Kabar Mengejutkan, Arkeolog Temukan Reruntuhan Bangkai Kapal Van Der Wijk yang Tenggelam

Bangkai kapal Van Der Wijk

Kabar baik datang dari dunia arkeologi dan sejarah Tanah Air. Pasalnya, para arkeolog mengumumkan bahwa mereka telah menemukan reruntuhan bangkai dari Kapal Van Der Wijk yang diduga tenggelam pada tahun 1936. Tenggelamnya kapal ini menjadi salah satu peristiwa sejarah yang paling dikenang oleh masyarakat Indonesia dan juga orang-orang Belanda yang dulu tinggal di Indonesia.

Advertisement

Setelah 85 tahun nggak menemukan kejelasan, akhirnya para arkeolog kita telah menemukan titik terang terkait bangkai kapan Van Der Wijk. Diduga kapal tersebut tenggelam di sekitar Perairan Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Setelah melakukan eksplorasi di sekitar lokasi tersebut, akhirnya para arkeolog telah menemukan reruntuhan dan bangkai kapal tersebut. Tentu saja hal ini jadi kabar baik mengingat pencarian dan penemuan ini dilakukan dengan basis ilmu pengetahuan.

Arkeolog meneukan bangkai Kapan Van Der Wijk di Perairan Brondong, Lamongan, Jawa Tengah. Penemuan ini masih terus diidentifikasi

Penemuan Kapal Van Der Wijk/Credit: Suara Jawa Timur

Masyarakat Indonesia pasti sudah nggak asing dengan Kapal Van Der Wijk. Kapal besar yang terkenal karena novel karya Buya Hamka ini memang menjadi legenda tersendiri bagi masyarakat kita. Legenda ini semakin terkenal setelah novel tersebut diadaptasi menjadi film berjudul sama yang dibintangi Herjunot Ali, Reza Rahardian dan Pevita Pearce.

Terlepas dari itu, kini pada kenyataan, para arkeolog telah menemukan bangkai kapal Van Der Wjik yang tenggelam di perairan Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Penemuan ini bermula dari pernyataan masyarakat nelayan di sekitar perairan tersebut. Ingin serius menemukan bukti sejarah yang hilang tersebut, Arkeolog Badan Pelestarian Cagar Budaya kemudian memulai pecarian sejak bulan Juni 2021 kemarin. Nggak sia-sia, arkeolog kita akhirnya menemukan bangkai kapal tersebut.

Advertisement

“Memang ada kapal karam di titik yang kita duga Van Der Wijk, dari foto-foto dan video yang kita dapatkan kita masih terus processing, dan kemudian melakukan identifikasi perlahan-lahan, jadi kita cocokkan bagian-bagian dengan gambar dari Kapal Van Der Wijk,”

Prestasi dan penemuan aset nasional ini mendapatkan apresiasi dan ucapan terimakasih dari Bupati Lamongan Yuhronur Effendi

Mendapat apresiasi/Credit: Kompas

Meski sudah ditemukan, Para Arkeolog nggak cepat merasa puas. Mereka terus melakukan upaya identifikasi dan pencocokan tentang bakai yang mereka temukan. Hal ini dilakukana guna pembuktian lebih konkret atas bukti-bukti yang ditemukan. Sampai sekarang, para arkeolog masih terus mengeksplorasi di sekitar lokasi penemuan pertama mereka.

Advertisement

Terlepas dari itu, hal ini tentu menjadi prestasi bagi arkeolog kita. Bahkan kejadian ini mendapatkan apresiasi dari para pejabat khususnya Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi. Dalam satu kesempatan, sang bupati mengucapkan terimakasih pada seluruh arkeolog dan orang yang bekerja demi menemukan bangkai kapal Van Der Wijk ini. Ia menyebut bahwa bangkai tersebut merupakan sejarah dan aset nasional

“Kami terus mohon dukungan dan support supaya Kapal Van Der Wijk ini menjadi aset nasional, dan saya yakin menjadi sesuatu yang luar biasa bagi Kabupaten Lamongan,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE