Hati-hati, Ada Ancaman Malware di YouTube Videos. Bisa Curi Data Pribadi hingga Password!

Ancaman kejahatan siber saat ini memang cukup mengkhawatirkan. Berbagai macam modus pencurian data lewat aplikasi pun marak terjadi. Seperti baru-baru ini, pencurian data dari YouTube Videos yang berisi tutorial jadi ancaman yang cukup mengkhawatirkan, karena angka korbannya terus melonjak sejak beberapa bulan terakhir.

Sebuah perusahaan intelejen CloudSEK menemukan kejahatan siber dari YouTube Videos itu menggunakan modus tutorial download suatu aplikasi lewat link yang berisi malware. Seperti apa modus kejahatan siber lewat YouTube Videos ini? Simak informasi selengkapnya!

ADVERTISEMENTS

Modus pencurian data lewat YouTube Videos yang berisi tutorial penggunaan aplikasi berbayar secara gratis

Youtube Videos

Menonton video di YouTube | Credit by Pixabay from Pexels

Diketahui malware merupakan perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup sistem komputer dan ponsel tanpa perizinan. Malware biasanya bertugas untuk merusak sistem keamanan dan merekam data yang digunakan oleh pengguna perangkat komputer, seperti data-data pribadi dalam akun, hingga password.

Keberadaan malware seringkali nggak diketahui pengguna, karena biasanya disisipkan dalam sebuah link atau aplikasi ilegal. Hal inilah yang tejadi pada modus pencurian data lewat YouTube Videos, seperti yang diungkap oleh CloudSEK.

Pelaku memanfaatkan konten-konten video tutorial atau video panduan mengunduh atau menggunakan aplikasi. Berdasarkan laporan CloudSEK biasanya pelaku memalsukan video panduan untuk aplikasi desain populer yang berbayar seperti Adobe Photoshop, Premier Pro, Autodesk 3ds Max, dan Auto CAD secara gratis.

Modus konten panduan penggunaan aplikasi berbayar secara gratis memang jadi daya tarik tersendiri, nggak heran kalau konten itu laris ditonton dan dipraktikan oleh pengguna YouTube.

ADVERTISEMENTS

Pelaku menyisipkan malware yang mencuri data pribadi lewat link atau aplikasi yang diunduh oleh pengguna

Youtube Videos

ilustrasi malware | Credit from iStock

Modus kejahatan siber ini memang membuat korban terkecoh, karena pelaku memalsukan link pada panduan pengunduhan aplikasi yang jadi konteks dalam konten tersebut. Misalnya, pelaku menyajikan konten cara download Canva Pro secara gratis. Kemudian, mereka menyarankan korban untuk mengunduh aplikasi itu lewat sebuah link atau aplikasikasi tertentu.

Nah, link atau aplikasi inilah jika diklik bukan aplikasi Canva pro yang kita dapat, melainkan sebuah malware yang secara otomatis akan menginfeksi perangkat tanpa kita sadari. Malware akan bekerja sebagai penyusup dalam perangkat untuk membobol sistem keamanan dan merekam data pribadi kita, termasuk password perbankan dan transaksi keuangan lainnya. Kemudian data tersebut bisa dilihat langsung oleh pelaku.

CloudSEK menemukan bahwa YouTube Videos yang mengandung malware juga memanfaatkan berbagai layanan penyingkat tautan atau link seperti Bit.ly dan layanan hosting MediaFire. Hal ini tentu membuat pengguna YouTube lebih mudah terkecoh karena link sudah disamarkan.

Sebenarnya, modus pencurian data lewat malware ini bukan satu-satunya yang terjadi ya SoHip. Banyak banget modus lain yang baru-baru ini juga jadi kekhawatiran pengguna teknologi informasi. Seperti modus kurir paket, hingga undangan pernikahan lewat sebuah link atau APK yang jika diklik otomatis akan mengunduh malware.

ADVERTISEMENTS

Tips menghindari malware dari link atau aplikasi tak dikenal lewat YouTube Videos

Youtube Videos

Ilustrasi peretasan data | Credit by Sora Shimazaki from Pexels

Kejahatan siber lewat YouTube Videos tutorial memang semakin mengkhawatirkan, apalagi data CloudSEK mengungkap kalau YouTube memang jadi sasaran empuk kejahatan karena penggunanya yang mencapai 2,5 miliar tiap bulan. Belum lagi konten-konten tutorial di YouTube dinilai mudah dipahami karena menyajikan konten audio visual yang menarik dan menghibur.

Nah, berikut ini hal-hal yang harus kamu perhatikan supaya bisa terhindar dari kejahatan siber lewat YouTube Videos yang berisi tutorial:

  • Pastikan kamu menonton video dari sumber terpercaya

Jangan asal menonton video ya, SoHip! Kamu harus cari tahu reputasi kanal pembuat konten yang kamu tonton. Hal ini bisa kamu lihat dari komentar atau ulasan penonton lain yang mungkin sudah mencoba tutorial itu. Bila ada keluhan atau komentarnya buruk, maka skip aja, jangan ikuti tutorialnya!

  • Jangan tergoda tawaran mengunduh aplikasi berbayar secara gratis

Sebagain besar korban malware dari video tutorial biasanya tergoda ingin menggunakan aplikasi berbayar secara gratis. Bila kamu menjumpai konten semacam ini, maka patut dicurigai kalau pengunduhan aplikasi telah disisipi malware.

  • Jangan asal klik link atau tautan di deskripsi video ataupun kolom komentar

Dalam video tutorial yang jadi modus kejahatan siber ini biasanya link download aplikasi dicantumkan dalam kolom deskripsi, atau bahakan ada pengguna palsu yang menyarankan link di kolom komntar. Maka, jangan terkecoh untuk klik link tersebut. Apalagi bila link sudah berbentuk Bit.ly

  • Hentikan menonton bila kamu merasa nggak yakin dengan video tutorial itu

Meski dibuat dengan effort yang cukup bagus, seringkali video tutorial yang jadi modus kejahatan nggak masuk akal. Misalnya ada langkah yang nggak bisa diikuti atau ada desakan untuk klik link, maka patut kamu curigai. Jika kamu merasa nggak yakin dengan kebenaran video tersebut, maka hentikan menonton sebelum kamu terkecoh.

Nah, itulah tips menghindari malewere dari YouTube Video. Kejahatan siber memang bisa mengintai siapa saja ya SoHip. Makanya, kita harus waspada dan gunakan prinsip “nggak boleh asal klik” dan “nggak mudah tergiur”. Sebab, asal klik link dan mudah tergiur bikin kita nggak menyadari adanya malware yang menyup perangkat kita.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE