Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Mangli Dibuka Kembali. Prokes Jangan Sampai Kendor!

Jalur pendakian Gunung Sumbing via Mangli sudah dibuka

Pandemi Covid-19 di Indonesia memang memengaruhi berbagai sektor dalam kehidupan kita, salah satunya adalah pariwisata. Anjuran di rumah saja dan menghindari kerumunan tentunya membuat banyak dari penyedia wisata memutuskan untuk menutup sementara objek wisata maupun jalur-jalur pendakian. Hal ini demi menghindari risiko penularan covid yang bisa membahayakan nyawa.

Melihat kasus covid yang kini sudah mulai landai beberapa pihak pengelola wisata mulai membuka lagi usahanya. Kabar baik bagi SoHip yang senang naik gunung karena kini jalur pendakian Gunung Sumbing via Mangli sudah mulai dibuka kembali. Jalur resmi dibuka kembali pada 27 September 2021.

Pendakian Sumbing via mangli sudah dibuka, tapi maksimal 200 orang saja~

Di akun instagram resminya pihak pengelola jalur Mangli menjelaskan beberapa persayaratan yang harus dipatuhi oleh para calon-calon pendaki.

Pertama, pendaftaran pendakian bisa dilakukan langsung di basecamp. Tetap mematuhi prokes, pihak pengelola menetapkan bahwa kuota pendaki hanya 25 persen atau sekitar 200 pendaki saja per hari.

Selanjutnya Registrasi pendakian dilayani pukul 7.30 – 21.30 WIB
Biayanya registrasi: Rp15.000, ditambah fasilitas Rp10.000.
Biaya parkir: Rp 10.000 untuk motor dan Rp 40.000 untuk mobil

Seperti pendakian pada umumnya, pendaki diizinkan untuk mendaki hingga puncak. Tetapi batas berkemah hanya boleh sampai pos 3 karena sedang ada proses perbaikan dan rehabilitasi di pos 4.

Walaupun di alam terbuka, tetap patuhi prokes dan surat vaksin jangan sampai lupa.

Dituliskan di edaran resminya bahwa para pendaki diharuskan untuk tetap mematuhi prokers selama di basecamp, hal ini meliputi jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan.

Setiap pendaki Gunung Sumbing juga diwajibkan membawa kartu identitas asli. Identitas bisa berupa KTP, SIM, maupun Kartu Pelajar. Tak lupa wajib membawa surat keterangan sehat dari puskesmas maupun klink kesehatan dari daerah asal atau menunjukkan sertifikat vaksin dosis ke-2.

Gunung Sumbing sangat indah jangan sampai kita melanggar aturan-aturan ini ya!

Keindahan Gunung Sumbing tentunya harus kita rawat bersama, jangan sampai kita malah berperan dalam merusak keindahan tersebut. Nah untuk mencegah hal semacam itu, maka dari pihak pengelola Gunung Sumbing juga menetapkan beberapa larangan yang wajib banget SoHip patuhi saat akan mendaki ke sana.

Pertama, dilarang membawa tisu basah, minuman beralkohol, alat vandalisme seperti spidol atau barang sejenis, dan pengeras suara. Pendaki tidak boleh mendirikan tenda di jalur pendakian. Selain itu pendaki juga dilarang membawa senjata tajam dengan panjang bilah melebihi 15 sentimeter, kecuali pisau dapur. Mereka juga tidak boleh buang air di sungai atau di dekat sungai.

Pendaki tidak boleh mengambil jalur di luar yang sudah ditetapkan. Dilarang merusak, apalagi menebang tanaman yang berada di area Gunung Sumbing. Permasalahan penting selanjutnya adalah perihal sampah. Para pendaki dilarang keras meninggalkan sampah di gunung, mereka harus membawa sampah mereka turun.

Aturan tersebut juga menyatakan bahwa pendaki yang ketahuan naik tanpa izin pengelola akan mendapatkan denda 10x lipat harga tiket.

Selain dari Mangli kamu juga bisa mendaki Gunung Sumbing lewat jalur-jalur lain, tapi pastikan jalur yang kamu pilih sudah dibuka terlebih dahulu ya!

Ungkapan banyak jalan menuju puncak memang benar adanya. Untuk mendaki Gunung Sumbing terdapat anyak jalur yang bisa dilewati, tapi pastikan mereka sudah buka terlebih dahulu ya! Beberapa diantaranya yakni:

  • Garung, Jalur ini ada di Desa Garung, Wonosobo.
  • Bowongso, masih di wilayah Wonosobo, tepatnya sebelah barat Gunung Sumbing.
  • Batursari, Jalur ini masuk ke wilayah Temanggung.
  • Sipetung, Berada di Temanggung, dekat dengan jalur Garung dan Batursari.
  • Banaran atau East Route, di sebelah timur Gunung Sumbing, Temanggung.
  • Butuh Kaliangkrik, tepatnya di selatan Gunung Sumbing dan masuk ke wilayah Magelang.
  • Mangli Kaliangkrik, Berada di tenggara Gunung Sumbing, Magelan.
  • Gajah Mungkur, lokasi ada di barat daya Gunung Sumbing dan sebelah kanan jalur Bowongso, Wonosobo.

Bagi SoHip yang hobi naik-naik ke puncak gunung, mendaki Sumbing via Mangli bisa banget nih jadi agenda pendakian selanjutnya. Tapi tetap jaga diri dan kesehatan ya!

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.