5 Hal yang Cuma Bisa Dirasakan Kamu yang Tinggal di Kota Besar, Meski Polusinya Bikin Hati Kecewa

hidup di kota besar

Selain masalah sosial yang lebih kompleks dan diam-diam menjamur di sudut kotanya. Kota besar pun berpasangan dengan polusi udara yang tiap harinya semakin mencemaskan. Lihat Jakarta, kota yang menjadi tujuan banyak orang, akhir-akhir ini didaulat menjadi kota terpolusi. Kota-kota besar lain pun nggak kalah tinggi tingkat polusinya. Seperti Tangerang, Palangkaraya dan Pontianak yang juga memiliki tingkat polusi jauh di atas kota-kota lainnya. Polusi udara membuat hati warganya kecewa, tak ada langit berwarnakan biru cerah dengan awan-awan putih yang berarakan. Udara pun tak bisa lagi nyaman untuk dihirup.

Advertisement

Tapi di balik kemerosotan kondisi udara di Jakarta ataupun kota besar lainnya. Ada hal-hal lain yang jadi cerita berharga bagi siapa saja yang tinggal di kota besar. Hal-hal yang memang cuma bisa dirasakan saat tinggal di kota yang kompleksitas sosialnya tinggi. Hal-hal yang kira-kira seperti uraian kali ini.

1. Cuma di kota besar kamu bisa merasakan kesepian di tengah keramaian

Sepi sendiri / Photo by Tycho Atsma via unsplash.com

Kota-kota besar punya daya tarik tersendiri bagi warganya. Karenanya nggak heran kalau di kota besar aktivitas warganya jauh lebih “hidup” daripada kota lainnya. Dari pagi sampai malam, bahkan hingga bertemu dengan pagi lagi tak pernah sepi dari aktivitas penghuninya. Tak heran kalau di setiap sudut kotanya pun selalu ramai.

Tapi sekalipun kondisi kotanya ramai dan riuh, tetap ada saja jiwa-jiwa yang merasa terasing atau sendiri di sana. Jiwa-jiwa yang merasa kalau keramaian sebatas omong kosong. Jiwa-jiwa yang bisa jadi salah satunya itu kamu, merasa kesepian di tengah keramaian.

Advertisement

2. Banyak realita yang tak sesuai dengan harapan, membuatmu harus siap kecewa dan lebih kuat bertahan

Mentalmu akan diuji / Photo by LewisTsePuiLung via istockphoto.com

Kata orang kota besar itu tempat meraih mimpi apapun. Tapi ternyata setelah kamu menginjakkan kaki di dalamnya, kota besar tak lain hutan belantara tempat berbagai rintangan bersemayam. Di kota besar kamu harus berjuang tanpa kenal lelah. Di kota besar kamu harus siap kecewa dan bisa lebih kuat bertahan dalam menghadapi segala ujian. Sebab di kota besar realita seringnya tak sesuai dengan harapan.

3. Bertemu banyak orang yang berbeda suku, bahasa dan budaya, mengajarkanmu toleransi yang sebenarnya

Beragam penduduknya / Photo by Eddy Billard via unsplash.com

Di Jakarta jelas bukan cuma ada orang Betawi atau Jawa saja. Orang-orang dari Sabang sampai Merauke pasti ada di sana. Begitu juga dengan kota-kota besar lain yang keragaman suku, bahasa dan budaya penduduknya besar. Namun meski penduduknya beragam, semua orang melebur jadi satu Indonesia. Seru sudah pasti, karena dari sana kamu mengenal perbedaan sekaligus persatuan. Paling penting lagi, kamu bisa mempraktekkan langsung makna dari kata “toleransi”.

4. Hanya saja, di kota besar kamu bisa sesekali khilaf dalam menentukan arah gaya hidup

Gaya hidup / Photo by kowit1982 via istockophoto.com

Biaya hidup aslinya berbanding lurus dengan gaya hidup. Semakin mewah gaya hidupmu ya semakin tinggi juga biaya hidup yang harus kamu bayarkan. Tapi di kota besar membuat orang-orangnya seringnya khilaf dalam menentukan arah gaya hidup. Saking mewahnya gambaran kota besar, kamu pun mau tak mau harus berusaha menyusaikan diri. Padahal belum tentu gaya hidup yang kamu pilih itu sesuai dengan pendapatan. Hal seperti itu jelas jadi godaaan terbesar setiap perantau di kota besar.

Advertisement

5. Polusi udara memang tinggi, tapi dari sana kamu mengerti betapa pentingnya menjaga kesehatan diri

Polusi udara / Photo by Brady Bellini via unsplash.com

Bagaimana tak tinggi polusi kalau kota ini saja selalu sibuk saban hari. Kendaraan bermotor berlalu lalang tiada henti, belum lagi tingkah laku penghuninya yang kadang suka-suka sendiri, seperti membakar sampah di ruang terbuka. Meskipun dalam kasus polusi udara tertinggi di Jakarta pun belum menemui titik cerah apa penyebabnya. Hanya saja dari ancaman polusi udara yang bikin kecewa hati, kamu bisa lebih memperhatikan kesahatan diri. Bagaimana caranya tetap bugar meskipun dikepung polusi udara?

Selain harus rajin olahraga dan jaga pola makan, salah satu yang bisa kamu lakukan tentu adalah dengan rajin-rajin menjaga asupan vitamin. Nggak heran kalau dulu setiap berangkat sekolah Ibu selalu nanya XonCe-nya mana?” Zaman dulu kamu butuh konsumsi XonCe karena aktivitas harianmu memang berat. Apalagi di zaman sekarang yang masalahnya jadi lebih banyak karena masalah polusi yang juga mengganggu kesehatan. 

Mengonsumsi vitamin C jadi penting untuk membantu menjaga daya tahan tubuhmu biar kuat menghadapi polusi di kota-kota besar. Apalagi XonCe kan vitamin C 500 mg yang praktis dibawa ke mana-mana. Selain itu harganya yang ekonomis juga pas banget kan di kantongmu. Jadi nggak ada alasan lagi untuk nggak bawa XonCe tiap hari. Toh itu demi kesehatanmu sendiri~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE