Sebuah gambar bisa berarti 1000 kata

Kumpulan karya fotografi  yang tergabung dalam kampanye Photographers Against Wildlife Crime ini, tampaknya merupakan wujud nyata dari pepatah di atas. Foto bisa menjadi alat yang sangat kuat untuk menyebarkan pesan positif ke seluruh dunia. Salah satunya untuk kembali menyadarkan kita, manusia yang seringkali terlalu sibuk dengan kehidupan sendiri, bahwa kekejaman terhadap hewan sudah berada di level yang sangat mengerikan.

Advertisement

Mungkin yang lebih sering jadi headline berita adalah serangan fatal hewan-hewan ‘ganas’ terhadap manusia, tapi sebenarnya bisa jadi kitalah yang jauh lebih kejam memperlakukan hewan. Dari merusak habitat asli mereka untuk membuat pemukiman atau wilayah industri baru, sampai konsep ‘hiburan’ yang dibuat dengan memenjarakan hewan-hewan yang harusnya berlarian bebas di alam. Sekadar untuk mengingatkan kita aja, yuk lihat realita menyedihkan yang tertangkap kamera bareng Hipwee News & Feature!

1. Banyak orang yang takut pada hiu karena film seperti ‘Jaws’, tapi mungkin realitanya lain. Hiu-hiu di Laut Cortez, Meksiko ini justru tak berdaya menghadapi tingginya permintaan pasar terhadap sup sirip ikan hiu

Sirip ikan hiu yang jadi konsumsi dan dijual mahal. Foto: Brian Skerry / Photographers Against Wildlife Crime / Wildscreen via www.theguardian.com

2. Di negeri kita sendiri, realitanya juga tidak jauh beda. Truk kontainer berisi 4.000 ekor trenggiling ditemukan di daerah Sumatera karena sisiknya laku dijual untuk obat tradisional

Ditangkap dan dibekukan. Foto: Paul Hilton / Photographers Against Wildlife Crime / Wildscreen via www.theguardian.com

3. Orangutan dijadikan komoditas dunia hiburan tepatnya di Chimelong International Circus. Kita tak pernah tahu bagaimana siksa dan derita yang dihadapai orangutan sewaktu latihan

Tidak ada hewan yang punya insting alami untuk menghibur penonton. Foto: Britta Jaschinski/Photographers Against Wildlife Crime/Wildscreen via www.theguardian.com

4. Rubah Fennec dan diperjualbelikan secara ilegal. Rubah lucu berumur tiga bulan ini dijual di sebuah pasar di Tunisia selatan. Kasihan ya….

Karena lucu dan menggemaskan, hewan ini diperjualbelikan. Foto: Bruno D’Amicis/Photographers Against Wildlife Crime/Wildscreen via www.theguardian.com

5. Seberapa parah pun perlakuan manusia terhadap hewan, tidak ada yang bakal mengadili. Tapi ketika gajah ini harus menerima konsekuensi karena menyebabkan kematian penjaganya

Dirantai sampai mati. Foto: Patrick Brown / Photographers Against Wildlife Crime / Wildscreen via www.theguardian.com

6. Pada tanggal 30 April 2016, Kenya melakukan pembakaran gading terbesar yang pernah ada – seberat 105 ton gading dibakar di taman nasional Nairobi Foto

Untuk menghilangkan kenangan pahit dari gajah-gajah yang terbunuh hanya karena gadingnya. Foto: Charlie Hamilton James / National Geographic / Photographers Against Wildlife Crime / Wildscreen via www.theguardian.com

7. Bayi Gorilla tak bersalah ini dijual di pasar daging Kamerun. Seorang fotografer membeli dan membawanya ke sebuah tempat perlindungan hewan

Bayi Gorilla diperjualbelikan secara bebas. Foto: Karl Ammann/Photographers Against Wildlife Crime/Wildscreen via www.theguardian.com

8. Lemur yang terancam punah di Kebun Binatang Whenzou, di Zhejiang, Cina. Pihak pelestari menempatkan sedikitnya 2.000 ekor lemur untuk memulihkan keadaan pasca perburuan besar-besaran

Jadi korban pemburuan liar. Foto: Zheng Xiaoqun /Photographers Against Wildlife  / Wildscreen via www.theguardian.com

9. US Fish and Wildlife Service menemukan 1,3 juta item sejenis ini di sebuah gudang di Colorado. Bayangkan berapa banyak korbannya

Bayangkan berapa banyak satwa yang menjadi korban. Foto: Britta Jaschinski /Photographers Against Wildlife / Wildscreen via www.theguardian.com

10. Bayi Badak ini jadi yatim piatu setelah ibunya dibunuh oleh pemburu liar di taman nasional Kruger. Beruntung, dia diselamatkan oleh relawan Care for Wild Africa 

Bukan sembarang pelukan. Foto: Brent Stirton/Getty Images Reportage/Photographers Against Wildlife via www.theguardian.com

11. Seekor elang Filipina diberi makan di Philippine Eagle Center. Akibat penggundulan hutan, elang-elang ini kehilangan habitatnya

Biar tahu wujud ibunya, elang harus diberi makan dengan cara seperti ini. Foto: Klaus Nigge / Photographers Against Wildlife Crime / Wildscreen via www.theguardian.com

12. Badak di taman Hluhluwe-Imfolozi, Afrika Selatan ini dibunuh dengan peluru berkaliber tinggi demi diambil tanduknya

Pemandangan menyedihkan ini makin sering ditemui seiring tingginya pemesanan tanduk badak di pasar gelap. Foto: Brent Strinton/ Inside the Deadly Rhino Horn Trade via www.nationalgeographic.com

Berbagai kampanye telah dilakukan untuk menghentikan aksi perburuan liar dan kejahatan kepada satwa liar. Organisasi non-profit yang diisi oleh para relawan yang menaruh sebagian besar hatinya untuk kelangsungan hidup satwa liar saja tak cukup, perlu kepedulian bersama dari masyarakat. Bumi dan keanekaragaman makhluk hidup di dalamnya akan menjelma jadi neraka jika kepedulian terhadap satwa liar menurun. Lakukan hal sederhana dengan membagikan tulisan ini, meski kecil paling tidak dari sini tumbuh rasa simpati.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya