Bahaya yang Tersimpan di Balik 5 Istilah Populer Ini. Jangan Keburu Bangga Saat Bisa Jadi Bagiannya

Bahaya di balik istilah populer

Di era media sosial seperti saat ini, kita sering menemukan berbagai istilah baru yang belum pernah ada sebelumnya. Istilah-istilah itu lahir dari aktivitas atau percakapan warganet di linimasa, atau dari guyonan-guyonan receh yang kerap muncul saat membahas suatu topik tertentu. Kalau dalam bahasa Inggris, istilah atau frasa nyeleneh yang nggak ada di kamus itu disebut slang.

Advertisement

Sebenarnya ada banyak banget kata-kata populer yang kerap mewarnai percakapan warganet dunia maya, beberapa di antaranya kayak “kaum rebahan”, “generasi micin“, atau “sobat mager”. Sebagian malah jadi semacam label yang seringkali dibanggakan. Tapi tahu nggak sih kalian, ternyata kalau dipikir-pikir, nggak semua istilah populer di media sosial itu kelihatan keren. Justru ada sejumlah bahaya mengintai di baliknya kalau terlalu sering dilakukan. Seringnya sih kita nggak nyadar. Apa aja sih istilah itu?

1. Kaum rebahan muncul untuk menyebut kebiasaan anak muda zaman sekarang yang lebih suka rebahan sambil main HP daripada melakukan aktivitas fisik

Kaum rebahan via www.indozone.id

Kaum rebahan adalah sebutan bagi mereka yang hobi gegoleran atau tidur-tiduran sambil main HP. Pokoknya minim aktivitas fisik gitu deh. Mulanya istilah ini dipakai buat iseng-isengan aja, tapi lama kelamaan malah nggak sedikit orang yang merasa bangga jika bisa jadi bagian dari kaum rebahan dan jadi semacam identitas gitu. Padahal kalau kita keseringan rebahan alias malas-malasan, akan banyak penyakit serius yang mengintai, mulai dari diabetes sampai jantung.

2. Temennya kaum rebahan ada sobat mager. Istilah ini sama-sama dipakai buat menyebut orang yang lebih memilih malas-malasan daripada mencari kegiatan di luar

Sobat mager via mxperiens.blogspot.com

Selain kaum rebahan, ada juga sobat mager alias malas gerak. Ya mirip-mirip sama kaum rebahan gitu, sobat mager ini kerjaannya cuma malas-malasan aja. Apalagi di era teknologi seperti sekarang, rasanya kaum rebahan dan sobat mager ini makin didukung sama adanya layanan serba online. Beli baju online, beli makan online, transportasi juga online. Semua serba mudah, bikin mereka makin malas aja.

Advertisement

3. Yang baru-baru ini sering disebut adalah Netflix and chill. Istilah ini digunakan untuk menyebut aktivitas nonton Netflix sambil santuy

Netflix and chill via weheartit.com

Meski arti Netflix and chill sebenarnya dikaitkan sama aktivitas intim bersama pasangan sambil nonton Netflix, tapi warganet kebanyakan mengartikannya sebagai aktivitas nonton Netflix biasa. Ya sambil santai gitu, dan bisa dilakukan sendirian. Istilah ini belakangan sering dipakai warganet yang kebetulan punya waktu luang nonton film atau serial di Netflix, dan semakin ke sini jadi semacam kebanggaan gitu.

Padahal keseringan Netflix and chill bisa bikin kecanduan lo, efeknya sama kayak kalau sering-sering movie marathon. Bahkan Danesh A. Alam, psikiater dari Northwestern Medicine Behavioral Health Services bilang kalau kecanduan aktivitas itu mirip seperti kecanduan narkoba. Akibatnya? Macem-macem; bisa menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, dan lainnya.

4. Generasi micin memang bukan istilah baru. Tapi mengingat istilah ini semakin populer berkat media sosial, kayaknya memang perlu masuk dalam daftar, terlebih karena ada bahaya mengintai di baliknya

Generasi micin via www.shutterstock.com

Generasi micin adalah istilah yang dipakai untuk menyebut mereka yang hobi makan chiki, atau snack yang mengandung micin dan penguat rasa (MSG). Sebenarnya mengonsumsi micin itu sah-sah aja, asal nggak melebihi takaran yang dianjurkan. Sejauh ini menurut WHO atau BPOM, batas aman konsumsi micin itu 0,5 – 1,7 gram per hari. Nah, yang bahaya itu kalau terlalu sering dan berlebihan. Karena overdosis micin bisa menyebabkan kerusakan saraf, asma, obesitas, hingga kerusakan ginjal.

Advertisement

5. Ada juga istilah sobat ambyar yang secara khusus merujuk pada fans Didi Kempot, sang Bapak Patah Hati Nasional. Bersedih itu normal aja, tapi kalau terlalu berlebihan juga nggak baik

Sobat ambyar saat nonton konser Didi Kempot via www.urbanasia.com

Nggak ada yang melarang kita buat bersedih, karena memang perasaan itu sangat wajar terjadi. Tapi kalau keseringan sampai-sampai nggak peduli lagi sama lingkungan sekitar malah bisa memicu stres dan depresi. Dengan populernya istilah sobat ambyar, patah hati yang jadi sumber kesedihan seolah makin diglorifikasi. Nggak, bukan mau nyalahin fans Lord Didi kok. Cuma mau ngasih tahu aja kalau terlalu sering bersedih itu juga nggak baik bagi kesehatan~

Sebenarnya, nggak ada yang salah dengan kemunculan istilah-istilah di atas. Cuma yang sedikit perlu diluruskan adalah mereka yang punya kebanggaan berlebih saat bisa menjadi bagian darinya, apalagi sampai menjadikan istilah-istilah itu sebagai prinsip hidup. Wah, gawat kan kalau seumur hidup mengabdikan dirinya sebagai sobat mager atau kaum rebahan. Malas-malasan itu cuma bakal “membunuh” dari dalam, Gaes~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE