4 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kebebasan Biar Nggak Kebablasan

Memahami hal ini sangat penting agar bebas tidak diartikan secara bablas

Tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia resmi menjadi bangsa yang merdeka, dan tahun ini 77 tahun sudah kemerdekaan tersebut kita nikmati. Kemerdekaan sendiri erat kaitannya dengan kebebasan, sebagaimana makna merdeka itu sendiri. 

Nah, sebagai individu yang punya kebebasan di negara merdeka seperti dijamin UUD 1945, ada beberapa hal yang penting untuk diketahui biar kamu nggak kebablasan memaknai kebebasan. Apa saja? Yuk, simak.  

1. Kebebasan memiliki batasan

Ilustrasi bebas berekspresi lewat fashion | Photo by Master1305 from iStockphoto

Secara umum, kebebasan dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk melakukan apa yang kamu inginkan, dan kondisi di mana tidak ada pembatasan sewenang-wenang dengan mempertimbangkan hak-hak kamu sebagai orang yang bebas. 

Sebagai contoh, kamu bebas melakukan apa saja melalui fashion tanpa ada yang boleh sewenang-wenang membatasi hal tersebut.

Nah, meski demikian, perlu dipahami kalau kebebasan sejatinya bukan kondisi yang terlepas begitu saja. Kebebasan memiliki batasan. Adapun kebebasan di antaranya dibatasi oleh hukum, norma maupun hak-hak orang lain. 

2. Kebebasan membutuhkan rasa tanggung jawab

Ilustrasi kebebasan yang tidak bertanggungjawab | Photo by Shironosov from iStockphoto

Sekali lagi perlu dicatat bahwa bebas nggak bisa diartikan sebagai kondisi yang terlepas begitu saja. Sebab, dalam menikmati kebebasan, kita memerlukan rasa tanggung jawab terhadap aturan maupun hukum yang berlaku. 

Sebagai contoh, seseorang tentu memiliki kebebasan untuk mengutil. Namun, seseorang tersebut jelas nggak punya kebebasan untuk mengutil karena tindakan itu merupakan pelanggaran terhadap hukum yang berlaku. 

Dengan kata lain, kebebasan untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan memiliki konsekuensi sebagai batasannya. Oleh karena itu dalam menikmati kebebasan diperlukan rasa tanggung jawab agar tidak merugikan pihak lain. 

3. Kebebasan yang kamu jalani nggak boleh melanggar hak orang lain

Ilustrasi membaca komentar di media sosial | Photo by Akarawut Lohacharoenvanich from iStockphoto

Seperti telah disinggung di poin sebelumnya, kebebasan memiliki batasan, dan hak orang lain merupakan salah satu batasan tersebut. Di sini kebebasan yang kamu jalankan nggak boleh sampai merampas hak maupun kebebasan orang lain. 

Sebagai contoh, saat ini siapa pun bebas berkomentar di media sosial. Namun, tidak ada seorang pun yang boleh sampai menyakiti orang lain lewat komentarnya, karena itu dapat dianggap telah merampas hak orang lain untuk tidak disakiti. 

Fenomena cyberbullying dan komentar-komentar jahat di media sosial bisa jadi contoh kebablasan memaknai kebebasan, di mana seseorang mengira dia bebas melakukan apa saja tanpa harus mempedulikan hak orang lain. 

4. Kebebasan harus dijalankan secara seimbang

Ilustrasi bebas tapi seimbang | Photo by Chinnapong from iStockphoto

Nggak kalah penting dari tiga poin di atas, menjalaninya secara seimbang adalah salah satu cara agar kamu tidak kebablasan memaknai kebebasan. Dengan ini kamu akan selalu menimbang dua sisi sebelum melakukan sesuatu atas dasar kebebasan. 

Sebagai contoh, kamu yang memiliki kebebasan membelanjakan gaji untuk hal-hal bersifat konsumtif, nggak lupa untuk tetap berinvestasi demi masa depan. Kamu yang bebas menghabiskan waktu untuk bekerja, nggak lupa untuk ambil jeda menikmati hidup. Hal semacam ini hanya bisa dilakukan jika kamu punya pemahaman bahwa bebas bukan berarti bablas. 

Begitu pula dalam hal bebas berkomentar di media sosial, dengan menimbang dua sisi sebagai upaya mencari keseimbangan kamu akan tetap bisa menghormati orang lain. Atau, dalam hal bebas mengekspresikan diri lewat pilihan gaya dan riasan, kamu bisa melakukannya sejalan dengan norma kesopanan yang berlaku. 

Dengan kata lain, menikmati kebebasan secara seimbang adalah kunci untuk bisa sekaligus memperhatikan hal-hal penting terkait kebebasan agar kamu nggak kebablasan. Nah, keseimbangan ini pun dapat diupayakan dalam berbagai hal, seperti mengupayakan keseimbangan antara menjalankan hobi dan merayakan kemerdekaan, di momentum Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 ini. 

Kalau kamu bisa jalanin hobi dengan tetap merayakan kemerdekaan di tahun ini, artinya kamu telah mewujudkan keseimbangan, dan bahkan berkesempatan memenangkan hadiah uang tunai dari Gen-Sy, loh.

Yup, dalam momentum kemerdekaan ini Gen-Sy akan bagi-bagi hadiah masing-masing sebesar Rp1.700.000 buat 3 orang Sobat Gen-Sy yang bisa tunjukin cara jaga keseimbangan antara jalanin hobi, tanpa lupa merayakan kemerdekaan. 

Untuk itu kamu hanya perlu follow Instagram @guegensy dan tunjukin cara jaga keseimbangan antara jalanin hobi dan merayakan kemerdekaan melalui konten carousel atau video Reels yang diunggah ke Instagram Feed, dengan tag @guegensy dan 3 orang temanmu, serta menggunakan hashtag #GenSyByBSI dan #GenSyKemerdekaan. Periode challenge ini hanya sampai tanggal 28 Agustus 2022. Jadi, jangan sampai ketinggalan, ya. Informasi lengkap mengenai challenge ini bisa kamu lihat di unggahan @guegensy berikut.  

Nah, lebih dari yang sudah dibahas di atas, keseimbangan dalam berbagai lini kehidupan harus senantiasa diupayakan, agar kita sebagai individu yang merdeka tidak hanya berfokus pada diri sendiri tapi juga orang lain, dan tidak hanya berfokus pada masa kini tetapi juga masa depan. 

So, buat kamu yang ingin mencapai keseimbangan dalam berbagai lini kehidupan, jangan lupa follow Instagram @guegensy karena di sana ada banyak informasi yang bisa kamu dapat mengenai keseimbangan. 

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.

Editor