Setelah pertemuan pertama bersejarah tahun 2018 lalu di Singapura, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un kembali bertemu untuk kedua kalinya kemarin (27/2) di Hanoi, Vietnam. Pertemuan kedua kepala negara ini jelas jadi pusat perhatian dunia. Bukan cuma karena sejarah kedua negara sebagai musuh bebuyutan, tetapi juga karena baik Trump maupun Kim adalah pemimpin dunia yang penuh kontroversi.

Meski pertemuan pertama tahun lalu berlangsung dengan penuh keakraban, tetapi tidak ada hasil atau perubahan nyata dari kesepakatan yang ditandatangani waktu itu. Sampai saat ini, Korut masih tidak mau menyerahkan senjata nuklirnya. Nah terus apa bedanya ya dengan pertemuan kedua kali ini? Kenapa juga diadakan di Hanoi? Oh ya kabarnya Kim dan rombongan juga nggak naik pesawat lo, tapi naik kereta selama 2 hari penuh dari Korut ke Vietnam. Wah berasa jadi backpacker gitu kah…

1. Sebenarnya ada banyak alasan kenapa Vietnam itu disebut sebagai tempat ideal untuk pertemuan ini. Utamanya, karena negara ini punya hubungan diplomatik dengan AS dan Korut

Warga Vietnam menyambut kedatangan kedua pemimpin dunia via news.abs-cbn.com

2. Vietnam adalah satu dari sedikit negara di dunia ini yang punya hubungan diplomatik dengan Korut. Lebih praktis juga bagi Kim dan rombongan, bisa beristirahat di kedutaan besar mereka sendiri

Kim Yo-Jong, adik Kim Jong-Un terlihat di depan kantor perwakilan Korut di Hanoi via qz.com

3. Bagi pihak AS sendiri, kunjungan ke Vietnam juga bisa diartikan positif sebagai remidi untuk luka perang masa lalu. Dulu ‘kan banyak kenangan pahit selama Perang Vietnam

Trump disambut Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc via edition.cnn.com

4. Berbeda dengan kunjungan ke Singapura sebelumnya, di mana Kim ‘keluar kandang’ memakai pesawat negara sahabatnya China, kini ia memilih menggunakan kereta api anti peluru miliknya sendiri ke Hanoi

Kereta ini melalui jalur rahasia via China via www.bbc.com

5. Dilansir dari Time, perjalanan dengan kereta ini memakan waktu sampai 60 jam alias sekitar 2,5 hari! Padahal kalau naik pesawat, cuma 4 jam doang lo…

Red carpet digelar untuk menyambut kedatangan Kim Jong-Un via qz.com

6. Ada banyak spekulasi seputar pilihan moda transportasi Kim yang jelas tidak biasa dan (sangat lambat). Pertama, mungkin Kim ingin melanjutkan tradisi naik kereta yang sama dengan pendahulunya

Ini adalah kereta yang sama dengan yang dipakai ayah dan kakeknya dulu via www.channelnewsasia.com

7. Kedua, Kim mungkin ingin menunjukkan kemandirian Korut kepada dunia. Kalau sebelumnya pinjam pesawat China, kini ia berangkat dengan keretanya sendiri

Bisa jadi ingin membuktikan kalau ia tidak perlu bantuan negara lain via qz.com

8. Bahkan dalam perjalanannya ke Hanoi, Kim sempat tertangkap kamera sedang beristirahat sambil merokok. Banyak orang kaget melihat adiknya berdiri di samping Kim memegang asbak

Advertisement

9. Setelah menempuh perjalanan panjang, inilah momen di mana Trump dan Kim bertemu lagi untuk pertamakalinya sejak tahun 2018 lalu

Mereka bertemu di Hotel Metropole di Hanoi via edition.cnn.com

10. Harusnya ada sesi mengobrol di tepi kolam renang, tapi akhirnya dibatalkan dan diganti di dalam ruangan karena udara Vietnam terlalu panas dan lembap

Kim dan Trump berjalan bersama via edition.cnn.com

11. Namun sayangnya kedua belah pihak tampaknya tidak menemukan kesepakatan. Meski Trump bilang pembahasannya produktif, tapi tidak ada poin yang bisa disepakati

Trump bilang tidak ada kesepakatan yang pantas ditandatangani via edition.cnn.com

12. Bahkan ada beberapa agenda pertemuan yang mendadak dibatalkan. Alhasil, acara ini juga berakhir jauh lebih cepat dari rencana

Ruang untuk makan siang ini tidak jadi digunakan via edition.cnn.com

13. Namun ada satu hal yang tidak berubah dari sebelumnya, pengawal-pengawal Kim Jong-Un masih dengan setia berlari mengikuti mobil pemimpinnya

Pemandangan yang tidak berubah via edition.cnn.com

Meski berhasil dua kali mengundang Kim Jong-Un ‘keluar’ dari Korea Utara, tampaknya Trump masih belum berhasil mencapai tujuannya untuk melucuti senjata nuklir negara tertutup itu. Bahkan banyak juga pihak yang berpendapat Trump sebenarnya mungkin cuma sekadar dipermainkan saja oleh Kim Jong-Un yang sebenarnya dari awal tidak berniat menyerahkan kontrol nuklirnya. Ya kita lihat saja sih, apakah bakal ada pertemuan ketiga, keempat, dan seterusnya…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya