Jangan Semua Dipakai Belanja, ini 3 Cara Baru Cermat Menggunakan THR

THR bisa digunakan untuk merencanakan kebebasanmu demi masa depan

Hari Raya Idulfitri sudah di depan mata, begitu juga dengan tunjangan hari raya (THR) yang begitu dinanti-nanti para pekerja. Bahkan, mungkin ada dari kamu yang sudah mulai mendaftar apa saja yang hendak dibeli menggunakan uang THR. 

Nah, tapi alih-alih membelanjakan seluruh THR untuk berbagai hal yang mungkin bersifat konsumtif, tahun ini bisa jadi momentum untuk kamu lebih cermat menggunakan dana segar tersebut seperti melalui tiga cara berikut ini. Apa saja? Yuk, simak. 

1. Pertama gunakan THR untuk memenuhi kebutuhan hari raya dan hal yang menjadi kewajiban

Mengelola finansial

Ilustrasi membayar kebutuhan menggunakan THR | Photo by Fizkes from iStockphoto

Langkah pertama yang harus kamu segerakan setelah menerima THR  adalah memenuhi kebutuhan hari raya. Yup, sesuai namanya, penggunaan THR harus diprioritaskan untuk kebutuhan hari raya seperti membeli tiket mudik hingga beberapa potong pakaian baru. 

Meski menjadi prioritas, jangan sampai boros dalam pemenuhan kebutuhan hari raya. Sebab, THR juga bisa jadi peluang meringankan tanggungan finansial yang sebelumnya dibebankan pada pemasukan utama, seperti untuk bayar tagihan, cicilan, hingga hutang.

2. Salurkan sebagian THR ke pos dana darurat

Dana darurat

Ilustrasi dana darurat | Photo by Szefei from iStockphoto

Jika kamu adalah pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, pastinya menerima THR setara gaji satu bulan. Jika pemenuhan kebutuhan hari raya dilakukan dengan cermat, dan kamu nggak punya hutang, nominal THR yang tersisa harusnya masih cukup banyak. 

Nah, jangan terlena untuk menjadi konsumtif. Alih-alih melanjutkan belanja, sebaiknya salurkan sebagian dari sisa THR-mu tersebut ke pos dana darurat. Pemasukan tambahan ini bisa mendongkrak jumlah dana darurat untuk keperluan yang nggak terprediksi nantinya.

3. Jangan lupa investasi biar makin cuan setelah hari kemenangan

Investasi

Ilustrasi investasi | Photo by Towfiqu Barbhuiya on Unsplash

Nah, setelah menyalurkan sebagian sisa THR untuk dana darurat, sebagian lain yang tersisa bisa kamu alokasikan untuk berinvestasi. Cermat menggunakan uang dan THR artinya kamu tidak hanya menggunakannya untuk hari ini, tetapi juga merencanakan kebebasanmu demi masa depan. 

Nggak perlu khawatir tentang nominal, karena berinvestasi bukan soal itu. Investasi adalah tentang menanamkan modal, berapapun jumlahnya, dengan harapan pada waktu tertentu kamu akan mendapatkan sejumlah keuntungan. 

Lagi pula, saat ini berinvestasi seperti melalui reksa dana bisa dimulai dari nominal yang relatif kecil. Belum lagi pembelian reksa dana saat sudah sangat mudah dan aman seperti bisa kamu lakukan melalui Reksa Dana BRI.

Buat yang belum tahu, reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat pemodal yang dikelola dan diinvestasikan oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio surat berharga, efek atau saham. 

Reksa dana juga merupakan salah satu instrumen investasi yang relatif aman karena diawasi oleh pemerintah, dengan keuntungan lain seperti meningkatkan diversifikasi hingga likuiditas harian.

Reksa dana ini terbagi ke dalam beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing, loh. Reksa Dana BRI sendiri memiliki lima jenis reksa dana dengan lebih dari 40 pilihan produk reksa dana yang bisa kamu lihat di sini

Nah, jenis reksa dana pertama yang bisa kamu pilih di Reksa Dana BRI adalah Reksa Dana Pasar Uang. Jenis satu ini cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek 1-2 tahun, bagi kamu dengan profil risiko sangat konservatif. 

Sementara untuk kamu dengan profil risiko konservatif dengan tujuan jangka menengah 2-3 tahun, ada Reksa Dana Pendapatan Tetap, dan Reksa Dana Campuran untuk kamu dengan profil risiko moderat dengan tujuan keuangan jangka 3-5 tahun. `

Selain itu, untuk jangka waktu pendek hingga menengah, kamu dengan profil risiko konservatif juga bisa memilih Reksa Dana Terproteksi yang akan melindungi 100 persen pokok investasi pada saat jatuh tempo. Sementara untuk tujuan keuangan jangka panjang lebih dari lima tahun, kamu yang agresif bisa memilih Reksa Dana Saham.

Selain karena memiliki banyak pilihan produk reksa dana, keunggulan Reksa Dana BRI lainnya terletak pada Manajer Investasi (MI) yang dipilih BRI. Di sini BRI bekerja sama dengan enam MI profesional dan berpengalaman, meliputi Danareksa Investment Manager, Bahana, Trimegah Asset Management, Ashmore, Manulife dan Schroders.

Pengalaman yang dimiliki MI sangat penting dalam mendukung tujuan keuangan kamu yang berinvestasi, loh. Sebab, MI bertugas dalam merumuskan strategi investasi, termasuk memutuskan kapan waktu membeli atau menjual instrumen investasi. Jadi, penting juga untuk mengetahui siapa MI yang akan mengelola investasimu agar tujuan keuangan bisa tercapai. 

Nah, itu dia tiga cara baru yang bisa kamu lakukan untuk menjadi cermat dalam menggunakan THR tahun ini. Siap melakukan tiga hal di atas sebelum belanja sana-sini? Ingat, THR yang digunakan dengan cermat nggak hanya bisa bikin hari raya jadi lebih bermakna, tetapi juga bisa #RencanakanKebebasanmu agar masa depan lebih terjaga.

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.

Editor