Suami Bejat Gadaikan Istri 250 Juta Cuma Buat Judi. Gagal Tebus Istri, Ia Malah Salah Bunuh Orang

Kasus Gadaikan Istri

Kalau kamu mau nyari salah satu orang paling bejat dan biadab di Indonesia tahun ini, mungkin nggak salah kalau kamu kenalan dengan Hori. Pria asal Lumajang ini melakukan serangkaian perilaku keji mulai dari gadaikan istri hingga melakukan pembunuhan. Yap kamu nggak salah baca, ia adalah suami yang tega menggadaikan istrinya demi hutang ratusan juta. Kini Hori ditangkap karena membunuh orang namun salah sasaran.

Advertisement

Oke biar mempermudah alur cerita, yuk simak kronologisnya berikut ini yang dihimpun Hipwee Feature dari berbagai sumber.

Hori gadaikan istri untuk bermain judi. Ia menghutang sebesar 250 juta dan menjadikan istrinya sebagai jaminan

gadai istri via www.suara.com

Awal ceritanya, Hori sedang kesulitan keuangan. Ia meminjam uang 250 juta kepada Hartono dengan dalih untuk usaha tambak. Sebagai jaminan, ia berikan istrinya kepada Hartono. Jika nanti sudah lunas, istri Hori bisa diambil kembali. Namun sampai setahun, tidak ada hasil yang bisa ia berikan kepada Hartono.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menyebut ada beberapa fakta baru yang didapat polisi saat menginterogasi pelaku dan saksi. Ternyata, pelaku terkenal suka bermain judi. Besar kemungkinan uang hasil hutang tersebut digunakan untuk bermain judi.

Hori yang ingin menebus istrinya menawarkan sebidang tanah kepada Hartono. Namun Hartono hanya mau dibayar dengan uang

hutang buat judi via news.detik.com

“Selain kasus pembunuhan, saya juga miris mendengar pengakuan pelaku yang menggadaikan istrinya. Saya akan dalami motif sebenarnya. kasus ini bukan hanya masalah pembunuhan tapi juga ada persoalan di balik ini, di mana pelaku menggadaikan istrinya sendiri,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban, Rabu (12/6/2019).

Hori yang tidak mampu melunasi hutang dengan uang lantas menawarkan tanah kepada Hartono. Hal ini dia lakukan agar bisa menebus istrinya. Namun Hartono menolaknya dan hanya mau dibayar dengan uang. Hori pun dendam dan ingin menghabisi nyawa Hartono. Ia berharap dengan matinya Hartono, hutangnya jadi lunas dan istrinya bisa kembali padanya.

Suatu hari, Hori melihat orang yang mirip dengan Hartono. Dia kemudian membacok orang tersebut dari belakang. Namun nahas, dia bukanlah Hartono seperti yang disangka Hori

salah sasaran bunuh orang via www.pedomanindonesia.com

Advertisement

Hori yang sudah kalap lalu membacok sosok yang dikira Hartono dari belakang. Ia kaget ternyata orang yang dia lukai bukanlah Hartono melainkan Muhammad Toha. Toha meninggal ketika dirawat di rumah sakit. Sudah gagal bayar hutang, gagal tebus istri, eh malah gagal bunuh Hartono dan bunuh orang lewat yang tak tahu apa-apa. Ia pun segera digelandang polisi. Ancaman hukuman untuk Hori adalah 20 tahun penjara.

“Peristiwa ini tentu di luar nalar kita. karena sepamahaman kita, selama ini yang digadaikan adalah barang berharga. Tapi untuk kasus ini yang digadaikan adalah istri. Kalau betul ini terjadi, berarti ada degradasi moral dan permasalahan sosial yang harus kita benahi bersama” tambah Arsal.

Tak cuma menggadai istri, Hori ternyata juga pernah menjual anaknya sendiri yang masih bayi dengan harga 500 ribu rupiah saja. Memang sungguh bejat pria yang satu ini. Kejahatannya lengkap mulai jual anak, gadai istri, judi, penipuan, hingga membunuh orang, salah sasaran lagi.

Fakta terbaru, istri Hori ternyata kini telah menikah siri dengan Hartono 2 bulan lalu. Sungguh kisah kriminal yang nggak masuk akal tapi nyata adanya. Semoga Hori dihukum dengan berat atas segala kejahatannya selama ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE