Umumnya, mata manusia memiliki warna iris atau bola mata yang sama, misalnya sama-sama cokelat atau sama-sama biru. Namun ternyata, ada juga beberapa orang terlahir dengan keunikan tersendiri, di mana kedua buah bola matanya memiliki warna yang berbeda. Bukan menggunakan lensa kontak, bukan pula hasil editan foto, fenomena ini terjadi secara alami. Dalam dunia medis, anomali ini dikenal dengan nama Heterochromia iridium.

Kondisi seseorang yang memiliki dua bola mata berbeda ini sangat jarang terjadi. Menurut data di Amerika, kelainan ini hanya terjadi pada 11 dari setiap 1.000 orang. Hal ini biasanya terjadi karena beberapa faktor dan sebenarnya bisa berkembang seiring berjalannya waktu. Biar lebih jelas lagi bagaimana seseorang bisa mengalami Heterochromia iridium, berikut Hipwee News & Feature sajikan informasinya khusus buatmu. Check it out!

Heterochromia iridium adalah kelainan yang terjadi pada bola mata, orang yang mengidap kelainan ini akan mempunyai warna mata yang berbeda antara satu dengan yang lainnya

Kelainan dari sel genetik yang normal via www.daysoftheyear.com

Advertisement

Warna mata manusia ditentukan oleh bagian mata yang bernama iris. Sedang warna iris mata umumnya nggak semua sama, ada yang cokelat, biru, hijau, sampai hitam. Warna ini tergantung dari jumlah melanin pada epitelium pigmen yang terletak di bagian belakang iris, jumlah melanin pada stroma (lapisan iris), dan kepadatan sel di stroma.

Nah, orang dengan warna rambut dan kulit yang lebih gelap memiliki lebih banyak melanin sehingga mata mereka berwarna cokelat, sementara orang dengan warna rambut dan kulit yang lebih pucat memiliki jumlah melanin yang lebih sedikit sehingga mata mereka biasanya berwarna lebih terang. Saat seseorang memiliki jumlah melanin yang berbeda pada setiap iris mata mereka, maka warna matanya pun akan berbeda. Kondisi inilah yang disebut sebagai Heterochromia iridium. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti iris mata yang mempunyai warna berbeda.

Heterochromia iridium termasuk kondisi yang jarang dialami manusia, tetapi termasuk umum pada beberapa binatang seperti kuda, kucing, dan beberapa spesies anjing

Heterochromia iridium pada hewan via hipwee.com

Pada umumnya Heterochromia iridium ini sering terjadi pada hewan. Sama halnya pada manusia, kemunculan Heterochromia iridium pada hewan pun dipengaruhi oleh jumlah melanin yang tersimpan pada iris matanya. Seperti yang terjadi pada kucing peranakan Turkish Van, Turkish Angora dan Japanese Bobtail dengan salah satu warna bola matanya yang tembaga, jingga, kuning, hijau, dan satu bola mata lainnya yang bewarna biru. Untuk jenis anjing, Heterochromia iridium sering terlihat pada jenis Siberian Husky. Sedang warna-warna Heterochromia iridium pada kuda seperti cokelat dan putih, abu-abu, atau biru.

Faktor penyebabnya pun beragam, mulai dari keturunan, trauma, maupun karena pengobatan yang dapat meningkatkan atau mengurangi pigmentasi pada salah satu iris

Dipengaruhi oleh beberapa faktor via www.pinterest.co.uk

Advertisement

Selain faktor genetik yang menyebabkan terjadinya kelainan sejak lahir, ada beberapa penyebab lain yang memungkinkan seseorang mengalami Heterochromia iridium, antara lain:

  • Trauma mata; kondisi mata yang disebabkan oleh cedera mata yang bisa disebabkan oleh pukulan, olahraga atau aktivitas yang mencederai mata.
  • Glaukoma; kelainan pada mata yang menyebabkan adanya penumpukan cairan pada mata dan akhirnya warna iris mata jadi berbeda.
  • Sedang minum obat tertentu; beberapa obat-obatan, termasuk beberapa obat glaukoma yang menurunkan tekanan di mata dapat menyebabkan perubahan warna mata.
  • Neuroblastoma; kanker sel saraf yang biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun. Ketika tumor menekan saraf di dada atau leher, terkadang anak-anak memiliki kelopak mata yang terkulai dan pupil yang kecil sehingga menyebabkan Heterochromia iridium.
  • Kanker mata; melanoma dapat memengaruhi warna mata yang berbeda, tapi jarang terjadi. Salah satu tanda melanoma mata adalah titik gelap pada iris.

Konsultasikan dengan dokter mata untuk memastikan apakah Heterochromia iridium yang terjadi disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu di atas, ya!

Adapun jenis Heterochromia iridium itu ada 3 macam…

Contoh Heterochromia sebagian via id.pinterest.com

  • Heterochromia sebagian berarti salah satu mata memiliki 2 warna sekaligus. Contohnya warna iris asli cokelat namun warna iris lainnya punya 2 warna yang berbeda, seperti perpaduan cokelat dan biru.
  • Heterochromia penuh berarti kedua iris mata jelas memiliki warna yang berbeda. Misalnya warna cokelat untuk mata kanan dengan warna biru sempurna kecuali titik hitam (pupil) untuk mata kiri.
  • Heterochromia pusat berarti warna iris yang berbeda dengan warna asli mata yang nggak penuh atau hanya mengelilingi pupil. Mirip mata bunga yang memiliki inti hitam lalu kelopak dalam berwarna hijau kemudian kelopak luarnya berwarna biru.
Heterochromia bukanlah suatu penyakit, melainkan kelainan dari hasil perkembangan sel genetik yang nggak normal. Hingga saat ini, belum ada metode medis tertentu yang dapat menyembukan Heterochromia iridium, toh nggak mengganggu dan membahayakan kesehatan penderitanya. Kecuali jika kelainan ini disebabkan oleh faktor adanya penyakit mata yang dialami. Apapun, kelainan ini justru memberikan keunikan yang memesona bagi setiap orang yang melihatnya. Bukan begitu?
Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya