Ketika itu pula, drama korea It’s Okay Not to be Okay yang dibintangi Seo Ye ji tayang. Dalam drama itu diceritakan bahwa Seo Yea ji yang berperan sebagai Ko Moon young adalah seorang penulis yang disukai publik. Dina melihat bahwa apa yang ditulis oleh seorang penulis ternyata bisa menyampaikan berbagai pesan dan menghibur para pembacanya. Saat itu pula Dina tertarik untuk mulai menulis dan berkeinginan untuk menjadi seorang penulis, ya walaupun tak tau ingin nulis apa.

Setelah menemukan minat menjadi penulis, tahap berikutnya yang ia lalui adalah tahap dimana ia tak tahu harus mulai dari mana, menulis apa, dan dipublish dimana. Sampai ketika ia berpikiran untuk menyerah menjadi penulis, nggak sengaja ia lihat postingan lomba menulis yang diadakan oleh Hipwee dengan tema Kpop.

K-pop adalah comfort zone yang sudah menemani hari-harinya sejak tahun 2009, ;masa iya aku nggak ikutan’, pikirnya. Seketika Dina sadar kalau itu adalah kesempatan emas yang nggak akan datang dua kali. Apapun hasilnya, yang penting ikutan dulu deh, seengganya 1-2 orang bakalan ada yang baca tulisannya. Tapi ternyata, Dina memenangkan posisi utama dari lomba itu. Dari situlah ia berpikir mungkin memang inilah jalannya, jadi penulis.

Walaupun memang mengutak-atik otak agar bisa menghasilkan rangkaian kata yang indah, rapi, dan mudah dimengerti sama orang itu tidak mudah. Tapi jika boleh aku sebutkan satu hal yang sangat minim kerugian dan banyak manfaat di dunia ini selain beribadah dan berdoa, itu adalah menulis. Jadi, buat yang masih ragu-ragu buat menulis, coba aja dulu! Karena apa yang kita tulis, bisa jadi itu penyelamat bagi orang lain yang membutuhkan. Terima kasih 🙏 Sukses selalu tim Hipwee dan Hipwee Community!

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Ayo Menulis!
Nah, mau seperti mereka juga? Ayo tulis dan buat artikelmu dengan klik “Tulis Artikel” di pojok kanan atas halaman Hipwee, jangan lupa untuk menyebarkannya di sosial media kalian ya, supaya kamu dapat menginspirasi anak muda Indonesia lebih dan lebih lagi. Karena setiap bulannya Hipwee akan memilih kontributor-kontributor terbaik untuk Hipwee ulas dan akan kita kirimkan kejutan ke rumahmu.

Kunjungi Pusat Bantuan Hipwee

Tim Dalam Artikel Ini