5 Hal Menarik Tentang Zodiak yang Perlu Kamu Tahu. Oh, Ternyata Begini ya Asal Usulnya~

Asal usul zodiak astrologi

Belakangan ini zodiak lagi jadi konten favorit di TikTok. Ada yang bikin video soal 5 zodiak yang paling rajin, zodiak-zodiak yang paling setia, zodiak-zodiak yang sabar banget tapi berbahaya kalau marah, dan masih banyak lagi. Nggak cuma di platform TikTok aja, konten soal zodiak juga nggak pernah sepi peminat di sejumlah platform lain seperti Twitter atau Instagram.

Advertisement

Nah, sebenarnya sejauh apa sih kalian mengetahui informasi mengenai zodiak? Apakah kalian hafal seluruh nama zodiak yang jumlahnya ada 12 itu? Atau jangan-jangan cuma hafal zodiak sendiri? Kali ini, Hipwee sudah mengumpulkan sejumlah informasi soal zodiak, mulai dari asal-usulnya sampai perbedaan astronomi dan astrologi. Simak bareng, yuk! Hitung-hitung nambah pengetahuan~

1. Sebenarnya sudah sejak zaman dulu, manusia memanfaatkan langit untuk mencari pertanda atas suatu kejadian

Mengamati langit via www.pexels.com

Awalnya, orang zaman dulu menggunakan pertanda, baik dari hewan maupun langit, untuk merencanakan hidup mereka.  Contohnya, petani zaman dulu melihat langit untuk mengetahui kapan akan terjadi banjir di Sungai Nil atau penjelajah yang memanfaatkan langit sebagai kompas untuk tahu ke mana harus melangkah.

Advertisement

Bangsawan di masa Tiongkok Kuno menggunakan benda-benda langit untuk mencari pertanda akan kekaisaran mereka. Sekitar abad 2000 sebelum masehi (SM), bangsa Sumaria dan Babilonia juga membaca ramalan lewat organ pada binatang, planet, dan bintang.

2. Kata “zodiak” sendiri berasal dari bahasa Yunani Zoodiacos Cyclos yang berarti Lingkaran Hewan. Tapi, bangsa Mesir Kuno lah yang awalnya mengusulkan pola-pola bintang yang kita kenal dengan nama zodiak

Yunani via www.pexels.com

Bangsa Mesir Kuno mengusulkan adanya pola-pola bintang. Pola bintang ini terbuat dari rasi bintang yang “dilewati” oleh matahari pada waktu-waktu tertentu sepanjang tahun. Nah, pola bintang inilah yang sekarang kita kenal dengan nama zodiak.

Awalnya, bangsa Babilonia telah membagi zodiak ke dalam 12 tanda pada 1500 SM yang akhirnya digabungkan dengan pembagian yang dibuat bangsa Yunani Kuno. Artinya, 12 tanda zodiak dengan nama yang kamu kenal saat ini telah ada sejak zaman Yunani Kuno.

Advertisement

3. Tapi bukan dimulai dari bulan Januari, Aries yang letaknya di antara bulan Maret-April justru jadi zodiak pertama dari urutan kedua belas zodiak, lo

Rasi bintang Aries via pixabay.com

Nama-nama seperti Aquarius, Pisces, dan lain-lain diambil dari rasi bintang dengan mencocokkan tanggal saat posisi matahari berada di rasi-rasi bintang tersebut. Pada zaman Yunani Kuno, pembagian waktu zodiak diawali oleh hari pertama musim semi di mana matahari berada di rasi bintang Aries yang menjadi zodiak pertama. Matahari terus bergerak dan akan sampai di rasi bintang Taurus setelah 30 hari. Dari situ, dibuatlah pembagian waktu selanjutnya selama satu tahun.

Masih pusing? Singkatnya, rasi bintang atau konstelasi adalah kumpulan bintang yang membentuk pola-pola tertentu. Dari banyaknya rasi bintang di langit, ada 12 rasi bintang yang dilintasi oleh matahari setiap tahunnya, yaitu zodiak.

4. Bumi terus berotasi pada porosnya sehingga penanggalan kedua belas tanda zodiak yang mengikuti tanggal zaman dulu tidak lagi sesuai dengan penanggalan rasi bintang saat ini

Permukaan bumi via unsplash.com

Jika diamati dari bumi, benda-benda langit beredar mengelilingi lingkaran ekliptika. Lingkaran ekliptika adalah garis khayal di langit. Nah, zodiak yang kita kenal terletak di wilayah langit yang memotong lingkaran ekliptika ini.

Coba ingat-ingat materi pelajaran tentang tata surya, yuk! Bumi berotasi selama 24 jam sehari. Proses perputaran bumi ini menggeser titik potong antara lingkaran ekliptika dan wilayah langit. Jadi, titik Aries pun akan bergeser beberapa derajat dari letaknya yang mulanya sesuai dengan rasi bintangnya. Inilah mengapa penanggalan astronomi dan astrologi menjadi berbeda.

Sekarang ini, para astrolog melakukan perhitungan dan ramalan berdasarkan letak planet dan matahari terhadap 12 tanda, bukan berdasarkan letaknya terhadap rasi bintang. Jadi, kalau kamu lahir waktu matahari terlihat di tanda Sagitarius, kamu adalah seorang Sagitarius.

5. Lalu, apa bedanya astrologi dan astronomi? Astrologi dianggap bukan ilmu sains, termasuk mempelajari zodiak. Sementara itu, astronomi adalah sains

Observasi langit via unsplash.com

Astrologi adalah ilmu tentang bintang-bintang. Astrologi melihat pergerakan benda-benda langit, seperti matahari, bulan, planet-planet, dan bintang. Para astrolog percaya bahwa posisi benda-benda langit ini dapat memengaruhi kehidupan manusia dan digunakan untuk meramalkan kejadian di masa depan.

Setelah Sir Isaac Newton mempelajari langit dan menemukan adanya gravitasi yang mengatur segala hal di bumi, astronomi pun mulai dikenal sebagai sains. Penemuan ini juga mengakui bahwa astrologi bukanlah sains.

Astronomi sendiri merupakan ilmu sains yang mempelajari, memahami, dan meramalkan peristiwa alam yang terjadi di alam semesta. Cakupan yang dipelajari pun lebih luas, mulai dari galaksi hingga masa lampau. Para astronom juga bisa dikatakan “meramal”. Namun, “ramalan” ini menggunakan metode ilmiah. Para astronom meneliti fenomena langit dengan pendekatan fisika dan matematika.

Nah, itu dia 5 hal yang perlu kamu tahu soal zodiak. Sekarang, jadi tahu kan asal-usul zodiak yang sering kamu sebut sehari-hari. Hmm, apakah kamu termasuk orang yang percaya zodiak? Soalnya ada nih yang biasanya nggak percaya zodiak tapi kadang pas baca-baca soal zodiaknya, kok ternyata relate, ya? Kayak pas banget sama kepribadian kita, gitu. Nah, mending kita terima hal-hal baik dari “kata zodiak” tersebut dan pelajari sisi negatifnya untuk membuat pribadi kita lebih baik lagi~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An amateur writer.

CLOSE