Yuk Simak Cerita dari Konten Kreator Terbaik Bulan November 2021 Ini!

Coba intip dulu siapa aja yang berhasil masuk konten kreator November 2021 ini. Siapa tahu ada cerita mereka yang menginspirasi kamu~

Setiap tulisan maupun karya memiliki kekuatannya tersendiri. Kekuatan bagi si pembuat maupun yang menikmati karyanya. Dengan membuat karya seseorang bisa lebih mengenal dirinya sendiri berdamai dengan setiap masalah atau keadaan yang berkecamuk dari dalam diri. Buat kamu yang saat ini sedang dalam proses mengenali diri, mari lanjutkan prosesmu dan carilah lingkungan yang mendukung prosesmu ini.

Bersama Hipwee Creator Community, prosesmu akan sangat terbantu dengan hadirnya ekosistem yang saling menguatkan, dan berbagi satu sama lain dan tentunya sebagai wadahmu untuk berkembang. Setiap bulan, Hipwee akan memilih konten kreator terbaik yang berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee. Nah, berikut ini adalah ketiga orang beruntung yang berhasil menyandang gelar sebagai Konten Kreator Terbaik Hipwee Bulan November  2021. Siapa aja mereka?

Bima Prastya Handawi, Menulis Tak Hanya Self Therapy Tapi Juga Berbagi Manfaat Bagi Sesama

Bima Prastya Handawi merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi bidang studi Public Relations dari salah satu Universitas swasta di Yogyakarta. Selama tiga tahun ia pernah bekerja sebagai Scriptwriter untuk sebuah Studio Animasi di Jogja. Dan saat ini aktif sebagai content writer freelance. Bima mengenal Hipwee sebenarnya belum lama ini, sekitar akhir Oktober 2021 berawal dari ketidaksengajaan yang berujung nagih untuk terus menulis di Hipwee Community.

Ia mengawali kegiatan menulis dimulai dari SD, waktu itu hanya buat nulis-nulis cerpen karena terinspirasi dari bacaan majalah anak, kemudian masuk SMP ia berhenti menulis dan lebih aktif menggambar kartun yang gloomy karena saat itu kesehatan mentalnya mulai menunjukkan tanda-tanda jika sedang tidak baik-baik saja. Gangguan cemas berlebih, serangan panik dan halusinasi dari suara-suara yang berisik menganggu kehidupan Bima selama tiga tahun, dan puncaknya ketika masuk SMA, semakin parah dengan depresi dan mulai muncul gangguan halusinasi visual  yang tidak masuk akal.

Lalu masuk SMA, Bima mulai kembali bangkit dan menulis lagi untuk mengalihkan bayangan dan suara-suara yang mengganggu, hingga kemudian saya berhasil lulus kuliah meski sedikit tertunda karena struggle itu, tapi berkat dampingan istrinya, perjuangan Bima melawan mental disorder nggak pernah berhenti.

“Saya akan terus menulis, bukan hanya buat self therapy ke diri saya sendiri, tapi saya ingin berbagi manfaat ke banyak orang di luar sana, karena saya yakin tulisan adalah tonggak peradaban, semakin banyak kita menulis hal-hal positif maka semakin banyak kita berperan membawa perubahan dunia ke arah yang lebih baik.”

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Era Chori Christina, Tulisan adalah penguat diri sendiri dan juga orang lain

Era Chori Christina yang dipanggil Era ini suka bingung saat ditanya apa tujuannya membuat konten. Karena menjadi seorang penulis di lingkungannya apalagi menjadi content creator, sepertinya menjadi hal yang aneh untuk dilakukan. Lantas, apakah ia akan berhenti? Tidak baginya, karena hidup hanya sekali. Masa muda juga cuma sekali. Era sadar, aku butuh orang lain untuk menegurku jika ia salah, memelukku jika ia terluka. Maka dari itu, setiap tulisan atau konten yang kubuat, ada harapan yang terselip di dalamnya: bahwa setiap kita bisa merasa saling memiliki satu sama lain; kita tidak sendirian. Ada kalimat yang menenangkan di setiap tulisan atau konten yang kita buat untuk menguatkan.

“Untuk setiap content creator hipwee di manapun berada, setiap konten yang kalian buat sangatlah berharga. Di luar sana banyak orang-orang yang terinspirasi bahkan menunggu setiap kontenmu. Orang lain yang tidak sepaham dengan hobi atau pekerjaan kita memang banyak. Tapi, kita harus selalu ingat, sudah berapa banyak juga orang yang bersyukur karena apa yang kita lakukan.”

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Aleksius Frederikus Jumpar, Menulis dapat mempertajam kecerdasan dan memperluas jejaring

Hari-hari Erik bekerja sebagai guru SD. Ia menjadikan tulisan sebagai medium mempertajam kecerdasan dan mengasah ketelitian. Di dalam tulisan yang ia tulis, ia juga menggunakannya sebagai jalan memperluas jejaring, apalagi di Hipwee ada banyak hal yang bisa didapat dengan menulis di portal keren kebanggaan anak muda Nusantara ini.

Sampai sekarang sudah banyak karya dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui karyanya, kamu bisa klik di sini.

Yuk, Bagikan Karya dan Kreasimu!

Nah, mau seperti mereka juga? Ayo tulis dan buat artikelmu dengan klik “Tulis Artikel” di pojok kanan atas halaman Hipwee, jangan lupa untuk menyebarkannya di media sosial kalian ya, supaya kamu dapat menginspirasi anak muda Indonesia lebih dan lebih lagi. Atau kamu juga bisa posting karyamu berupa video, gambar, audio di Instagram dan tag @hipweecommunity. Karena setiap bulannya Hipwee akan memilih konten kreator terbaik untuk Hipwee ulas dan akan kita kirimkan kejutan ke rumahmu.

Tim Dalam Artikel Ini