8 Berita Ini Sukses Bikin Ngelus Dada dan Istigfar Berjamaah. Yang Penasaran, Yuk, Merapat!

Berita populer minggu ini

Minggu ini lumayan banyak berita yang bikin kita geli sampai geregetan. Setiap buka media sosial, rasanya ada aja informasi yang sukses bikin ngelus dada bahkan istigfar berjamaah. Salah satunya kayak pernyataan kontroversial Pak Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM itu. Masa beliau bilang kalau kemiskinan adalah sumber dari kriminalitas, terus ngasih contohnya dengan membandingkan kawasan Tanjung Priok vs Menteng. Priok pusat kriminalitas gara-gara warganya miskin, sedangkan Menteng kawasan elit yang jauh dari tindakan kriminal. Wadaw… Nggak inget apa ya kalau koruptor-koruptor negeri banyak yang tinggal di Menteng?

Advertisement

Itu baru satu, Gaes. Masih ada 7 berita lainnya yang nggak kalah fenomenal. Kali ini Hipwee News & Feature udah bantu ngerangkum, kalian yang kemarin-kemarin terlalu sibuk sampai nggak update berita, simak ulasan berikut ini aja biar nggak ketinggalan~

1. Yasonna Laoly lagi-lagi mengundang kontroversi dengan pernyataannya yang menyenggol warga Priok. Duh, Pak, masa nggak cukup sih padahal kemarin kan habis konflik sama Dian Sastro…

Kontroversi Yasonna Laoly via www.hipwee.com

Kantor Kementerian Hukum dan HAM digeruduk massa hari Rabu (22/1) kemarin. Massa yang datang dari Priok pakai sepeda motor dan angkutan metromini itu nggak terima dengan pernyataan Pak Yasonna soal kriminalitas yang bersumber dari kemiskinan. Mereka tersinggung dibandingkan sama kawasan Menteng yang berisi orang-orang elit sehingga angka kriminalitas kecil. Warga-warga Priok itu menuntut Yasonna supaya minta maaf di media besar, karena kalau nggak, mereka bakal datang dengan lebih banyak massa.

Sekarang sih Pak Yasonna sudah minta maaf dan menyesali pernyataannya. Semoga aja beneran menyesal dan nggak ngulangi lagi ya, Bapaque~

Advertisement

2. Belakangan publik juga dibuat heboh dengan kemunculan sejumlah kerajaan abal-abal secara mendadak. Lagi tren atau gimana sih?

Tren kerajaan abal-abal via www.hipwee.com

Setelah raja dan ratu Keraton Agung Sejagat diamankan polisi atas dugaan kasus penipuan, nggak lama muncul lagi kerajaan lain di Bandung, namanya Sunda Empire. Kerajaan itu mengklaim bisa mengendalikan nuklir dan beranggota 54 negara dunia. Mereka muncul dengan tujuan menata dunia untuk mencapai perdamaian. Nggak hanya sampai situ, mereka juga ngaku kalau punya dana di Bank Swiss! Kalau emang mereka mau menata dunia, kok kemarin pas lagi panas-panasnya konflik Iran-AS mereka nggak muncul jadi mediator sih?? Telat kalau munculnya baru sekarang 🙁

3. Ada juga isu kalau MUI mengeluarkan fatwa haram buat Netflix. Isu ini bikin sobat Netflix sejati adem panas~

Fatwa haram Netflix via www.hipwee.com

MUI sempat dikabarkan telah memfatwa haram layanan Netflix. Tentu saja kabar ini bikin muda-mudi yang hobi chill dan nontonin Netflix geram. MUI jadi bahan bulan-bulanan di mana-mana, terutama media sosial. Tapi nggak lama muncul statement dari Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin AF yang bilang kalau rumor di atas nggak benar. Dia malah ngaku nggak tahu apa itu Netflix. MUI juga nggak minat buat bahas lebih lanjut soal fatwa haram Netflix. Duh, kalau gini kasihan MUI ya udah difitnah dan dihina macem-macem. Yuk, lah, biasakan cek kebenarannya dulu sebelum ikut-ikutan nyebar berita.

4. Fatwa haram Netflix itu kok ya ndilalah bebarengan sama berita soal ustaz yang bilang kalau sabu itu halal karena nggak ada dalilnya di Al-Quran. Jadi banyak meme yang banding-bandingin gitu

Sabu halal??! Ojo ngawur to, Pak, Pak~ via www.hipwee.com

Sesaat setelah muncul isu fatwa haram Netflix, eh, lha kok ada berita ustaz di Madura yang bilang kalau sabu itu halal. Alhasil dua berita ini jadi banyak dijadikan meme sama netizen. Di saat Netflix diharamkan, sabu justru dihalalkan. Padahal keduanya podo ngawur-nya. Ustaz beraliran sesat itu bernama Ahmad Marzuki. Dia berdalih sabu nggak dilarang secara eksplisit di Al-Quran. Dia juga klaim kalau sabu bikin makin semangat ngaji. Nggak sampai situ, Marzuki ini juga berani bener jual sabu ke santrinya! Sad

Advertisement

5. Virus corona yang bikin sedunia ketar-ketir ternyata malah dianggap enteng sama Menteri Terawan. Huhu.. publik jadi kecewa deh

Menteri Kesehatan dr. Terawan via www.hipwee.com

Di saat dunia genting gara-gara virus corona udah merambah ke 9 negara, Menteri Kesehatan kita, Pak Terawan justru santai aja menanggapinya. Ini ia sampaikan saat mengunjungi kantor BRI 2 (yang sempat digegerkan dengan adanya virus corona di sana). Sebagai pembuktian kalau di sana nggak ada virus corona, Terawan datang tanpa menggunakan masker.

“Iya, begitu tahu, saya parani (sambangi) untuk informasi tidak simpang siur. Jadi kita dihebohkan untuk hal-hal tidak penting ya. Kasihan nanti nggak ada apa-apa, coba kamu beli masker berapa?” kata Terawan.

6. Masih ingat sama pembawa bendera viral waktu demo pelajar? Lutfi, baru-baru ini bilang kalau ia disetrum aparat saat menjalani pemeriksaan

Pengakuan Lutfi via www.hipwee.com

Dalam persidangan belum lama ini, Lutfi mengaku kalau ia disetrum dan dianiaya polisi saat dimintai keterangan. Ia ditendang sambil dipaksa ngaku telah melempar batu ke arah polisi waktu demo beberapa waktu lalu. Karena merasa berada di bawah tekanan, akhirnya Lutfi terpaksa menuruti permintaan polisi. Tapi, ya.. seperti biasa, aparat nggak ada yang ngaku. Katanya mereka udah bekerja secara profesional. Hmm~

7. Berita lain yang cukup menggelitik adalah soal pemecatan Helmy Yahya dari kursi Dirut TVRI. Alasannya itu lo, masa gara-gara dia ngizinin tayangan Liga Inggris??!

Alasannya bikin geli via www.hipwee.com

Harus diakui bahwa selama Helmy Yahya menjabat, banyak banget kebaruan di tubuh TVRI. Ia setuju untuk membeli hak siar Liga Inggris dan Discovery Channel. Ia juga jadi orang di balik rebranding besar-besaran TV publik itu, termasuk logonya yang sekarang jadi kece dan nggak jadul lagi. Tapi justru kebaruan-kebaruan itu dianggap Dewan Pengawas nggak sesuai sama visi misi TVRI. Alhasil, Helmy pun diberhentikan dari kursi Direktur Utama. Ya, kalau nggak mau inovasi, jangan heran kalau TVRI jadi nggak banyak yang nonton~

8. Last but not least, kabar soal ratusan pohon di Monas yang ditebang Gubernur Anies. Katanya buat revitalisasi dan biar Monas lebih kelihatan dari jalan besar

Pohon-pohon di Monas ditebang via www.hipwee.com

Pak Anies sepertinya membuat keputusan yang agak meleset (lagi). Sebanyak 205 pohon di Monas kabarnya ditebang dan akan dipindahkan ke nggak tahu di mana. Soalnya waktu Kompas menelusuri di sekitar kawasan Monas, nggak ditemukan adanya pepohonan yang ditanam kembali. Duh, padahal Jakarta baru aja banjir gede, kok kawasan hijau malah makin dikurangi.

Gimana, Guys, udah istigfar berapa kali sepanjang baca kumpulan berita di atas? Ya, moga-moga minggu depan nggak ada lagi deh peristiwa semacam itu. Biar rangkuman beritanya isinya yang seneng-seneng aja gitu~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE