“Hari-hari ketika kami menunggu sopir berjam-jam telah berakhir.” – kata mahasiswi di Saudi, dilansir Kompas.

Negara Arab Saudi akhirnya mencabut larangan mengemudi bagi wanita. Sebenarnya kabar penghapusan larangan ini sudah santer terdengar sejak akhir tahun lalu. Waktu itu pengumuman ini datang dalam bentuk pengumuman kerajaan. Dalam kebijakan tersebut juga dikatakan kalau perempuan Saudi mulai bisa menyetir pada Juni 2018. Sebelum keputusan ini dikeluarkan, banyak aktivitis yang protes dan mendorong pemerintah mencabut larangan mengemudi bagi perempuan karena dianggap merenggut hak-hak perempuan dan membuat produktivitas mereka menurun.

Advertisement

Minggu (24/6) kemarin, akhirnya perempuan Saudi resmi bisa menyetir di jalanan dengan bebas tanpa takut ditangkap lagi. Mereka beramai-ramai merayakannya dengan mengemudi mobil sambil membawa bendera Saudi serta berfoto bersama. Kabarnya langkah Arab Saudi ini merupakan wujud nyata Raja Salman merombak reformasi ekonomi Arab Saudi ke depan. Berikut Hipwee News & Feature telah merangkum potret kegembiraan mereka menyambut kebebasan yang berhembus menyapa. Yuk, simak!

1. Perempuan Saudi kompak turun ke jalan pada Minggu malam, merayakan pencabutan larangan mengemudi bagi wanita

Beberapa perempuan terlihat merayakan pertama kalinya ia mengendarai mobil di jalanan utama di kota Khobar via www.cnbc.com

2. Ada juga yang mengibarkan bendera Saudi, sebagai wujud kegembiraan setelah dilarang menyetir mobil puluhan tahun lamanya

Wanita Sauda mengemudi dengan membawa keluarganya via www.theindependentbd.com

3. Meskipun perempuan sudah boleh mengemudi, tapi mereka tetap harus punya Surat Izin Mengemudi (SIM) dulu sebelum benar-benar turun ke jalan

Perempuan Saudi mengemudi di Al Khobar via www.reuters.com

4. Pada awal Juni kemarin, 10 wanita Saudi dilaporkan telah mendapat SIM. Jumlah itu diramalkan akan bertambah hingga 2000 orang di minggu-minggu ke depan oleh Kementerian Budaya dan Informasi Saudi

Fashion designer Eman Joharjy juga turut merayakan kebebasan mengemudi ini. Ia bahkan mendesain baju abaya khusus mengemudi untuk wanita via www.aljazeera.com

5. Di tempat yang berbeda, Aseel Al-Hamad, wanita Saudi pertama yang tergabung dalam Saudi Arabian Motorsport Federation, menjajal mobil F1 di sirkuit Paul Ricard, Perancis

Aseel mengendarai mobil jenis Lotus Renault E20 pada Minggu (24/6) kemarin via edition.cnn.com

6. Penghapusan larangan mengemudi ini merupakan program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi

Majdooleen, wanita Saudi yang tampak mengisi BBM mobilnya di Riyadh via www.reuters.com

7. Kebijakan ini juga dibuat dalam rangka memberdayakan perempuan, meningkatkan kebebasan, serta mendorong partisipasi perempuan di tempat kerja

Samira al-Ghamdi, seorang psikologis membeli kopi sebelum menyetir mobilnya ke tempat kerja via www.aljazeera.com

8. Arab Saudi adalah negara paling konservatif di dunia dimana hak-hak wanita seringkali terabaikan

Perempuan Saudi merasakan keterbatasan dalam beraktivitas

9. Saat masih dilarang mengemudi, perempuan harus mengandalkan ayahnya, suaminya, atau saudara laki-lakinya setiap kali mau bepergian

Tak jarang mereka harus rela menunggu tumpangan berjam-jam untuk bisa pergi ke suatu tempat via foto.kompas.com

10. Keterbatasan yang dirasakan banyak perempuan ini sampai menggerakkan beberapa aktivis untuk menyuarakan perempuan agar diperbolehkan mengemudi

Perempuan di Saudi tak lupa berfoto dan meluapkan kegembiraan mereka lewat media sosial via www.aljazeera.com

11. Tak sedikit aktivis yang sampai ditangkap gara-gara nekat menyetir di jalanan umum karena menyuarakan hak mengemudi untuk wanita

Saat ini, mereka sudah tidak perlu lagi kucing-kucingan dengan polisi saat sedang menyetir via foto.kompas.com

12. Salah satu aktivis perempuan yang mendekam di penjara adalah Loujain al-Hathloul. Ia ditahan karena memelopori kampanye Women2Drive

Sekelompok perempuan selfie bersama, merayakan kebebasan mengemudi via www.reuters.com

13. Pada tahun 1990, perempuan yang nekat berkendara di Riyadh akan kehilangan pekerjaan, dilarang pergi ke luar negeri, bahkan suaminya tidak luput dari hukuman

Beberapa perempuan saling berbagi kegembiraan via www.dailynewsegypt.com

14. Alasan kenapa selama berabad-abad perempuan dilarang mengemudi ini karena menghindari dosa dan pelecehan seksual

Nouf Al Maloud dan Zahoor Assiri saling berpelukan, bahagia karena akhirnya perempuan boleh membawa mobil sendiri via www.reuters.com

15. Tapi setelah larangan ini dihapus, pemerintah sepakat untuk menambah hukuman bagi pelaku pelecehan menjadi lebih dari 5 tahun penjara

Beberapa perempuan juga ada yang menjadi instruktur mengemudi di driving school via www.aljazeera.com

16. Beberapa waktu lalu, sebuah event diadakan untuk mendemonstrasikan keselamatan mengemudi bagi wanita

Seorang perempuan mencoba simulator mengemudi di event yang diadakan di Riyadh Park Mall, 22 Juni 2018 via www.aljazeera.com

Keputusan pemerintah Saudi ini dipandang positif oleh dunia dan membuat Arab Saudi menjadi negara terakhir yang melarang perempuan mengemudi. Tapi meski kebebasan sudah di tangan, wanita Arab masih harus mendapat izin suami atau orangtua jika ingin membuat SIM.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya