Muntahkan Awan Panas Sejauh 1000 Meter, Masyarakat Sekitar Gunung Sinabung Diimbau Gunakan Masker

Gunung Sinabung Erupsi

Belum usai pandemi Covid-19, tahun 2021 dibuka dengan berbagai peristiwa duka di Indonesia. Deretan bencana alam terjadi di sejumlah daerah, mulai dari banjir, longsor, gunung meletus, hingga gempa bumi yang salah satunya terjadi di Pulau Sumbawa NTB pada 25 Maret silam.

Advertisement

Baru-baru ini publik diharap untuk waspada kembali usai Gunung Sinabung di Sumatera Utara megalami erupsi sebab adanya peningkatan aktivitas gunung berapi. Hal itu ditandai luncuran material dengan ketinggian 500 meter mengarah ke timur dan tenggara. Menurut penuturan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara guguran awan panas juga teramati dengan jarak 1.000 meter, pada Sabtu (27/3/2021).

Meski Gunung Sinabung saat ini berstatus siaga, masyarakat disarankan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung

Gunung Sinabung erupsi | Twitter @radio_fanber via twitter.com

Erupsi pada Gunung Sinabung terjadi sekitar pukul 12.00 yang ditandai dengan luncuran guguran awan panas 1000 meter ke arah timur dan tenggara.

“Sementara asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan instensitas tebal dan tinggi 100-500 meter di atas puncak kawah,” tutur Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin dikutip dari pemberitaan Antara, Sabtu (27/3).

Advertisement

Ia juga menjelaskan gunung yang memiliki ketinggian 2.460 di atas permuakaan laut itu dalam keadaan cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup ke arah barat dan barat laut dengan suhu udara18-24 celsius. Meski dinyatakan dalam status level III (Siaga), pemerintah setempat tetap menyarankan warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Bukan kali pertama gunung kedua tertinggi di provinsi Sumatera Utara ini menunjukkan keaktifannya, pada awal Maret bahkan sempat memuntahkan abu vulkanik mencapai 5000 meter

Advertisement

Dikenal menjadi salah satu gunung teraktif di Indonesia, gunung ini juga dikenal bertipe strato yang memiliki ciri-ciri letusan berkali-kali dengan dapur magma yang dalam dan kekentalan magma yang tinggi. Awal Maret 2021 Gunung Sinabung sempat memuntahkan awan panas dan gugurannya dengan jarak 4.500 meter ke arah timur tenggara. Sedangkan tinggi abu vulkanik diketahui mencapai 5000 meter.

Letusan yang baru-baru ini terjadi jika mengakibatkan hujan abu, maka masyarakat sekitar diimbau memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan, untuk mengurangi dampak terhadap gangguaan kesehatan dari abu vulkanik. Aktivitas Gunung Sinabung sendiri sudah menurun hingga saat ini, akan tetapi warga sekitar diingatkan untuk selalu waspada dengan potensi lain seperti erupsi ekslosif, guguran awan panas, batuan maupun lava pijar.

Kita doakan semoga aktivitas dari Gunung Sinabung tak berisiko untuk keselamatan masyarakat di sana. Imbauan yang diberikan pemerintah bisa dijalankan sebagaimana mestinya, ya Aamiin.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE