Curhat Miris Ibu Muda: Pengasuh Beri Bayinya Obat Tidur Biar Nggak Rewel. Ikut Sakit Hati Rasanya!

Bayi diberi obat tidur

Mencari pengasuh untuk bayi memang susah-susah gampang. Masalahnya, nggak jarang kita dengar cerita pengasuh yang menyiksa anak majikannya cuma gara-gara anaknya nangis terus. Atau pengasuh yang sengaja meninggalkan anak majikannya biar bisa pacaran sama tukang nasi goreng, dan cerita miris lainnya. Tapi di satu sisi, jasa pengasuh juga diperlukan, terutama bagi orangtua yang sehari-harinya bekerja.

Advertisement

Buat kalian yang akan atau sedang menyewa jasa pengasuh, agaknya perlu ekstra hati-hati lagi karena baru saja ada ibu muda yang curhat di Instagram tentang kelakuan buruk pengasuh anaknya. Pengasuh itu tega mencampur obat tidur ke susu anaknya! Tujuannya biar anak nggak rewel dan bisa tidur pulas. Duh, gimana sih cerita lengkapnya?

Ibu muda bernama Vierza Bellina menceritakan kejadian yang baru dialaminya. Ia berhasil menguak kejahatan pengasuh yang tega mencampur obat tidur ke susu anaknya

Unggahan Vierza via www.tribunnews.com

Melalui Instagram story, seorang ibu muda bernama Vierza Bellina dengan akun @febevierza912 menceritakan pengalaman pahitnya menyewa jasa pengasuh. Pengasuh yang sudah ia percaya sejak 3 bulan lalu, dengan sengaja mencampurkan obat tidur ke anak bungsunya, Great, yang masih bayi. Obat itu dicampur ke susunya.

Kejadian ini terkuak setelah pengasuhnya ketahuan membawa pergi anak-anak Vierza. Saat diminta klarifikasi via telepon, ia malah izin pulang dan nggak kembali lagi, alias resign. Merasa ada yang aneh, Vierza pun pulang ke rumah lebih awal. Sesampainya di rumah, anak pertamanya yang bernama Gwen minta agar si pengasuh tidak dimarahi. Vierza curiga Gwen habis diancam.

Advertisement

Kecurigaan Vierza berlanjut saat tanpa sengaja mencium botol susu Great dan menemukan ada aroma menyengat minuman beralkohol. Vierza kemudian memutuskan memanggil Pak RT untuk kemudian menginterogasi pengasuhnya

View this post on Instagram

Maaf banyak yang tanya kok bisa ? Ibu ini pendatang , dan baru 3bulan bekerja sama saya . Awal ketika saya masi cuti lahiran saya suka bgt ibu ini bisa ngebonding ke anak anak sampe anak pertama saya lengket bgt sama dia , pokoknya perfact dimata saya dan suami . Kami kerja berdua , kami berangkat jam 5 subuh pulang jam 9malam . 2-3minggu belakangan anak kami great selalu sudah tdr awalnya saya ga curiga , tp lama lama saya mikir kok great ga ada bangunnya minta susu pampersnya kering jg takut dihidrasi sy bangunin ga bangun tp karna pikir sy ga ada apa apa sy biasa aja . Sampe akhirnya konsul ketemen , dan temen blg yakin susunya ga di campur antimo itu bs bikin baby lu tdr . Sy tolak omongan itu tp kemarin malam ibu ini sorenya bilang sama saya di tlp bu saya bsk ga masuk kerja ya saya tanya knp dia cm blg gpp sy ga masuk selamaya alasanya takut ngelanggar peraturan bapak ibu . Karna ini bukan pertama kalinya dia ancem sy dengan mau resign setiap dia pinjam uang sy kasih ga sesuai yg dia minta pasti ada aja kelakuannya , papihnya anak anak negur dia ya begini kelakuannya . Tp tuhan baik , malam itu suami saya sy suruh bgnin baby kami tp ga bangun jg dr diciumin di tepok tepok sampe di angkat . Sy buang susu yg sisa si ibu ini buat eh gatau feeling ibu x ya pengen cium botolnya pas sy cium bau anggur merah dan sy bandingan sm susu yg saya buat baunya ya bau susu krn takut salah sy diemin dua susu itu agak lama ternyata bukan bau susu basi dan baunya memang beda .

A post shared by Vierza Belinna (@febevierza912) on

Singkat cerita, pengasuhnya itu akhirnya mengaku kalau ia sengaja memasukkan obat tidur –bukan minuman beralkohol seperti yang disangkakan sebelumnya– berbentuk sirup ke susu anak majikannya Great. Hal itu dilakukan agar Great tertidur pulas, sehingga ia bisa menyelesaikan pekerjaannya yang lain. Menurut pengakuannya lagi, ia sudah melakukannya selama 3 hari.

Advertisement

Untungnya setelah dilakukan pemeriksaan ke dokter, kondisi kesehatan Great cenderung masih baik, hanya saja kata dokter di lambungnya ada banyak gas. Itu yang menyebabkan Great jadi sering muntah, terutama setelah diberi susu. Tapi yang melegakan Great tidak terlambat mendapatkan penanganan medis.

Hal yang bikin salut, walaupun telah dikhianati pengasuhnya habis-habisan, Vierza dan suaminya memilih untuk nggak membawa permasalahan ini ke jalur hukum. Mereka lebih memilih memaafkan pengasuh

View this post on Instagram

Kenapa di lepas gitu aja? Saya cuma kepikiran anak anaknya masih kecil juga dan perempuan . Saya ga mau jd batu sandungan buat berkatnya org ini , sy cuma kasih warning biar org ini sadar . Sy share ini semua juga bukan karna apa sy cm mau bagi apa yang saya alami agar lebih hati hati lg nitipin anak anak sama baby sister atau art sendiri . Kalo ditanya hancur hati ga ? Pasti . Karna anak sy harus muntah terus setiap minum susu dokter bilang lambungnya lg penuh sama gas , dan dosisnya pun masih bekerja di dalam tubuh anak saya . Tp yang buat sy bisa begini cuma karna saya percaya Tuhan yesus baik , ini kebuka bukan secara kebetulan tp waktunya tuhan untuk sy buka mata sm org ini . Bagian saya saat ini cuma bergumul untuk bs mengampuni pribadi lepas pribadi , urusan hukuman dll saya yakin tuhan punya pembalasannya sendiri karna sy tau betul membalas bukan Hak saya . Maaf sy ga bs balas DM satu satu tp sy bersyukur banyak yg respect sm kejadian ini . God bless temen temen yg sy kenal maupun baru dikenal . Semoga kejadian ini ga menimpa kalian ?

A post shared by Vierza Belinna (@febevierza912) on

Nggak seperti kebanyakan orangtua yang memperkarakan siapapun yang berbuat buruk pada sang anak, Vierza dan suaminya justru memilih memaafkan orang yang telah membahayakan anaknya. Selain karena alasan kepercayaannya, Vierza juga mengaku nggak tega karena pengasuhnya punya anak yang masih kecil. Jika jalur hukum ia tempuh, tentu akan berpengaruh pada masa depan si anak.

Salut sih, ketika kita aja yang mungkin nggak kenal sama pengasuhnya, ikut geregetan saat tahu pengalaman pahit Vierza dan keluarganya. Mereka justru memilih menyelesaikan kasus ini lewat jalur damai, dengan harapan tidak ada lagi anak yang bernasib seperti Great. Vierza juga mengimbau agar para orangtua di luar sana lebih hati-hati dan selektif lagi dalam memilih pengasuh untuk anak-anaknya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE