Dukung Teman-Teman Difabel, Kopi Instan Lokalate Usung Dua Program dalam Kampanye #SobatMelekInklusif

Kopi instan Lokalate

Ramadan adalah bulan terbaik untuk berlomba melakukan kebaikan. Hal ini bukan saja dimanfaatkan oleh individu, tetapi juga oleh merek kopi instan kekinian seperti Lokalate, yang baru saja mengumumkan kampanye #SobatMelekInklusif untuk dukung teman-teman difabel di seluruh Indonesia.

Advertisement

Brand Manager Lokalate, Jesaya Christian mengatakan kampanye #SobatMelekInklusif diinisiasi karena sebagai merek kopi kekinian, Lokalate dengan tagline #SobatMelekGue ingin jadi sobat anak muda Indonesia dalam berbagai isu, termasuk dalam hal inklusifitas di mana kelompok difabel termasuk.

“Lokalate punya banyak program, seperti Melek Digital, Melek Bisnis, Melek Kesehatan, dan sekarang kami ingin anak muda Melek Inklusifitas termasuk untuk isu disabilitas,” kata Jesaya dalam konferensi pers virtual Lokalate – #SobatMelekInklusif, Selasa (27/4/2021).

Top-up Donation berkolaborasi dengan Kitabisa.com, salah satu program utama #SobatMelekInklusif

(dok. Tangkapan layar/Zoom) via www.hipwee.com

Melalui kampanye #SobatMelekInklusif, Jesaya menjelaskan Lokalate ingin mengajak anak muda Indonesia terlibat aktif mendukung teman-teman difabel yang tengah menjalankan usaha, setidaknya melalui satu dari dua program utama kampanye tersebut.

Advertisement

Program yang dimaksud adalah Top-up Donation, di mana Lokalate berkolaborasi bersama Kitabisa.com dalam kampanye crowdfunding ‘Ramadan Difabel Berdaya’ untuk Hari Donasi Online Nasional (Hardolnas) 2021 yang diperingati mulai 30 April hingga 7 Mei 2021. Dalam program ini Lokalate akan melipatgandakan nominal donasi yang masuk dari masyarakat.

“Setiap nominal donasi minimal Rp10 ribu dan maksimal Rp100 ribu yang masuk melalui ‘Ramadan Difabel Berdaya’ akan digandakan hingga dua kali lipat oleh Lokalate,” terang Jesaya.

Sementara itu Head of Brand Partnership Kitabisa.com, Marisa Thara Wardhani menyampaikan total donasi pada kampanye ‘Ramadan Difabel Berdaya’ nantinya akan disalurkan dalam bentuk penunjang usaha teman difabel, seperti modifikasi kendaraan khusus, kaki palsu, atau kebutuhan lain.

“Pada Hardolnas yang ketiga ini kita punya beberapa kategori untuk dibantu. Untuk teman-teman difabel akan dibantu dalam bentuk tools penunjang usaha,” kata Thara

Head of Brand Partnership Kitabisa.com, Marisa Thara Wardhani (dok. Tangkapan layar/Zoom) via www.hipwee.com

Ia pun berharap Hardolnas ketiga ini, dan kampanye ‘Ramadan Difabel Berdaya’ bisa memfasilitasi lebih banyak donatur dibanding Hardolnas tahun sebelumnya. Dengan itu diharapkan total donasi pun meningkat, karena merek yang terlibat untuk melipatgandakan nominal donasi tahun ini ada delapan, Lokalate salah satunya.

“Di bulan Ramadan aktivitas donasi pasti meningkat. Jadi kita nggak menargetkan (total donasi). Tahun lalu kita memfasilitasi 24.000 donatur. Harapannya tahun ini makin tinggi karena ada delapan #BrandBaik yang akan berkolaborasi untuk melipatgandakan donasi,” lanjutnya.

Untuk dapat berdonasi pada kampanye ‘Ramadan Difabel Berdaya’ ini, masyarakat hanya perlu masuk ke laman galang dana kitabisa.com/dukungdifabelberdaya di platform Kitabisa.com, dan silakan lakukan donasi semampunya menggunakan metode pembayaran yang tersedia.

Lokalate gelar Inclusive Entrepreneurship Mentoring untuk kafe-kafe difabel di Indonesia

(dok. Tangkapan layar/Zoom) via www.hipwee.com

Program kedua yang dijalankan Lokalate sebagai bagian kampanye #SobatMelekInklusif adalah Inclusive Entrepreneurship Mentoring bagi kafe disabilitas yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi. Melalui program ini Lokalate memberikan pendampingan dan mentoring kepada kafe-kafe difabel secara komprehensif dengan tujuan meningkatkan daya tahan bisnis.

Adapun dukungan yang diberikan dalam program ini meliputi dari sisi bisnis, manajemen operasi, service excellent, product development, promosi menggunakan media sosial, pendaftaran di aplikasi layanan pemesanan makanan minuman secara online, hingga endorsement oleh influencer dan food blogger.

Salah satu kafe yang telah mendapat pendampingan dan mentoring ini adalah Cafe More Bandung, yang merupakan bagian dari Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Difabel Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Bandung. Sekarang, Jesaya mengatakan sedang melaksanakan pendampingan di Kito Rato Coffee Tangerang.

“Omset mereka (Cafe More) kini mengalami kenaikan yang signifikan. Satu minggu bisa sampai dua juta rupiah,” terang Jesaya.

Barista Cafe More, Sri Ayu (dok. Tangkapan layar/Zoom) via www.hipwee.com

Sebelum mendapat pendampingan dari Lokalate, Barista Cafe More, Sri Ayu mengakui kalau mereka sempat mengalami penurunan pendapatan yang sangat signifikan dengan perkiraan Rp145 ribu per minggu. Ia bahkan mengatakan pernah nggak mendapat konsumen sama sekali selama beberapa hari.

“Selama masa pandemi, traffic di Cafe More Bandung sangat terdampak dan berakibat pada penurunan pemasukan yang cukup signifikan. Kami merasa bersyukur atas kepedulian dan dukungan dari tim Lokalate di Bandung melalui program pendampingan dan mentoring bisnis. Saat ini kafe kami makin dikenal masyarakat Bandung, meningkatkan jumlah pengunjung dan meningkatkan omzet kami,” terang Sri Ayu.

Kedepannya, Jesaya mengatakan akan melakukan pendampingan dan mentoring untuk beberapa kafe difabel lainnya di beberapa daerah Indonesia, seperti DAP Cooking dan Dapur Cinta Tuli (Tangerang), Sunyi House of Coffee & Hope (Jakarta), Kopi Tuli (Depok), Cupable Coffee (Yogyakarta), PSLD Unesa (Surabaya), Rumah Kreatif Pintar (Banjarmasin), Inbis Permata Bunda (Bontang), Rumah Bisabilitas (Denpasar), Kedai Koliong (Pekanbaru), dan Donat Tuli (Makassar).

“Melalui gerakan LOKALATE Inclusive Entrepreneurship dan crowdfunding ‘Ramadan Difabel Berdaya’ bersama Kitabisa.com, kami berharap teman-teman difabel bisa terbantu secara ekonomi serta menginspirasi anak-anak muda untuk mendukung komunitas difabel di lingkungan mereka,” tutup Jesaya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

I know I glow up

CLOSE