Telkomsel Akan Gelar Liga PUBG Mobile Terbesar Se-Indonesia dengan Total Hadiah Rp 1,6 Miliar

Dunia Games League 2020

Hari ini bermain game bukan lagi sekadar aktivitas pengisi waktu luang. Dalam perkembangannya, game menjelma olahraga yang dikenal dengan istilah eSport. Bahkan pesta olahraga Sea Games 2019 yang sedang bergulir di Filipina, sudah memasukkan eSport sebagai cabang yang dipertandingkan.

Advertisement

Beradaptasi dengan perkembangan itu, Telkomsel melalui Dunia Games kembali menggelar liga eSport terbesar di Indonesia. Bertajuk ‘Dunia Games League 2020’, liga ini mempertandingkan game PUBG Mobile dan dibagi dalam empat kategori, yakni Kualifikasi Amatir, Kualifikasi Kampus, Kualifikasi Pro, dan Kualifikasi Online dengan total hadiah Rp 1,6 miliar.

Kontribusi langsung dalam mendukung perkembangan industri eSports Indonesia

Foto bersama dalam jumpa pers Dunia Games League 2020 (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh, mengatakan melalui penyelenggaraan liga ini Dunia Games sebagai bagian dari Telkomsel ingin terlibat langsung sebagai pendukung utama perkembangan industri eSports di Indonesia.

“Selain itu, ajang ini kami hadirkan untuk memberi wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport. Serta sebagai salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat indonesia,” jelas Rachel dalam jumpa pers Dunia Games League 2020, Gedung Telkomsel Smart Office, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Untuk menjaga kenyamanan performa setiap pemain eSport, baik yang akan mengikuti liga ataupun pengguna umum, Rachel mengatakan Telkomsel selalu berusaha meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE. Hal ini demi memastikan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah bisa dinikmati pengguna Telkomsel yang aktif bermain game online.

Advertisement

Sebagai perusahaan telco, Telkomsel ingin serius di bisnis game

GM Games Division PT Telkomsel, Auliya Ilman Fadli, di jumpa pers Dunia Games League 2020 (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Sementara GM Games Division PT Telkomsel, Auliya Ilman Fadli, dalam kesempatan sama mengatakan penyelenggaraan liga ini adalah wujud keseriusan Telkomsel di bisnis game. Sebelumnya perusahaan telco ini juga sudah merilis ShellFire, sebuah game action besutan sendiri.

“Aktivitas Telkomsel di dunia eSport ini adalah bentuk usaha kita mendekati diri dengan generasi muda. Selain itu juga bukti kalau kita serius di bisnis game selain dengan merilis game besutan sendiri,” ujar Auliya.

PUBG menjadi game yang akan dipertandingkan di Dunia Games League 2020

Head of eSports PUBG Mobile for Southeast Asia, Gaga Li, di jumpa pers Dunia Games League 2020 (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Dunia Games League 2020 kali ini memboyong PUBG sebagai game yang akan dipertandingkan. Auliya mengatakan kerjasama dengan PUBG dilakukan karena popularitas game ini cukup tinggi di Indonesia. Head of eSports PUBG Mobile for Southeast Asia, Gaga Li, menjelaskan melalui kerja sama ini, PUBG Mobile membuat beberapa langkah signifikan untuk memastikan terpenuhinya tantangan yang kompetitif untuk para user.

“Industri eSports di Indonesia sangat positif saat ini. Kami sangat senang dapat memperluas lingkup kolaborasi dengan Telkomsel Dunia Games. Kerja sama strategis ini akan jadi elemen penting dalam upaya mendukung ekosistem eSports Indonesia khususnya PUBG Mobile,” jelas Gaga Li.

Pemerintah inginkan adanya unsur lokalitas dalam kancah eSports Indonesia

Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora, Aris Subiyono, di jumpa pers Dunia Games League 2020 (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Advertisement

Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora, Aris Subiyono, yang hadir dalam jumpa pers menyampaikan apresiasi terhadap liga eSport yang akan bergulir ini. Menurutnya, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memberikan edukasi terhadap generasi muda yang ikut serta di dalamnya. Meski tidak menjelaskan secara detail, ia mengatakan Kemenpora sedang menyiapkan regulasi untuk eSports.

“Saat ini kami di Kemenpora lagi menyiapkan regulasi yang akan mengarah kepada kalangan milenial yang masih sekolah. Kita ingin memberikan pemahaman agar mereka bisa menjadikan eSport bukan hanya kegiatan menyenangkan, tapi juga sarana untuk mencapai prestasi,” ungkap Aris.

Selain itu Aris menyinggung harapannya kepada para pengembang game untuk memasukkan konten lokal ke dalam game besutannya. Contohnya PUBG Mobile yang akan dipertandingkan ini. Baginya, ini bisa jadi bentuk edukasi kepada generasi muda Indonesia, dan tentunya perkenalan budaya Indonesia ke dunia luar.

“Kita ingin eSports berkembang. Dalam tanda kutip, memuat konten-konten lokal. Kita sudah usahakan untuk berbagai permainan mengandung unsur konten lokal,” ucap Aris.

PUBG Mobile sudah memasukkan unsur lokalitas ke dalam game

Jumpa pers Dunia Games League 2020 (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Menanggapi itu, Indonesia eSports Manager of Tencent, Agung Chaniago, mengatakan untuk saat ini PUBG sudah menerapkan pemuatan konten lokal sebagai fitur di dalam game. Ia mencontohkan batik yang sudah ada di dalam PUBG. Selanjutnya ia mengatakan akan mengembangkan fitur-fitur lainnya.

“Dari PUBG fitur terbaru akan banyak sekali. Sejauh ini kita sudah punya batik di dalam game. Akan banyak fitur baru yang akan kita rilis. Bulan ini kita sudah mengeluarkan mode mobil, dan selanjutnya akan banyak lagi,” tandas Agung.

Untuk pendaftaran Dunia Games League 2020 sudah dapat diakses secara online melalui situs Dunia Games. Sementara registrasi Kualifikasi Amatir sudah dimulai sejak awal Desember 2019 dan mulai berkompetisi pada awal Januari 2020. Untuk Kualifikasi Kampus, akan berlangsung di 64 kampus se-Indonesia. Registrasi dibuka awal Desember 2019.

Sedangkan untuk Kualifikasi Pro, liga ini akan mengundang 16 tim eSports terbaik di Indonesia dan akan mulai bertanding pertengahan Januari 2020 secara live di situs Dunia Games. Untuk Kualifikasi Online, ditargetkan akan mencapai 1.000 tim. Nantinya 4 tim terbaik akan mendapatkan wild card untuk memeperebutkan gelar juara pada grand final di akhir Februari 2020. Registrasi kualifikasi ini dimulai awal Januari 2020 dan mulai bertanding di awal Februari 2020.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

lebih menyukai titik. ketimbang koma,

CLOSE