Jadi Manusia yang Berguna Itu Nggak Ribet. Nih 5 Kegiatan Berfaedah yang Bisa Dilakukan Buat Kamu dan Sekitarmu

Hal sederhana yang bisa bikin kamu jadi manusia berguna

Pernah nggak sih mikir, sudahkah kamu jadi manusia yang berguna? Kalau lagi melamun emang apa aja suka kepikiran. Apalagi di masa-masa pandemi begini. Di rumah aja bikin waktu buat bengong atau melamun makin banyak. Tapi melamun dan mikirin ‘sudahkah kamu jadi manusia berguna’ juga penting loh dilakukan karena bisa jadi bahan untuk refleksi diri.

Nyatanya, jadi manusia yang berguna itu nggak perlu ribet. Nggak perlu ngayal ketinggian bak superhero. Ada hal-hal kecil yang mungkin disepelekan tapi itu bikin kamu masuk kategori jadi manusia berguna. Coba deh lakukan hal-hal ini yang bisa menandakan kamu sudah cukup jadi manusia yang berguna. Hidup jadi ada faedahnya~

1. Stop nyinyir dan comment nggak penting di Twitter maupun Instagram orang

Hayo gunakan medsos dengan baik ya! (Foto: iStock)

Hidup di dunia sekarang emang harus sering-sering update via Twitter dan Instagram biar nggak ketinggalan informasi. Tapi kadang platform ini sering disalahgunakan oleh banyak orang. Salah satunya adalah menjadikan media sosial sebagai ajang nyinyir. Emang sih kita sebagai manusia punya hak buat berpendapat, cuma wajib di-filter ya! Apalagi kalau pendapat kamu nggak penting dan cuma bisa nyakitin orang. Perkataan jahat walaupun nggak diungkapkan secara ngga langsung bisa bikin orang lain depresi dan (amit-amit) berujung pada hal yang nggak diinginkan.  Coba sebelum berkomentar, luangkan waktu untuk berpikir ‘comment-ku menyakitkan dan merugikan orang nggak ya?’ atau ‘penting nggak sih aku comment begini?’

2. Atur waktu sebaik mungkin biar nggak telat pas janjian sama orang. Waktu itu berharga!

Jam karet bikin orang lain rugi waktu loh (Foto: iStock)

Siapa yang punya julukan jam karet di pertemanan kalian? Kalo diibaratkan nih ya, salah satu kategori manusia terjahat itu adalah manusia yang suka ngaret karena bisa merugikan banyak orang. Nah kalau kamu lagi punya misi jadi orang berguna, gampang kok. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah jadi pribadi yang tepat waktu. Mau itu janjian sama teman untuk nongkrong atau janjian sama rekan bisnis, jangan sampai deh kamu nggak ngatur waktu sebaik mungkin. Soalnya kalau kamu yang telat, orang lain yang rugi. Camkan dalam hati, waktu yang terbuang percuma itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Bayangkan orang lain meluangkan waktu buat janjian sama kamu dan menyampingkan hal yang penting, eh malah diperlakukan kayak gitu. Ubah deh kebiasaan burukmu itu~

3. Kelola emosi dengan baik biar orang yang nggak salah apa-apa kena imbasnya. Coba mulai hari dengan sarapan~

Bikin sarapannya yang praktis aja (Foto: iStock)

Ada gitu korelasi antara emosi dengan sarapan? Oh ada dong~ Biasanya orang yang nggak sarapan itu cenderung  berujung cepat emosian karena perut kosong terus bikin pusing. Hal ini bisa bikin kamu meluapkan emosi secara sembarangan, misalnya marah-marah tanpa alasan ke adik atau kakak bahkan rekan kerjamu yang nggak salah apa-apa. Bisa jadi luapan emosi ini merembet ke mana-mana, kayak bikin jelek hubungan kalian. Orang yang kena semprot juga bisa sakit hati. Salah satu ciri orang berguna itu yang nggak bikin orang lain repot karena keteledoranmu sendiri loh, hhe~

Makanya kamu wajib sarapan biar bisa memulai hari dan menjalankan aktivitas seharian jadi lancar. Nggak perlu bikin sarapan yang ribet. Bikin aja sandwich yang ditumpuk dengan MEG Serbaguna Slice, selada, lalu diberi saus dan mayones. Kalau punya waktu lebih untuk bikin sarapan bisa ditambahkan daging asap atau scrambled egg. MEG Serbaguna Slice merupakan keju lembaran dengan tekstur yang nggak lengket di mulut. Teksturnya lembut dan creamy sehingga jadi paduan yang pas untuk disantap sebagai isian sandwich. Nah kalau kamu mau bikin grilled sandwich biar merasakan sensasi keju meleleh, bisa gunakan MEG Cheddar Slice Melt yang lumer dan creamy ketika dipanaskan. Dijamin nikmat!

4. Peka terhadap hal sekitar. Ada hal-hal kecil yang patut jadi perhatianmu

Peka terhadap keadaan temanmu sudah cukup menandakan kamu adalah teman terbaik (Foto: iStock)

‘Temen-temenku sebenarnya senang nggak ya temenan sama aku?” Pernah membatin begitu? Insecure akan pertemanan kerap terjadi di masa-masa beranjak dewasa. Kadang kita berpikir apakah kita sudah jadi teman yang baik buat mereka atau ‘berguna nggak sih aku jadi teman dia?’. Nyatanya menjadi teman baik itu cukup peka terhadap kondisi mereka. Misalnya di medsos, sahabatmu lagi kode-kode galau. Coba deh ditanya pelan-pelan apakah mereka baik-baik aja dan tenangkan jika mereka ada masalah. Tapi jangan malah bikin masalah dia tambah runyam ya, dengarkan saja ceritanya dan tidak perlu menggurui saat memberikan saran, apalagi membandingkan hidupmu dan dia. Ingat aja, ketika orang merasa sedih, sebenarnya hanya butuh didengarkan kok. Jadi coba lebih peka lagi ya sama sekitarmu!

5. Beri perhatian lebih ke keluarga. Jangan cuma mikirin gebetan terus ya

Sudahkah kamu meluangkan waktu bersama keluarga? (Foto: iStock)

Masa-masa sekolah dan kuliah itu memang masa menyenangkan karena kamu ketemu banyak teman baru dan mengalami pengalaman baru. Biasanya di masa-masa ini kita cenderung lupa buat memberi perhatian ke keluarga, terutama orang tua. Di otak isinya cuma nongkrong atau traveling sama teman sampai bikin trik jitu ngedeketin gebetan. Sesibuk apapun sama kegiatan, kamu tetap harus luangkan waktu bersama keluarga. Misalnya tanyakan kabar mereka dan kamu juga memberikan kabar supaya mereka nggak khawatir. Saat kamu sudah bisa menjalani hidup sendiri, di situ lah orang tua membutuhkanmu. Kamu cukup hadir buat mereka dan membantu sesekali. Orang tua nggak minta macem-macem kok, paling cuma minta diajarin untuk diajarin main medsos.

Gampang kan jadi manusia yang berguna?

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.