Peringati Hari Pariwisata Dunia, Jogja Tourism Festival 2019 Adakan “Reresik” Gumuk Pasir. Keren!

Reresik Gumuk Pasir Jogja Tourism Festival 2019

Yogyakarta, 27 September 2019- Bertepatan Hari Pariwisata Dunia, Jogja Tourism Festival (JTF) 2019 melaksanakan Sand Dunes Clean Up Joint Act atau reresik di kawasan Geo Heritage Gumuk Pasir Bantul Jumat, (27/09/2019). Rangkaian acara yang dilaksanakan pada puncak JTF ini, bekerja sama dengan Jogja Garuk Sampah (JGS) yang merupakan komunitas peduli lingkungan. Mereka ialah komunitas yang konsen membersihkan sampah anorganik berupa plastik dan sampah visual seperti poster, banner, umbul-umbul yang tak berijin di sekitar DI Yogyakarta.

“Tujuannya biar sampah-sampah di sini dibersihkan, banyak wisatawan yang hadir, apa segala macam. Sebenernya kalo acara clean up sendiri mereka ada rutin setiap seminggu sekali. Nah kalau ini (Sund dunes Clean up) biar kita membiasakan kepada seluruh pengunjung, supaya aksi peduli lingkungan ini enggak cuma di sini (Gumuk Pasir) tapi di tempat lain pun kalo bisa menjaga gitu lho kebersihannya,” papar Ketua Panitia JTF 2019 Muhaiminul Adlil Haq atau yang kerap disapa Willy.

Advertisement

Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip yang menjadi panduan evolusi berkelanjutan dari JTF yaitu respect, innovative, dan collective. Respect yaitu komitmen atas tanggung jawab sosial dan lingkungan. Innovative berupa menghargai solusi inovatif dan berkelanjutan, dan berusaha untuk menciptakan hari esok yang lebih baik sebagai komunitas. Collective adalah menghargai keragaman komunitas dengan berkolaborasi, terlibat, berkontribusi, dan tumbuh sebagai bagian dari hal tersebut.

“Kita juga sudah memperhatikan akan ada hari peringatan pariwisata Internasional ya atau Tourism Day yang memang hampir setiap ada suatu pagelaran entah itu pagelaran budaya maupun band-bandan gitu selalu akan menghadirkan banyak sampah,” kata Bekti selaku Koordinator Jogja Garuk Sampah (JGS).

Bersesuaian dengan Sapta Pesona Sadar Wisata salah satunya kebersihan, JTF mengajak wisatawan dan para pelaku usaha untuk rutin menjaga kebersihan dengan tidak menggunakan single use plastic atau plastik sekali pakai. “Karena JTF udah International, salah satu rangkaian kita orang sedunia yang memang concern dengan ke pariwisataan melihat apa yang kita lakukan, dan kalau bisa menginspirasi,” ujar Muhaiminul Adlil Haq.

Advertisement

Bekti juga menambahkan JGS juga ingin sekaligus mengedu-aksi, yaitu mengedukasi dengan cara melakukan aksi secara langsung kepada para wisatawan gumuk pasir untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya dengan cara membuang sampah di tempatnya, tetapi juga bisa mengkondisikan atau mengambil atau menggaruk sampah yang mereka temukan di sembarang tempat dan kemudian dipindahkan ke tempat sampah.

“Saya mengapresiasi sekali misi dari temen-temen JTF, karena mereka sudah menginisiasi sebuah gerakan di mana mulai hari ini, nanti juga akan dideklarasikan bersama setiap mengadakan sebuah event, kegiatan budaya atau wisata, sebesar mungkin mengurangi sampah atau penggunaan sampah plastik sekali pakai,” pungkas Bekti.

Tentang Jogja Tourism Festival 2019

Jogja Tourism Festival (JTF) adalah kegiatan kolaboratif, satu-satunya festival pariwisata di wilayah Yogyakarta yang didasarkan pada kemitraan antara publik-swasta dengan pemerintah. Upaya bersama yang melibatkan 5 unsur penta-helix (Pemerintah, Pelaku Usaha, Akademi, Media, dan Komunitas) ini bertujuan untuk membangun pengetahuan, memberdayakan dan menginspirasi para pemangku kepentingan pariwisata dalam mewujudkan Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara pada tahun 2025. JTF sendiri bukan festival yang didanai pihak tertentu melainkan mengandalkan kontribusi semua partisipan untuk menjadikan festival “grass-roots” yang sukses bagi semua.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE