Jaringan 4G menjadi salah satu kemajuan murah meriah yang tengah dinikmati oleh masyarakat internet Indonesia. Saat ini 4G menjadi primadona dengan menyisihkan saudara tuanya, 3G yang sudah dianggap kurang memadai. Tapi belum sempat kita berpuas diri menikmati 4G, kini sudah ada si adik bungsu yang sedang dalam masa perkembangan: jaringan 5G.

Sejarah singkat internet via turner.com

Yang namanya generasi penerus pastinya jauh lebih canggih. Dalam teknologi 5G, data dikirim melalui gelombang radio dengan frekuensi yang berbeda-beda. Setiap frekuensi akan mengurusi komunikasi yang berbeda. Dengan teknologi ini, digadang-gadang jaringan 5G akan menghasilkan internet yang puluhan kali lebih cepat daripada 4G. Dengan konsep internet of things, jaringan 5G juga memfasilitasi koneksi antar smartphone lebih cepat. Indonesia sendiri sudah melakukan uji coba jaringan 5G oleh PT. Telkom bekerja sama dengan Huawei, yang menghasilkan kecepatan hingga 1Gbps. Wow! Coba bayangkan berapa film yang bisa kamu download dalam satu detik?

Saat ini, jaringan 5G masih dalam tanggap pengembangan dan belum bisa dikomersialkan. Diperkirakan Jepang dan Korea Selatan yang akan terlebih dahulu mengadopsi jaringan ini. Sementara target di Indonesia, 5G bisa ‘dibagi-bagi’ kepada netizen di tahun 2020. Sambil menunggu internet super cepat, yuk kita membahas internet kita bersama saat ini!

Sementara itu di Indonesia belum semua ponsel bisa mengakses 4G. Beberapa yang sudah, kecepatan tetap kembang kempis dan belum merata

Internet sudah jadi kebutuhan utama via www.sehatfresh.com

Advertisement

Meskipun 4G bukan lagi hal mewah di dunia internet kita, nyatanya belum semua orang bisa menikmatinya. Masih banyak daerah yang tidak terjangkau dengan sinyal 4G, meskipun Telkomsel sudah mengembangkan jaringan 4G secara besar-besaran hingga ke bagian timur Indonesia. Kalau termasuk generasi yang gagap 4G, pasti kamu tahu betapa kesalnya melihat banyaknya bonus paket data untuk 4G tapi tak bisa digunakan karena ponselmu keluaran lama yang mentok di 3G dan LTE.

Teknisnya, jaringan 4G memberikan layanan internet yang lebih cepat. Sesuai dengan konsepnya sebagai jaringan yang didesain khusus untuk ponsel pintar

4G dikembangkan sebagai pendamping smartphone via meditbanget.com

Apa sih bedanya 3G dan 4G?

Seperti yang kita tahu semua, huruf G merujuk pada kata ‘generation‘ atau ‘generasi’. Artinya generasi ke-empat adalah pengembangan dan penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Pada jaringan 3G, internet adalah prioritas ke-3 karena fokus dari 3G adalah memberikan wadah komunikasi melalui suara, pesan, dan internet. Sementara pada jaringan 4G, internet adalah fokus utama.

Pengembangan 4G disesuaikan dengan maraknya smartphone yang dijejali ribuan aplikasi berbasis internet. Dari segi infrastruktur pun, 4G jauh lebih oke. Pada satu perangkat pemancar sinyal jaringan, 5 MHz 4G bisa menampung hingga 200 user, sementara pada 3G hanya bisa menerima 96 user. Dengan begitu, seharusnya kita bisa mengucapkan bye bye internet lemot.

Meski booming-nya baru-baru ini, sebenarnya jaringan 4G sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2010. Korea Selatan adalah negara yang koneksi 4G-nya tercepat

Kecepatan internet di Korea selalu teratas via unilogou.blogspot.co.id

Secara umum, 4G terbagi menjadi dua yaitu WiMax yang diinisiasi di Korea Selatan tahun 2006 dan LTE (Long Term Evolution) yang diinisiasi di Swedia pada tahun 2009. Nah, 4G WiMax sudah masuk di Indonesia sejak Juni 2010 oleh PT First Media sebagai penyedia internet. Selanjutnya tahun 2013 mucul layanan 4G LTE dari Bolt. Dan baru pada tahun 2015, jaringan 4G LTE mulai digunakan untuk smartphone. Saat ini, Korea Selatan dan Singapura masih memimpin internet jaringan 4G LTE dengan rata-rata kecepatan 45Mbps. Sementara Indonesia, meskipun berbagai provider telekomunikasi mengklaim kecepatan sampai 100 Mbps, rata-rata kecepatannya hanya 8,79 Mbps.

Kehadiran jaringan 4G saat ini tentu tak lepas dari saudara-saudara tuanya. Nostalgia sedikit, masih ingatkah kamu masa-masa memakai jaringan 1G, 2G, hingga GPRS?

Era HP jadul via www.pctren.com

Diringkas dengan sederhana, sejarah telekomunikasi nirkabel diawali oleh 1G, 2G, 2,5G, 3G, 4G, dan (rencananya) 5G. Teknologi 1G digunakan di era Ayah dan Ibumu dahulu yaitu saat booming-nya pager. Teknologi 1G memang hanya bisa melakukan komunikasi via suara. Lalu, ingatkah saat ponselmu masih berlayar monokrom dengan nada dering monoponik? Saat itulah kamu memakai jaringan 2G yang diluncurkan secara komersil dalam bentuk GSM untuk melayani pesan suara ataupun teks. Jaringan 2G disempurnakan menjadi 2,5G yang kamu kenal dengan GPRS. Dengan jaringan ini, kamu sudah bisa internet-an ataupun kirim foto lucu via MMS.

Lalu anak ketiga yang mulai dilupakan, ada jaringan 3G yang memberikan akses internet jauh lebih cepat daripada 2G, yaitu sekitar 380kbps. Dengan jaringan 3G ini kamu bisa main media sosial, nonton video di Youtube, dan membantu meredakan kangen pada pasangan yang LDR dengan layanan video call.

Sekarang kamu bisa menikmati jaringan 4,5G yang sudah mulai diedarkan. Konsep utamanya adalah mendukung terciptanya smart city berbasis teknologi

Industri online didukung oleh teknologi 4,5G via blog.alfamartku.com

Untuk siap-siap menikmati 5G yang mencengangkan, saat ini jaringan 4,5G sudah bisa dinikmati di Indonesia. Sejatinya, jaringan 4,5G adalah jaringan 4G yang dioptimalkan dengan berbagai cara. Menurut pakar telekomunikasi, jaringan 4,5G menyediakan internet yang 80% lebih cepat daripada 4G. Saat ini, 4,5G sudah tersedia kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Denpasar. Sayangnya, lagi-lagi diperlukan perangkat yang mumpuni untuk mengakses jaringan ini, alias tidak semua posel bisa merasakan keoptimalan jaringan 4,5G seperti yang dijanjikan.

Begitulah perkembangan teknologi yang selalu dinamis. Apa yang saat ini dianggap sebagai sesuatu yang mahal dan kemewahannya hanya bisa dinikmati segelintir orang, pasti menjadi hal biasa dan ditinggalkan di masa depan. Saat ini jaringan 5G digadang-gadang menjadi teknologi menakjubkan yang ditunggu-tunggu. Puluhan tahun mendatang pastinya bakal ada jaringan 6G atau 7G. Dengan keistimewaan yang diperkirakan akan dimiliki jaringan 5G, coba bayangkan apa yang bisa dilakukan jaringan 6G atau 7G. Teleportasi hanya dengan menekan satu tombol, barangkali?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya