Beberapa waktu yang lalu, publik dihebohkan dengan aksi Zaadit Taqwa, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) yang meniup peluit lalu mengacungkan ‘kartu kuning’ kepada Jokowi dalam sebuah acara di UI. Aksi tersebut merupakan bentuk peringatan kepada Pak Presiden akan masih banyaknya tugas yang belum diselesaikan.  Apabila dicermati, barangkali karena aksi ini masih menjadi terbilang unik. Sebelumnya mungkin belum ada di Indonesia barangkali belum bentuk peringatan yang menyerupai seorang wasit sepak bola semacam ini.

Nah yuk kita perbincangkan bentuk-bentuk aksi semacam ini yang pernah ada di dunia–baik sekedar sindiran sampai demo turun ke jalan. Berikut News & Feature telah merangkum 10+ aksi protes yang pernah ada di dunia. Dari yang unik, kreatif sampai ada yang serem karena ektrem

Aksi kartu kuning yang disematkan pada Jokowi tergolong masih wajar, sebab mantan presiden AS George W Bush pernah meneima lemparan sepatu dari jurnalis Irak ketika sedang berpidato

Kejadian tersebut bertempat di Baghdad pada tahun 2008 silam via dailypost.ng

Advertisement

Tak cukup hanya melempar, jurnalis bernama Muntader al-Zaidi itu turut melontarkan pesan kepada Bush “Ini hadiah dari Irak, dari para Janda dan anak yatim yang terbunuh di Irak,” katanya. Dalam budaya Arab, pelemparan sepatu adalah simbol untuk merendahkan orang lain.

Pada tahun 2016, seorang model Thailand melakukan aksi gila mandi di kubangan lubang jalan. Tidak disangka foto itu tersebar di media sosial dan aksi itu justru menginspirasi beberapa orang untuk protes pembangunan jalan

Aksi ini awalnya hanya bahan kelakar kepada teman, namun justru menginspirasi warga untuk menarik perhatian pemerintah via www.popular-world.com

Cara yang lebih ekstrem dilakukan oleh seniman asal India saat memprotes jalan yang berlubang. Ia menaruh buaya dalam kubangan lubang tersebut dan memberinya warna

Idenya gila tapi efektif untuk menarik perhatian pemerintah via www.highwaysindustry.com

Pada tahun 2013, para aktivis pecinta binatang di Barcelona melakukan aksi protes terhadap kekerasan binatang. Aksi ini bertajuk Day Without Meat

Stop animal abuse! via www.americanphotomag.com

Aksi dilakukan dengan mengumpamakan tubuh sebagaimana daging hewan dalam bungkusan kemasan yang dijual di supermarket. Melihat maraknya kasus penyiksaan kepada binatang di Indonesia, sepertinya perlu ada bentuk protes untuk memeranginya nih.

Aksi mengubur diri para petani Telukjambe dari Karawang yang dilakukan ketika memperingati Hari Buruh tahun 2017 ini. Aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan hak mereka sebagai petani yang dirampas

Aksi seperti ini bukan kali pertama dilakukan di Indonesia. Selain itu, aksi mengubur diri ini juga pernah ada di India via banjarmasin.tribunnews.com

Kalau yang ini tentu kamu masih ingat. Aksi menyemen kaki ini dilakukan oleh para petani Kendeng di depan Istana Negara Maret tahun lalu sebagai bentuk protes atas izin pembangunan pabrik semen

Penolakan tersebut dikarenakan limbah pabrik semen tersebut merusak ekosistem lingkungan, terutama sawah para petani via faktualnews.co

Januari tahun lalu, rendahnya harga susu membuat para peternak sapi di Belgia melakukan protes dengan membawa sapinya mengikuti aksi turun ke jalan.

Nggak perlu pakai kekerasan, ya via www.shopback.co.id

Aksi protes mereka adalah dengan menyemprotkan susu bubuk yang sudah ditampung dalam sebuah tangki truk ke depan gedung Justus Lipsius milik European Council’s.

Mass Nursing Protest. Aksi protes kepada beberapa hotel dan restoran di AS yang kedapatan melarang dan menegur tamu untuk menutup tubuhnya saat menyusui. Padahal hukum di beberapa negara bagian AS telah melegalkan para ibu menyusui di tempat umum

Menyusui merupakan aktivitas biologis yang wajar, kenapa mesti dilarang via www.dailymail.co.uk

Sekelompok aktivis Jerman melakukan protes bertelanjang mengelilingi bandara memprotes penggunaan full-body airport scanner di Jerman. Metode tersebut dianggap melampaui batas privasi karena dengan alat tersebut bisa melihat bagian tubuh tanpa harus melepas busana.

you do not need to scan us – we are already naked,“ motto dari aksi protes tersebut via www.europarl.europa.eu

#SaltWaterChallange adalah tantangan meminum air mineral yang dicampur dengan garam. Aksi solidaritas ini merupakan bentuk protes atas perlakuan tidak manusiawi yang menimpa tahanan Palestina di penjara-penjara Israel

Mereka hanya mengkonsumsi air asin sebagai sarana untuk menstabilkan kesehatan mereka. via www.aljazeera.com

Advertisement

April tahun lalu, banyak tahanan di penjara Israel mogok makan memprotes pemenjaraan berkepanjangan tanpa tuduhan, kelalaian medis, penahanan administratif dan kunjungan keluarga yang terbatas di antara tuntutan lainnya. Kampanye air asin diprakarsai oleh seorang tahanan bernama Aarab Marwan Barghouti. Aksi ini kemudian viral dan mendapat banyak dukungan.

Hologram Protest dilakukan oleh warga Spanyol sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah yang melarang rakyat untuk berdemo di depan gedung pemerintahan pada tahun 2015

“Jika kita tidak diizinkan untuk berbicara sebagai orang di jalan, kita berbicara sebagai hologram,” dalam salah satu orasi demo via nomoi.hypotheses.org

Seakan tidak kehabisan akal setelah adanya pelarangan dan denda bagi siapa saja yang berdemo di depan kantor pemerintahan Spanyol. Para aktivis menyiasatinya dengan membuat demo dengan hologram. Ribuan orang mengirim video dan gambar untuk digunakan dalam mimbar virtual. Mereka beranggapan realitas maya memiliki kebebasan berekspresi lebih besar.

Itulah beberapa aksi protes yang pernah terjadi di Indonesia dan juga dunia. Bagaimana? Banyak bukan ragamnya. Ada yang kreatif, ada pula yang ekstrem. Dan dari semua itu yang paling penting untuk kita cermati adalah; Pertama, keberanian mereka dalam memperjuangkan hak untuk menyampaikan pendapat. Karena mengkritik juga merupakan hak setiap warga negara. Jadi kalau ada yang kamu anggap tidak beres, ya sampaikan saja kritikanmu. Kedua, banyak cara untuk menyampaikan kritikanmu. Kreatif-kreatiflah dalam menyampaikannya agar cepat didengar. Tapi sebisa mungkin, jangan melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya