Disneyland Shanghai Tiba-tiba Lockdown, Ribuan Pengunjung Terjebak di Dalam

Taman hiburan yang biasanya menjadi sarana rekreasi dengan suasana ceria bisa jadi berubah diwarnai kepanikan para pengunjung, ketika ada kejadian luar biasa yang nggak terduga. Hal tersebut seperti yang terjadi di taman hiburan Disneyland Shanghai, Cina pada Senin (31/10) kemarin. Pasalnya, pihak pengelola tiba-tiba harus menutup taman hiburan yang terkenal dengan karakter animasi itu.

Advertisement

Hal ini membuat ribuan pengunjung yang sedang menikmati berbagai wahana permainan harus terjebak di dalam area Disneyland Shanghai. Berbagai video dari pengunjung yang terjebak di area taman bermain itu pun sempat ramai beredar di media sosial, dan jadi sorotan publik.

Demi mematuhi kebijakan lockdown, tiba-tiba Disneyland Shanghai ditutup saat jam operasional

Penutupan Disneyland Shanghai secara tiba-tiba memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, pihak pengelola harus mematuhi kebijakan lockdown demi mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang melonjak drastis di Shanghai sejak Sabtu (29/10). Sebagaimana diketahui bahwa, Shanghai kembali melakukan lockdown akibat laporan kasus lokal. Hal itu membuat pengelola Disneyland Shanghai harus menutup semua akses masuk dan keluar secara mendadak.

Melansir dari BBC, pengelola mengabarkan akan menutup taman hiburan itu sekitar pukul 11:39 waktu setempat. Penutupan diberlakukan di area hiburan utama dan daerah sekitar, termasuk pusat perbelanjaan. Akibatnya, ribuan pengunjung yang sedang menikmati wahana permainan harus terjebak di dalam. Pihak pengelola pun saat ini beum bisa memastikan kapan Disneyland Shanghai akan dibuka lagi. Namun, tetap ada kebijakan pengunduran masa berlaku tiket dan pengembalian uang.

Advertisement

“Tidak ada tanggal yang diberikan kapan (Disneyland Shanghai) akan dibuka kembali. Tiket akan berlaku selama enam bulan dan pengembalian uang akan diberikan,” tulis pernyataan Disneyland Shanghai dikutip dari BBC.

Pengunjung harus melakukan tes Covid-19 dan boleh keluar jika hasilnya negatif

Advertisement

Penutupan Disneyland secara tiba-tiba di jam operasional memang menimbulkan kepanikan bagi pengunjung. Dari berbagai video yang beredar, terlihat kepanikan pengunjung yang berbondong-bondong menuju pintu keluar yang sudah ditutup usai pengumuman lockdown disiarkan.

Melansir dari Reuters, juru bicara Shanghai Disney Resort menjelasakan bahwa pengunjung diwajibkan menunjukkan tes Covid-19 negatif terbaru, untuk bisa keluar dari area taman hiburan itu. Sementara pengunjung yang nggak memiliki hasil tes, wajib mengikuti tes Covid-19 lebih dulu, hingga bisa menunjukkan hasil negatif.

Meski pintu masuk dan pintu keluar di tutup, tapi Disneyland Shanghai masih tetap mengoprasikan wahana bagi pengunjung yang terjebak di area taman bermain. Sementara area hotel dan resort juga diperuntukan bagi pengunjung yang membutuhkan karantina ketika hasil tes mereka positif.

Selain mewajibkan pengunjung yang terjebak di dalam area taman bermain untuk tes Covid-19, pihak Disneyland dan pemerintah juga mewajibkan pengunjung yang datang sejak 27 Oktober untuk melakukan tes Covid-19 selama 3 hari berturut-turut. Kebijakan ini diberlakukan setelah Shanghai melaporkan 10 kasus positif yang ditularkan secara lokal pada Sabtu (29/10).

Penutupan Disneyland Shanghai secara tiba-tiba ini bukan pertama kalinya. Pada November 2021 lalu, sebanyak 30 ribu orang terjebak di dalam setelah pemerintah memberlakukan kewajiban tes Covid-19 untuk pelacakan penyebaran virus. Diketahui pemerintah Cina memang cukup sering memberlakukan kebijakan penutupan suatu wilayah secara tiba-tiba dan cukup ekstem untuk menghentikan penularan virus.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE