3 Nama yang Jadi Kontributor Terbaik Bulan November. Siapa Sajakah Mereka? Intip Profilnya Yuk!

Melalui tulisan yang bermanfaat kita bisa memberikan satu kebaikan untuk sesama.

Bagi beberapa orang, menulis adalah ajang untuk saling berbagi pikiran. Ada juga yang bilang bahwa menulis bisa jadi sarana untuk meluapkan keresahan. Namun, tidak sedikit pula yang terang-terangan mengakui bahwa dengan menulis, ia bisa lebih mengenal dirinya sendiri dengan baik.

Advertisement

Karena alasan-alasan tersebut, Hipwee hadir sebagai wadah untuk menulis bagi mereka yang sedang dilanda keresahan dan kegundahan. Tulisan yang masuk umumnya berkisah tentang kehidupan sehari-hari. Mulai dari kisah cinta, hubungan anak dengan orang tua, motivasi pendidikan dan kerja, berdamai dengan diri sendiri hingga hubungan pertemenan. Hampir semua kisah ditulis berdasarkan pengalaman pribadi.

Setiap bulan, Hipwee akan memilih kontributor terbaik yang berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee. Nah, berikut ini adalah ketiga orang beruntung yang berhasil menyandang gelar sebagai Kontributor Terbaik Hipwee Bulan Oktober 2019. Siapa aja mereka?

Nur Ichfani Oktoria, seorang accountant yang suka mencoba hal-hal baru

Perempuan asal Jakarta ini sehari-hari disibukkan dengan suara printer dan dering telepon. Meski melelahkan dan kadang-kadang menjenuhkan, ia selalu menyempatkan diri untuk menulis agar bisa menyelami dirinya sendiri tanpa tekanan apapun. Dengan tulisan, ia bisa menciptakan karya-karya kecil yang dapat dikenang. Selain itu, menulis juga bisa melatih kreativitas dirinya.

Di samping menulis, Nur juga suka mencoba hal-hal baru, entah itu kegiatan komunitas, destinasi liburan atau apapun yang bisa memberikan dampak positif ke sesama dan memberikan inspirasi untuk melakukan kebaikan. Baginya, menulis juga termasuk kebaikan karena ia bisa berbagi banyak hal dengan orang lain, sehingga mereka yang juga mengalami tidak merasa sendirian.

Mencoba mengimbangi kerja otak kiri untuk berkerja dan otak kanan dengan menulis, membuat aku bisa berekspresi bahwa setiap hal kecil yang kita bagikan ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain. Menulis bisa membuatku belajar untuk bisa mengerti orang lain, karena melalui kata kata kita juga bisa berkomunikasi dengan hati ke hati.

Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Dhita Novebrin Nidia, lulusan ilmu politik yang menulis untuk menuangkan kegelisahan

Setiap harinya, perempuan kelahiran Medan ini disibukkan dengan pekerjaannya sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan di Jakarta. Sejak dulu, ia sudah menyukai dunia tulis menulis yang dibuktikan dengan puisi-puisi melankolis bikinannya. Meksipun demikian, ia baru memberanikan dirinya untuk menulis ke publik setelah ia bekerja.
Menurutnya, menulis adalah kegiatan yang menyenangkan. Ia mengaku termasuk orang yang susah mengutarakan sesuatu, sehingga dengan menulis ia bisa menumpahnya semuanya.
Advertisement
Aku bersyukur bisa kenal Hipwee, jadi tujuan untuk merangkul banyak orang dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat bisa tersalurkan dengan mudah. Hal yang paling aku syukuri adalah ketika tulisanku dibagikan, itu tandanya pembaca bisa menemukan manfaat dari tulisanku. Nah, semakin banyak yang membaca dan menemukan manfaat di dalamnya, maka semakin berkah dan berpahala.
Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Qonit Arifah, pecinta novel bucin yang suka menulis kisah cinta

Perempuan penyuka kisah romansa ini dulunya adalah penikmat senja, sendu, dan kopi. Namun sekarang sudah tidak lagi. Ia kini ingin menjadi penikmat silaunya matahari pagi dan sejuknya udara pegunungan saja. Bertahun-tahun ia menekuni dunia kepenulisan, tetapi di usianya yang ke-25, ia baru merasa tulisannya layak untuk dipublikasikan.
Ia menulis untuk meluapkan apapun yang tak bisa tersampaikan melalui ucapan. Ia menulis bukan untuk orang lain, melainkan menujukkan tulisan itu untuk dirinya sendiri. Ia mencoba mengingatkan dirinya sendiri melalui tulisan yang bisa dibaca oleh khalayak banyak, agar ia tidak pernah lupa bahwa ia pernah mengatakan hal tersebut pada dirinya sendiri.
Menulis adalah salah satu media bagiku untuk menasehati diriku sendiri. Tak ada keinginan untuk menggurui sama sekali, hanya ingin berkata pada diriku sendiri bahwa itulah kenyataannya.
Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Ayo Menulis!

Nah, mau seperti mereka juga? Ayo tulis dan buat artikelmu dengan klik “Tulis Artikel” di pojok kanan atas halaman Hipwee, jangan lupa untuk menyebarkannya di sosial media kalian ya, supaya kamu dapat menginspirasi anak muda Indonesia lebih dan lebih lagi. Karena setiap bulannya Hipwee akan memilih kontributor-kontributor terbaik untuk Hipwee ulas dan akan kita kirimkan kejutan ke rumahmu.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE