• 5 Juni 2019

Berinteraksi dengan alam untuk kita kenali dan nikmati selalu memberikan rasa damai. Sehingga menghadirkannya dengan kualitas yang sama untuk generasi mengetuk kesadaran kita untuk melakukan perlindungan terhadap alam.
United Nation Climate Change Conference Bali 2007 menyepakati ambang batas kerusakan atmosfer kita di angka maksimal 400, meskipun di 2019 ini telah mencapai angka 419 yang artinya kita hidup diatas ambang batas yang disepakati. Bagaimana besok? Lusa? Dan dimasa datang? Salah satu pakar lingkungan dalam conference tersebut mengatakan bahkan apabila semua infrastruktur diratakan dan hutan dihidupkan kembali, kita tidak bisa serta merta menurunkan angka kerusakan atmosfer menjadi 0. Pertanyaannya sekarang, mampukah kita melakukan itu semua?

Ada kata-kata bijak No One is Too small to Make a Difference, sehingga dalam menangani kerusakan lingkungan justru kita tidak butuh beberapa orang melakukan milyaran hal untuk recovery lingkungan dengan sempurna, namun kita butuh milyaran orang melakukan perbaikan lingkungan sesuai dengan kemampuan mereka secara konsisten.

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

Merokok mengurangi hak kesehatanmu dan keluargamu

Menjaga kualitas lingkungan dan kualitas hidup manusia dapat dimulai dari hal yang paling sederhana seperti tidak merokok. Asap rokok serta bahan yang terkandung di dalamnya memiliki efek yang dapat menurunkan kualitas hidup manusia dan mencemari udara. Dalam rangka menjaga kualitas udara bagi kesehatan manusia, baik jika tidak merokok saat berada ditempat umum atau di ruangan tertutup. Hal ini karena zat-zat berbahaya dari rokok dapat bercampur dengan udara dan dapat mengakibatkan sesak napas pada orang lain. Namun, akan lebih baik jika berhenti merokok untuk kesehatan pribadi dan orang di sekitar kita, selain karena perokok dapat dikenakan pasal pidana merokok di tempat umum.

Advertisement

Gunakan listrik secara bijak

AC sebagai alat penyejuk ruangan hendaknya digunakan dengan efektif dan efisien. Bahan freon di dalam AC mengakibatkan penipisan lapisan ozon dan dampak kerusakan lingkungan lainnya. Sebagian besar pembangkit tenaga listrik saat ini masih menggunakan energi tidak terbarukan seperti bahan bakar fosil sehingga baik jika mulai dikurangi penggunaannya. Semakin banyak penggunaan bahan bakar fosil juga dapat mengakibatkan penipisan lapisan ozon. Akibat dari penipisan ozon dapat menyebabkan kanker kulit dan global warming.

Mematikan listrik jika tidak digunakan harus mulai dilakukan, selain karena biaya listrik yang makin tinggi, saat kita menghemat penggunaan listrik atau memakai listrik seperlunya, pengeluaran kita tidak akan habis untuk membayar listrik sehingga dana yang tersisa dapat digunakan untuk keperluan lain atau ditabung, seperti pepatah hemat pangkal kaya.

Tingkatkan penggunaan transportasi umum

Menggunakan transportasi umum dan transportasi ramah lingkungan seharusnya menjadi pilihan bagi kita, penggunaan transportasi pribadi yang terlalu banyak jumlahnya menimbulkan polusi dari hasil gas buang pembakaran BBM. Mengurangi polusi salah satunya adalah menggunakan transportasi yang ramah lingkungan seperti bersepeda dan berjalan kaki. Selain tidak menghasilkan polusi udara, bersepeda dan berjalan kaki dapat menghemat biaya dan meningkatkan kualitas hidup karena berolahraga membuat badan lebih sehat.

Advertisement

Perbanyak zona pori-pori udaramu dengan bercocok tanam di rumah

Menanam tanaman di lingkungan rumah dapat menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan alam yang asri dan segar. Laju penggundulan hutan tidak diimbangi dengan penanaman baru sehingga agen alami yang mampu menyaring polusi udara menjadi berkurang dan dapat berpengaruh pada terganggunya kesehatan manusia terutama sistem pernapasan. Tumbuhan adalah agen hayati yang memiliki fungsi menyaring udara dan zat-zat merugikan. Kita dapat membawa agen hayati yang memiliki fungsi baik ke sekitar kita. Ada bermacam tanaman indah yang dapat menjadi dekorasi sekaligus memiliki fungsi sebagai filter udara. Beberapa tanaman yang umum ditemui dan mudah didapatkan di Indonesia adalah:

• Bunga krisan yang mampu menyerap zat ammonia, benzena, formalin, xylene
• Palem kuning mampu menyerap zat trikloretin, formaldeyhde, vylene, karbon monooksida, ammonia
• Bunga lili mampu menyerap zat benzena, alcohol, aseton, formaldehyde
• Tanaman sri rejeki menyerap zat benzene dan formaldehyde
• Lidah buaya menyerap zat formaldehyde

Demikian beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk membantu meningkatkan kualitas udara yang juga berdampak terhadap kualitas hidup kita. Mari kita mulai dari diri sendiri untuk menjadi agen perubahan supaya terjadi perubahan lebih besar bagi lingkungan dan manusia secara umum.

Bijaksana memperlakukan sampah dan limbah

Kehidupan masa kini tidak dapat dilepaskan dari sampah. Hampir semua aktifitas manusia akan meghasilkan sampah. Beberapa jenis sampah yang kita buang memerlukan waktu tidak sedikit untuk terurai secara alami. Mulai dari kertas dan tissue yang memerlukan waktu beberapa minggu, filter rokok, tas plastic dan nilon yang memerlukan satu hingga beberapa puluh tahun untuk terurai hingga beberapa jenis barang seperti dan kaleng, botol plastik dan botol kaca yang memerlukan puluhan hingga ribuan tahun untuk terurai. Dari berbagai sampah yang kita hasilkan, stereofoam adalah sampah yang tidak dapat terurai selamnya.

Langkah mudahnya adalah:

• Menghemat penggunaan air
• Menampung air hujan
• Kurangi konsumsi minuman dalam plastik kemasan
• Pilah sampah sesuai kategori
• Ganti tissue dengan saputangan, pembalut dengan kain, pampers dengan popok
• Gunakan tas kain
• Kurangi penggunaan kertas sekali pakai
• Kurangi penggunaan plastic sekali pakai
• Jangan gunakan Styrofoam

Sebagai manusia yang dibekali dengan kebijaksanaan, baik jika kita selalu menyadari dan memikirkan sampah yang akan dihasilkan dari setiap barang yang kita gunakan. Semakin bijaksana kita semakin sedikit kita menghasilkan sampah yang berdampak besar pada lingkungan kita dan anak cucu kita nantinya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya