Fakta Pesawat Boeing 737 yang Jatuh di Pegunungan China

Masih berusia muda, pesawat boeing 737 mengalami kecelakaan hebat

Dunia kembali digemparkan oleh jatuhnya pesawat jenis Boeing 737-800 milik maskapai China Eastern dengan nomor penerbangan MU5735 di area pegunungan di wilayah China bagian Selatan pada Senin (21/02/2022) lalu. Dikabarkan pesawat tersebut mengangkut 132 orang dari Kunming, provinsi Yunnan menuju Guangzhou, Provinsi Guangdong.

Advertisement

Namun ketika mengudara selama kurang lebih satu jam, pesawat tersebut terjatuh dan pelacakan penerbangan pun terhenti. Berikut kronologi dan fakta jatuhnya pesawat Boeing 737.

Kronologi jatuhnya pesawat Boeing 737

Melansir dari CNN Indonesia, pesawat boeing 737 dengan rute penerbangan dari Kunming ke Guangzhou dijadwalkan berangkat pada pukul 13.11 waktu setempat dan mendarat pukul 15.05 waktu setempat. Ketika pukul 14.20 waktu setempat, pesawat boeing 737 berada pada ketinggian 29.100 kaki. Namun, selang 2 menit 15 detik, pesawat tiba-tiba turun dan berada pada ketinggian 9.075 kaki.

20 detik kemudian, pesawat meluncur semakin rendah. Pada saat itu, pelacakan penerbangan dari pantauan radar ADS-B telah hilang dan status pesawat tersebut adalah telah berada di luar jangkauan. Sehingga dapat dipastikan pelacakan penerbangan berakhir sekitar pukul 14.22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot. Akhirnya, pesawat tersebut jatuh di area pegunungan di wilayah Guangxi, China.

Advertisement

Fakta peristiwa jatuhnya pesawat Boeing 737

1. Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737

Berdasar kronologinya, penyebab jatuhnya pesawat China Eastren Airlines belum diketahui dengan jelas. Pesawat yang dijadwalkan akan mendarat di Guangzhou pada pukul 15.05 waktu setempat. Namun, tiba-tiba pesawat tersebut jatuh dan pelacakan penerbangan terhenti pada pukul 14.22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot.

2. Pesawat jatuh di Pedesaan Wuzhou wilayah Guangxi

Pesawat boeing 737 yang mengangkut 132 orang termasuk 9 awak pesawat dikabarkan jatuh di pedesaan dekat kota Wuzhou, wilayah Guangxi, China.

Advertisement

3. Jatuhnya pesawat menyebabkan kebakaran di gunung

Melansir dari Mirror.co.uk, pesawat maskapai China Eastern Airlines yang jatuh di dekat kota Wuzhou ini memicu terjadinya kebakaran gunung di wilayah Guanxi.

Pesawat penumpang Boeing 737 yang jatuh di Distrik Teng, Wuzhoum Guangxi, menyebabkan kebakaran gunung, ungkap Departemen Penanggulangan Darurat Guangxi.

4. Tim penyelamat dari pemadam kebakaran wilayah Wuzhou dikerahkan untuk melakukan evakuasi

Lokasi yang berada di area pegunungan dan sangat terpencil, mengakibatkan sulitnya akses jalan menuju ke lokasi. Maka dari itu, Brigade Pemadam Kebakaran Wuzhou mengungkapkan bahwa mereka telah mengirimkan 25 kendaraan pemadam kebakaran serta 117 petugas pemadam kebakaran ke lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 sebagai tim penyelamat.

5. Usia pesawat Boeing 737 masih terbilang muda

Melansir dari CNN Indonesia, usia pesawat Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan MU5735 dari maskapai China Eastern ini masih berusia muda, yakni baru enam tahun.

6. Kecelakan pesawat begitu dahsyat, kondisi pesawat hancur

Kecelakaan pesawat Boeing 737 ini terjadi begitu dahsyat dan mengakibatkan kehancuran pada pesawat tersebut. Hal ini diungkapkan oleh warga sekitar yang dilansir oleh AFP, menyebutkan bahwa dirinya menyaksikan kondisi pesawat tersebut benar-benar hancur usai menabrak lereng gunung.

7. Menjadi kecelakaan pesawat pertama di China setelah satu dekade

Jatuhnya pesawat Boeing 737 di pegunungan Guangxi ini menjadi kecelakaan pesawat pertama di China sejak tahun 2010 silam. Pasalnya, selama satu dekade ini, China disebut sebagai negara dengan catatan keselamatan penerbangan paling aman di dunia.

Kecelakaan pesawat fatal terakhir terjadi di China pada tahun 2010 dimana pesawat jenis Embraer E-190 milik maskapai Henan Airlines jatuh ketika mendekati Bandara Yichun dengan total korban tewas sebanyak 44 orang dari 96 penumpang pesawar.

Sebelumnya, kecelakaan fatal juga pernah terjadi di China pada tahun 1994 dan 1992 dimana tahun 1994 lah yang dinilai paling fatal sebab menewaskan seluruh penumpang salah satu pesawat maskapai China Northwest Airlines, termasuk juga awak pesawat yang berjumlah 160 orang.

Sedangkan pada tahun 1992 lalu, pesawat Beoing 737-300 milik maskapai China Southern Airlines jatuh dalam perjalanan dari Guangzhou menuju Guilin.

Semoga penyebab pasti kecelakan pesawat Boeing 737 di Guangxi dapat segera terpecahkan.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE