SATU Indonesia Award 2020 Berikan Apresiasi kepada 11 Anak Muda Hebat Penggerak Kemajuan. Selamat!

11th SATU Indonesia Award 2020

Bukan rahasia lagi bahwa negara kita adalah negeri yang kaya. Bukan hanya kaya dengan potensi alam, budaya, tetapi juga kaya dengan sumber daya manusia yang memiliki inisiatif menggerakkan roda kehidupan dan kemajuan bangsa, termasuk di masa-masa sulit seperti pandemi saat ini. Istilah “masih banyak orang baik” mungkin adalah ungkapan yang paling tepat untuk menjelaskan talenta-talenta muda hebat dalam program 11th SATU Indonesia Award 2020.

Advertisement

Semangat Astra Terpatu Untuk (SATU) Indonesia Award merupakan apresiasi yang diberikan oleh ASTRA kepada mereka yang selalu berinisiatif untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat serta tak kenal lelah berjuang untuk memajukan bangsa. Tahun ini, yang mana SATU Indonesia Award diselenggarakan untuk yang ke-11 kalinya bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, terdapat berbagai perbedaan. Mulai dari rangkaian prosesnya yang dilakukan secara online, hingga adanya satu kategori khusus yang hanya ada di tahun ini. Berikut keseruannya!

Diikuti oleh ribuan peserta, 11th SATU Indonesia Award menghadirkan deretan dewan juri yang ahli di bidangnya

Djony Bunarto Tjondro selaku Presiden Direktur Astra dalam acara 11th SATU Indonesia Award 2020 (dok. Tangkapan layar YouTube SATU Indonesia)

Di tahun ke-11 penyelenggaraannya ini, SATU Indonesia Award diikuti oleh 10.036 pendaftar dari seluruh penjuru negeri. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 15,9% dari tahun sebelumnya. Masing-masing pendaftar memiliki satu karya yang bernilai tinggi bagi kemajuan negara kita tercinta. Tentu bukan hal mudah untuk menentukan yang terbaik dari yang terbaik. Untuk itu, Astra menghadirkan sosok-sosok yang kredibel di bidangnya untuk memberikan penilaian.

Deretan juri dalam 11th SATU Indonesia Award 2020 yaitu: Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia), Ir. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), Prof. Fasli Jalal (Rektor Univesitas YARSI), Billy Boen (Pendiri Young On Top), Onno W. Purbo, Ph.D (Pakar teknologi informasi), Toriq Hadad (Direktur Utama Tempo), Reza Deliansyah (Chief of Corporate Affairs ASTRA), Boy Kelana Soebroto (Head of Corporate Communications ASTRA), dan tentu saja Dian Sastrowardoyo.

Advertisement

“Astra berharap SATU Indonesia Awards dapat melahirkan banyak intan-intan bangsa yang dapat memancarkan cahaya positif generasi muda untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan bergerak bersama menerangkan masa depan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, dalam acara penyerahan apresiasi 11th SATU Indonesia Award 2020 yang diadakan secara virtual, Sabtu (31/10/2020).

Djony Bunarto Tjondro juga menyatakan bahwa melalui 11th SATU Indonesia Award 2020, ASTRAberharap agar para pemuda pemudi ini mampu secara berkelanjutan meningkatkan kontribusi dan dampak positif dalam usaha-usaha pembangunan daerahnya.

Apresiasi diberikan kepada 11 orang terbaik di 5 bidang kategori, ditambah satu kategori khusus yaitu Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi Covid-19

Advertisement

Dewan juri 11th SATU Indonesia Award 2020

Setelah melalui proses panjang selama tiga bulan, mulai dari pendaftaran, seleksi, wawancara, hingga penjurian, akhirnya terpilih mereka-mereka yang dinilai layak mendapatkan apresiasi. Di tingkat provinsi telah terpilih 81 penerima apresiasi. Sedangkan di tingkat nasional, telah terpilih 6 orang finalis yang meraih apresiasi sebagai berikut:

1. Mariana Yunita Hendriyani Opat “Pengedukasi Hak Kesehatan Reproduksi Anak” (bidang Kesehatan – Nusa Tenggara Timur).
2. Eklin Amtor de Fertes “Pendongeng Kreatif untuk Anak Maluku” (bidang Pendidikan – Maluku).
3. Rizki Hamdani “Penggagas Kelompok Santri Tani Milenial” (bidang Lingkungan – Jawa Timur).
4. Elsa Maharani “Penjahit Asa Perempuan Dari Kota Padang” (bidang Kewirausahaan – Sumatra Barat).
5. I Gede Merta Yoga Pratama “Pelacak Ikan Berbasis Navigasi” (bidang Teknologi – Bali).
6. Muhammad Aria Yusuf “Pendamping Petani Berbasis Teknologi” (bidang Teknologi – DKI Jakarta) untuk kategori kelompok.

Selain keenam anak muda di atas, 11th SATU Indonesia Award 2020 menambahkan satu kategori khusus, yaitu Pejuang tanpa Pamrih di Era Pandemi Covid-19. Kategori ini merupakan gabungan dari bidang-bidang yang telah ada, tetapi dikhususkan pada perjuangan di masa pandemi. Adapun kelima anak muda yang meraih apreasi adalah sebagai berikut:

1. Arya Ananda Indrajaya Lukmana “Pendeteksi Risiko COVID-19 Lewat Aplikasi EndCorona” (Banten).
2. Galih Suci Pratama “Perangkul Guru Majukan Kualitas Pembelajaran” (Jawa Tengah).
3. Ika Dewi Maharani “Sang Garda Terdepan COVID-19” (Jawa Timur).
4. Revo Suladasha “Penggandeng UMKM Kuliner Yogyakarta” (DI Yogyakarta).
5. Zulrifan Noor “Pemberdaya UMKM Lokal Lewat Zakat” (Kalimantan Selatan).

Selain pemenang yang dipilih oleh dewan juri, panitia 11th SATU Indonesia Award 2020 juga mengadakan voting melalui website Satu Indonesia untuk memilih finalis favorit pilihan masyarakat, yang dimenangkan oleh I Gede Merta Yoga Pratama dengan karyanya yaitu Pelacak Ikan Berbasis Navigasi.

Finalis favorit Indonesia (dok. tangkapan layar YouTube SATU Indonesia)

Finalis yang meraih apresiasi akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp60 juta rupiah serta pembinaan kegiatan

Finalis peraih apresiasi kategori khusus Covid-19 (dok. tangkapan layar YouTube SATU Indonesia)

Sebagaimana misi Astra untuk menjadikan program ini sebagai gerakan berkelanjutan, setelah ini para finalis yang meraih apresiasi juga akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 60 juta rupiah serta pembinaan kegiatan. Para finalis juga berkesempatan untuk berkolaborasi dengan komunitas Astra, yaitu penerima SATU Indonesia Award di tahun-tahun sebelumnya dan juga para penggerak Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra. Fyi, saat Astra memiliki 115 Kampung Berseri Astra dan 753 Desa Sejahtera Astra yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, lho.

Press conference 11th SATU Indonesia Award 2020 (dok. Tangkapan layar Zoom)

Dian Sastro yang tahun ini merupakan tahun keduanya menjadi juri dalam SATU Indonesia Award menyebutkan bahwa salah satu perbedaan yang paling terasa tahun ini adalah bahwa semua prosesnya harus dilakukan secara online. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi proses komunikasi secara daring. Namun, menurut Dian, hal itu nggak membuat para juri patah semangat, karena kisah-kisah dari para peserta sangat inspiratif dan menularkan semangat bagi dewan juri.

“Kami para juri juga jadi semangat melihat gerakan-gerakan yang mereka lakukan dan sebenarnya kalau kita bisa belajar teknologi lebih canggih, pandemi ini tidak bisa menghentikan kita untuk tetap berkarya dan berkolaborasi dengan orang lain,” ungkap Dian Sastro, dalam press conference 11th SATU Indonesia Award 2020, Sabtu (31/10/2020).

Sedangkan bagi anak muda Indonesia, program ini merupakan penyemangat sekaligus kesempatan untuk mengembangkan karya ataupun langkah maju yang sudah ditempuh. Eklin de Fertes, salah satu peraih apresiasi yang dijuluki Pendongeng Kreatif untuk Anak Maluku, menyatakan bahwa kuncinya adalah kepekaan, sehingga kita bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi sekitar.

“Mari peka terhadap keadaan sekitar kita, apa yang dibutuhkan oleh di sekitar kita sebab kita perlu melakukan sesuatu untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan di sekitar kita. Tidak hanya dengan kata-kata tetapi juga dengan tindakan kita, sekalipun kecil, sekalipun sederhana, tetapi jika tindakan-tindakan yang menjawab kebutuhan itu dilakukan secara terus-menerus maka sesuatu yang kecil itu akan memberikan dampak atau manfaat bagi orang-orang di sekitar kita dan kita pun tetap bisa menjadi berkat,” ungkap Eklin de Fertes dalam press conference 11th SATU Indonesia Award 2020, Sabtu (31/10/2020).

Wah, inspiratif sekali, ya? Sekarang kita jadi tahu bahwa masih banyak orang baik yang rela berjuang untuk membuat perubahan dan kemajuan bagi masyarakat sekitarnya. Selamat bagi para finalis, semoga apa yang sudah dirintis saat ini semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE