Banyak Disebut dalam Debat Pilpres, Ternyata Ini Lo Perbedaan Revolusi Industri 1.0 Sampai 5.0

Perjalanan revolusi industri 1.0 sampai 5.0

Banyak hal yang bisa jadi topik pembahasan asyik dari debat kedua Pilpres Hari Minggu kemarin. Sejumlah orang fokus menyorot beberapa data yang dipaparkan Jokowi yang ternyata kurang sesuai dengan fakta sesungguhnya. Sebagian lagi ada yang sibuk membahas istilah ‘unicorn’ yang ternyata masih begitu asing di telinga Prabowo. Ada juga yang tertarik membahas lebih lanjut mengenai era revolusi industri 4.0 yang sempat disebut-sebut saat debat.

Advertisement

Bicara soal revolusi industri, sebelum era industri 4.0 seperti yang sedang kita lalui sekarang ini hadir, ternyata manusia sudah lebih dulu melewati zaman industri 1.0 sampai 3.0 lo! Dan meski kita masih berada dalam industri generasi keempat, ternyata industri generasi kelima atau 5.0 sudah mulai dipersiapkan. Wah, sebelum kembali beralih ke era baru, sebaiknya kita cari tahu dulu, sebenarnya apa sih perbedaan dari tiap-tiap era revolusi industri ini?

1. Industri 1.0: Saat-saat dimana mesin-mesin bertenaga air dan uap diperkenalkan

Pada era ini pertama kalinya diperkenalkan alat tenun mekanis via erichfelbabel.com

Revolusi industri pertama, yakni sekitar tahun 1760, diawali dengan kemunculan mesin-mesin bertenaga air atau uap, sebagai pengganti tenaga manusia dan hewan. Mesin-mesin ini banyak digunakan dalam berbagai macam industri mulai dari tekstil sampai transportasi, membuat proses produksi semakin cepat dan mudah. Meski banyak orang jadi menganggur, tapi produksi jadi berlipat ganda.

2. Industri 2.0: Masa-masa pengenalan produksi massal dan pembagian kerja dalam pabrik-pabrik

Pabrik-pabrik produksi mulai bermunculan via erichfelbabel.com

Kalau di industri 1.0 orang masih “hectic” sama mesin-mesin bertenaga air atau uap, memasuki industri 2.0 orang mulai lebih “menata” sistem produksi suatu barang. Dalam pabrik-pabrik dibentuk semacam sistem pembagian kerja. Produksi massal pun mulai banyak ditemui. Di era ini juga teknologi listrik dan perakitan mulai dikenal. Revolusi ini banyak dijumpai di Inggris, Jerman, dan Amerika.

Advertisement

3. Industri 3.0: Ketika orang mulai menggunakan perangkat elektronik dan teknologi informasi tepat guna, ditandai dengan munculnya komputer

Di era ini diperkenalkan pula Programmable Logic Controllers (PLC), sistem pemrograman di komputer yang berfungsi untuk perakitan via erichfelbabel.com

Era industri 3.0 berlangsung pada awal tahun 1970-an. Debut revolusi industri generasi ketiga ini dimulai dengan kemunculan komputer. Mesin-mesin produksi yang tadinya dioperasikan manusia, jadi dikendalikan oleh komputer. Waktu itu komputer memang masih sangat sederhana, berat, dan ukurannya cukup besar sih. Tapi lumayan bisa bikin ongkos produksi jauh lebih murah.

Namun, walapun sistem otomatis sudah ada, orang masih mengandalkan input dan campur tangan manusia. Intinya, tenaga manusia masih dibutuhkan lah~

4. Industri 4.0: Saat industri sudah mulai menyentuh dunia virtual, dimana manusia, mesin, dan data saling terkoneksi satu sama lain

Advertisement

Eranya internet of things (IoT) via erichfelbabel.com

Revolusi industri keempat disebut juga dengan Industrial Internet of Things (IIoT), masa-masa dimana internet adalah segalanya. Industri 4.0 yang sedang kita lalui sekarang ini merupakan eranya mesin-mesin pintar, sistem penyimpanan awan (cloud storage), dan sistem-sistem rumit yang bisa mengubah informasi secara otomatis, mengontrol satu sama lain tanpa campur tangan manusia.

Kalau dikutip dari Supply Change Game Changer, ada 4 elemen penting dalam industri 4.0:

  1. Sistem siber-fisik: perangkat mekanis yang dijalankan oleh algoritma berbasis komputer
  2. Internet of Things (IoT): jaringan yang saling terhubung, perangkat mesin dan kendaraan punya kemampuan penginderaan, pemindaian, dan pemantauan yang terkomputerisasi
  3. Komputasi awan: hosting jaringan di luar kantor dan cadangan data
  4. Komputasi kognitif: platform teknologi menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI)

5. Industri 5.0: Suatu era dimana manusia dan mesin saling menemukan cara bekerjasama demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi. Di masa ini, artificial intelligence mulai marak digunakan

Kalau di industri 4.0 artificial intelligence masih jarang banget digunakan, pada revolusi industri 5.0 mendatang AI akan mulai dipakai dalam produksi di industri-industri. Orang bahkan mungkin nggak perlu lagi hadir di suatu tempat buat melakukan atau memproduksi sesuatu. Para dokter kemungkinan bisa mengoperasi pasien dari jarak jauh, dengan bantuan robot yang ia gerakkan lewat perangkat komputer.

Intinya, industri 5.0 ini adalah saat dimana manusia dan mesin saling bekerjasama demi meningkatkan sarana dan efisiensi atas suatu usaha. Jadi jangan kaget kalau robot-robot canggih mulai akan digunakan massal saat revolusi ini berlangsung.

Berbeda dengan revolusi industri 1.0-3.0 yang jarak antara satu dengan lainnya bisa memakan waktu berabad-abad. Kali ini para ahli memprediksi kalau revolusi industri bisa berlangsung jauh lebih cepat. Sekarang kita memang sedang berada di era 4.0, tapi industri 5.0 sudah tampak di depan mata. Mungkin kurang dari 10 tahun lagi, kita sudah ganti era industri baru~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

CLOSE