• 23 Agustus 2019
  • Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta

Festival Musik dan Buku MocoSik kembali dihelat pada 23-25 Agustus 2019. Ini adalah tahun ketiga sejak diselenggarakannya pada 2017 silam. Mengambil venue yang sama, yakni Jogja Expo Center Yogyakarta, MocoSik tetap mengusung semangat yang sama, yakni mendekatkan buku dan musik.

Bertema “Buku, Musik, Kamu”, MocoSik #3 ini pada akhirnya adalah usaha yang di satu sisi memersonifikasikan dua pencinta dari dua entitas budaya (baca dan dengar), namun di sisi lain juga menyapa dengan persuasif orang-orang yang rajin baca sekaligus cinta musik.

Advertisement

Di panggung musik, selain menampilkan Tulus, Yura Yunita, Pusakata, bakal tampil juga musisi-musisi gaek dan legendaris seperti Ebiet G. Ade. Ada pula Dialog Dini Hari, Galabby, NoStress, Sudjiwo Tedjo, Tashoora, Langit Sore, Ecoutez hingga konser puisi melow yang dikonduktori sastrawan dan sutradara teater Agus Noor.

Press conference MocoSik, 1 Agustus 2019 via www.instagram.com

Lebih lanjut, Irwan Bajang selaku Direktur Program MocoSik merinci sejumlah nama yang mengisi sepuluh sesi obrolan maupun lokakarya musik, film, dan seni rupa yang memiliki korelasi dengan dunia buku dan literasi. Nama para penampil itu, antara lain Yoris Sebastian, Zen RS, Joko Pinurbo, Eko Prasetyo, Edi Kurnia, Pepeng, Kalis Mardiasih, Hengki Herwanto, Erie Setiawan, Nuran Wibisono, David Tarigan, Okky Madasari, dan masih banyak lainnya.

Sebagaimana pergelaran MocoSik di tahun kedua, pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, ruang pameran seni dihadirkan di antara panggung musik dan bangku obrolan literasi. Yogyakarta yang menjadi salah satu kota seni rupa terpenting di Indonesia memungkinkan ruang MocoSik juga mendapatkan sentuhan seni.

Advertisement

“Kami menggelar selama tiga hari buku-buku lawasan sastra/humaniora dan artefak-artefak dunia musik masa lalu. Kita menggandeng komunitas yang selama ini bermain di buku-buku klasik dan juga record store yang berbasis di Yogyakarta,” tutur Bakkar Wibowo, Co-founder MocoSik.

Salah satu ciri khas dari MocoSik adalah ketika buku dijadikan bukti tanda masuk. Para penonton diwajibkan membeli buku dengan nominal tertentu sebagai syarat masuk dalam panggung besar konser musik. Hinu OS, salah satu penanggung jawab pameran buku MocoSik, menjelaskan bahwa harga tiket presale adalah Rp75.000 (untuk satu hari). Tiket buku tersebut bisa didapatkan di penerbit-penerbit yang tercatat sebagai peserta.

“Jika buku yang dibeli memiliki nominal 150 ribu rupiah, misalnya, berarti bisa mendapatkan dua tiket. Terserah pembeli, apakah tiket untuk pertunjukan hari pertama, kedua, atau ketiga. Soal pengiriman buku sampai ke rumah pembeli, mekanismenya diserahkan sepenuhnya kepada penerbit yang bersangkutan,” jelas Hinu.

Lebih jauh, Hinu menjelaskan, pameran MocoSik menampilkan hampir satu juta eksemplar buku di Hall Besar JEC dengan diikuti 120 peserta dari kelompok penerbitan se-Indonesia, baik berstatus mayor maupun independen/komunitas.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya